Connect with us

Bisnis

Bangun Pusat Logistik, J&T Akuisisi Lahan 30 Hektar di Malaysia

Published

on

J&T Akuisisi Lahan 30 Hektar di Malaysia

Saat ini industri e-Commerce diketahui memang tengah populer dan memiliki pangsa pasar yang luas. Hal itu pun membuat perusahaan-perusahaan logistik mendirikan pusat mereka di seluruh dunia.

Di Asia Tengara sendiri pasar e-Commerce menjadi salah satu yang terbesar di dunia. Bahkan diperkirakan pada tahun 2030 mendatang bakal mencapai 1 triliun dolar AS.

Oleh sebab itu, industri logistik dan last-mile delivery di Malaysia mencapai tonggak sejarah lainnya. Kini sebuah decacorn dari Indonesia, yakni J&T Express sedang membangun pusat logistik terintegarisi di Malaysia,

Di mana hal itu untuk pendistribusian yang kilat, logistik dan transportasi serta pergudangan untuk memenuhi kebutuhan bisnis sektor ini yang terus berkembang di negara tersebut. Untuk membangun pusat logistik ini, J&T membeli lahan seluas 30 hektare di Selangor.

Baca Juga:

  1. Lagi, Netflix PHK 300 Karyawan
  2. Menteri Koperasi & UKM: Kerugian 8 Koperasi Bermasalah Capai Rp26 Triliun
  3. Bebas Dari Ancaman Kepailitan, Ini 5 Fakta dibalik PT Garuda Indonesia

Tepatnya di area Bandar Rimbayu, Selangor, Malaysia pusat tersebut dibangun. Nantinya ini akan digunakan sebagai distribusi paket, pengiriman serta pergudangan untuk memenuhi kebutuhan bisnis J&T Express.

Setalah berdiri di Indonesia dalam memperkuat kualitas pelayanannya, J&T Express pun dibangung di Malayasia. Merupakan bentuk perluasan ekspansif J&T Express dalam skala global atas pembangunan pusat logistik ini.

Sementara itu, diharapkan J&T Express bisa menjadi pengiriman global dan dapat mendorong pembangunan ekonomi lokal dengan adanya perluasan fasilitas ini. Selain itu juga, diharapkan mampu menjadi lintas wilayah serta dalam pengembangan industri logistik lokal dan pembangunan jangka panjang masyarakat dapat memiliki peran yang aktif.

Bisnis

Mengandung Zat Pembuat Tekstil & Deterjen, BPOM Tarik Produk Es Krim Haagen-Dazs

Published

on

Es krim Haagen-Dazs

Pemerintah Prancis beberapa waktu lalu menemukan produk es krim vanila merek Haagen-Dazs memiliki kandungan etilen oksida. Hal itu membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memutuskan untuk menarik produk tersebut di Indonesia.

Lantas, apa itu etilen oksida (EtO)? Itu adalah jenis gas tidak berwarna yang mudah terbakar dan berbau manis. Dikutip dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, etilen oksida biasanya digunakan untuk pembuatan etilen glikol (antibeku), tekstil, deterjen, pelarut, atau produk lainnya.

Melansir keterangan BOPM, Rabu (20/7/2022), penarikan es krim Haagen-Dazs ini ditujukan untuk melindungi masyarakat. BPOM menginstruksikan importir untuk melakukan penarikan dari peredaran terhadap kedua produk Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs tersebut dan memperluas penarikan ke jenis kemasan lainnya, yaitu bulkcan (9,46 L).

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

Penarikan es krim Haagen-Dazs disebutkan sehubungan dengan informasi yang diterima Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) tanggal 8 Juli 2022 dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) tentang ditemukannya Etilen Oksida (EtO), dengan kadar melebihi batas yang diizinkan oleh European Union (EU), pada produk Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs, Badan POM RI memandang perlu menyampaikan informasi kepada masyarakat sebagai berikut:

Sebelumnya pada tanggal 6 Juli 2022, Otoritas di Prancis melalui RappelConso dan pada tanggal 7 Juli 2022, Food Standards Australia New Zealand (FSANZ) menerbitkan informasi publik terkait penarikan secara sukarela Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs oleh produsen, karena mengandung EtO.

Sementara itu pada tanggal 8 Juli 2022, Singapore Food Agency (SFA) memerintahkan importir untuk melakukan penarikan produk es krim Haagen-Dazs tersebut.

Sebagai langkah kehati-hatian, Badan POM juga menginstruksikan importir untuk menghentikan sementara peredaran/penjualan produk es krim merek Haagen-Dazs lainnya dengan komposisi yang mengandung perisa vanila sampai produk tersebut dipastikan aman.

