Connect with us

Sport

Bangganya, Al Rihla Bola Resmi Piala Dunia 2022 Ternyata Buatan Indonesia

Published

on

Bola Al Rihla yang digunakan di Piala Dunia 2022 buatan Indonesia. (Reuters)

Piala Dunia 2022 Qatar memiliki bola resmi bernama Al Rihla yang berarti perjalanan. Al Rihla, keluaran Adidas itu ternyata diproduksi di Indonesia.

Al Rihla adalah ciptaan Adidas yang diproduksi oleh PT Global Way Indonesia di Madiun, Jawa Timur.

PT Global Way Indonesia memang menjalin kerjasama dengan perusahaan olahraga dunia merek Adidas. Tidak hanya itu, PT Global Way Indonesia juga telah dipercaya Adidas untuk membuat souvenir Piala Dunia 2018 di Rusia.

PT Global Way Indonesia dipercaya sebagai produsen bola resmi yang diberi nama Al Rihla untuk Piala Dunia 2022 di Qatar.

Baca Juga: Wayang Kulit, Jadi Aset Budaya Nasional dan Refleksi Kehidupan

PT Global Way Indonesia memproduksi sebagian besar 60-70 persen produksi bola Al Rihla yang telah dikerjakan di Madiun, Indonesia.

Desain dari bola Al Rihla terdiri dari perpaduan tiga warna, yaitu kuning, biru, dan merah. Di Atas permukaan bola tersebut terdapat desain panel yang mirip dengan perahu tradisional Qatar yang bernama Dhow.

Terkait produksi bola Piala Dunia 2022 itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan momen saat bola itu siap diekspor.

“Al Rihla si bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar adalah bola buatan Indonesia yang diproduksi di Madiun. Adidas mempercayakan Global Way Indonesia di Madidun untuk memproduksi bola yang bakalan ditendang oleh bintang-bintang sepak bola dunia,” tulis Khofifah

Bola bahkan diekspor ke lima negara seperti Brasil, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Jerman, hingga Inggris.

Khusus untuk Piala Dunia 2022 ini, bola poduksi asli Indonesia ini akan dikirim ke Qatar satu juta bola.

Dibuat dengan Teknologi Tinggi

Al Rihla dibuat dengan teknologi tinggi yang berfokus pada kecepatan. Sehingga, bola bisa bergerak lebih cepat dengan akurasi dan stabilitas yang juga sudah diukur.

Ada dua desain teknologi baru yang digunakan. Yakni CTR-CORE dan Speedshell.

CTR-CORE adalah bagian inti bola didesain untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi. Hal itu untuk mendukung permainan yang cepat dan tepat dengan retensi bentuk dan udara yang maksimum.

Selain diklaim sebagai bola tercepat dari Piala Dunia sebelumnya, Adidas juga menyebut kalau Al Rihla memiliki akurasi terbaik.

Franziska Loeffelmann, Direktur Football Graphics and Hardwear, di Adidas menjelaskan permainan sepak bola akan menjadi lebih cepat, akurasi tepat dan statabilitas bola di udara menjadi sangat penting.

“Desain Al Rihla membuat bola mampu menjaga stabilitas saat berada di udara,” ujarnya.

Piala Dunia Qatar 2022 akan berlangsung mulai dari 20 November hingga 12 Desember 2022. Laga dibuka oleh tuan rumah qatar melawan perwakilan Amerika Selatan, Ekuador.

Baca Juga: Tari Serimpi, Tarian Mimpi Sebagai Bentuk Perlawanan Terhadap Penjajah

Untuk benua Asia sendiri diwakili oleh enam negara yaitu Qatar, Iran, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Australia.

Advertisement

Culture

Aksi Suporter Jepang Patut Di Acungi Jempol

Published

on

Jepang lawan Kroasia (liputan6)

Jepang lawan Kroasia (liputan6)

mycity.co.id Awalnya Jepang sudah menang melawan Kroasisa di babak 1 lewat Daizen Maeda di menit 43. Namun, Kroasia membalas skor tersebut dengan cepat lewat gol Ivan Pericis di menit 55. Sampai extra time kedua tim masih kuat dengan skor 1-1. Akhirnya, Jepang pun kalah adu penalti dengan skor 1-3.