Badan POM mengawal dan memastikan penarikan dan/atau penghentian sementara peredaran/penjualan produk sebagaimana dalam lampiran dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Es krim merek Haagen-Dazs lainnya yang terdaftar di Badan POM tetap dapat beredar di Indonesia. Badan POM sedang berproses melakukan kajian kebijakan terkait EtO, termasuk memantau perkembangan terbaru terkait peraturan dan standar keamanan pangan internasional, serta melaksanakan sampling dan pengujian untuk mengetahui tingkat paparannya.

Continue Reading

Bisnis

Tinggal Selangkah Lagi Jadi Unicorn, Startup Fesyen Zilingo Kini Terancam Bangkrut

Published

on

CEO Zilingo Dhruv Kapoor

Meskipun dua pendirinya Dhruv Kapoor dan Ankiti Bose memilih berdamai demi menyelamatkan perusahaan, namun, nasi startup fesyen business-to-business Zilingo saat ini berada di ujung tanduk.

Seperti dinukil dari CNN International, Selasa (5/7/2022), pertemuan dewan direksi Zilingo sejatinya dilakukan pada pertengahan bulan lalu. Namun, poin kunci termasuk potensi likuidasi perusahaan dan tawaran buyout dari Kapoor, diputuskan untuk diundur.

Dewan direksi Zilingo dikabarkan sepakat untuk mendiskusikan tawaran buyout oleh manajemen. Namun, keputusan baru bisa diambil paling cepat pada Rabu (22/7/2022).

Baca Juga:

  1. Roti Gambang, Disebut Bantalan Rel, Ternyata Terbaik di Dunia
  2. Sate Bulayak, Sate Sedap Khas Lombok yang Sarat Nilai Filosofis
  3. Lontong Roomo, Makanan Nikmat Khas Gresik yang Lahir di Era Sunan Giri

Tawaran pembelian perusahaan oleh manajemen, termasuk komitmen dari investor yang namanya tidak diungkapkan, untuk menyuntikkan US$8 juta ke perusahaan secara bertahap.

Proposal yang diajukan juga menyinggung rencana untuk melikuidasi entitas perusahaan yang berada di balik Zilingo saat ini serta pembentukan perusahaan baru bernama NewCo, yang akan mengambil alih seluruh unit bisnis Zilingo.

Zilingo adalah salah satu startup dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Perusahaan ini menyediakan dukungan infrastruktur dan rantai pasok untuk produsen fesyen regional.

Namun, permasalahan internal membuat Zilingo goncang hingga berujung dengan dipecatnya Bose dari posisi CEO olah dewan direksi perusahaan.

Continue Reading

Bisnis

Presiden Komisaris & Dewan Direksi Mengundurkan Diri, Ada Apa Unilever?

Published

on

PT Unilever Indonesia

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi diketahui bahwa seorang direktur dan Dewan Komisaris PT Unilever Indonesia Tbk mengundurkan diri sejak 28 Juli 2022.

Menanggapi hal itu, Direktur dan Sekretaris PT Unilever Indonesia Reski Damayanti menyatakan perseroan mengusulkan Sanjiv Mehta sebagai Presiden Komisaris Perseroan yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang akan diadakan pada tanggal 28 Juli 2022.

“Pengunduran diri Hemant Bakshi sehubungan dengan penempatan posisi barunya di perusahaan afiliasi Unilever,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Asal-usul Senayan, Tempat Adu Ketangkasan Berkuda yang Kini Jadi Jantung Jakarta
  2. Asal-usul Nama Ancol & Awal Mula Berdirinya di Indonesia
  3. Asal-usul Menteng, Hutan Sarang Binatang Buas yang Jadi Kawasan Elite

Di sisi lain, PT Unilever Indonesia juga menyampaikan perihal pengunduran diri Hemant Bakshi dari jabatan Presiden Komisaris per tanggal 28 Juli 2022.

“Bersama ini kami informasikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Hemant Bakshi selaku Presiden Komisaris Perseroan yang akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal 28 Juli 2022,” tulis perusahaan seperti dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (1/7/2022).

“Beliau akan menempati posisi baru di perusahaan afiliasi Perseroan. Perseroan akan mengusulkan Bapak Sanjiv Mehta sebagai Presiden Komisaris Perseroan yang baru pada Rapat Umum Pemegang Saham berikutnya,” sambung keterangan tersebut.

Continue Reading

Trending