Kekalahan Timnas Jepang membuat pemain dan para suporter  Jepang menangis pada laga itu. Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu dan para pemainnya melakukan ojigi kepada supporter jepang.

“Kami bermain selama 120 menit dan mereka mengonversi penalti dengan sangat berani. Saya ingin berterima kasih atas usaha mereka, mereka berusaha di bawah banyak tekanan,” kata Moriyasu melansir reuters, Senin (6 Desember 2022)

“Tentu kami ingin menang dan hasilnya sangat disayangkan. Kami tidak bisa lolos ke babak delapan besar, tapi para pemain mampu menunjukkan generasi baru sepak bola Jepang,” lanjutnya

Para pemain dan pelatih mendapatkan tepuk tangan dan tangisan haru dari suporter Jepang.

Kalah dan menang sudah biasa dalam pertandingan Sepak Bola. Namun, yang sangat menarik perhatian adalah perilaku suporter Jepang yang tidak bisa ditemukan di kalangan suporter sepak bola di negara lain. Suporter Jepang membersihkan stadion dan mengumpulkan sampah dari stadion setelah pertandingan selesai.

Bahkan, para anggota dan ofisial timnas Jepang pun mengikuti, meninggalkan ruang ganti dengan bersih dan rapi. Tak lupa mereka meninggalkan kenangan di lemari berupa ucapan terima kasih dan lipatan origami yang cantik.

Jepang dikenal dengan kedisiplinan dan kesopanannya, sampai-sampai hal itu dilakukan saat Liga Piala Dunia 2022.

Banyak sekali hal-hal yang kita pelajari dari suporter dan pelatih Timnas Jepang saat Jepang kalah melawan Kroasia. Mulai dari pelatih yang melakukan ojigi dan para suporter yang masih membersihkan lapangan walaupun jepang kalah. Budaya ini patut di contoh pada suporter Indonesia.

 

Continue Reading

Sport

Baru Kali Ini Lihat Bola Dicas Sebelum Dipakai, Ada Teknologi Canggih Bekerja di Piala Dunia 2022 Qatar

Published

on

Al Rihla bola Piala Dunia 2022 yang diciptakan dengan teknologi canggih dan diproduksi di Indonesia. (sumber: Foto: Instagram.)

Perkembangan dan kemjauan teknologi dalam sepak bola kelas dunia semkain terlihat terutama di perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar.

“Al Rihla” adalah nama yang diberikan untuk bola yang digunakan dalam edisi Piala Dunia kali ini. Baru kali ini muncul kecanggihan dalam sepak bola.

Pemerintah Qatar memang tak ingin main-main untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia. Mereka memeprsiapkan berbagai fasiliat pertandingan dengan baik dan matang.

Piala Dunia 2022 didukung oleh beberapa teknologi canggih, termasuk pada bola yang dipakai untuk diperebutkan lawan ketika di atas rumput hijau.

Teknologi yang terdapat di dalam Bola Piala Dunia 2022, cukup salut. Al-Rihla memiliki arti dalam bahada Arab adalah perjalanan.

Al Rihla mengandalkan sistem Video Assistant Refree (VAR/Asisten Wasit Video).Bola ini akan memberikan data akurat dalam setiap pertandingannya.

Ada sensor yang terdapat di bola tersebut seberat 14 gram. Memiliki fungsi sebagai sensor pelacakan secara real time.

Maka dari itu teknologi yang terdapat dalam bola Al Rihla ini harus mendapatkan daya dengan caranya di charge terelbih dahulu, sebelum digunakan.

Bola Piala Dunia Al Rihla saat sedang dicas sebelum digunakan (Foto: Twitter – @geglobo)

Bukan hanya dipompa dengan angin saja, bola Piala Dunia 2022 kali ini mendapatkan daya.

Terkait dengan informasi ini soal adnaya sensor dalam bola dan harus di melakukan charge terelbih dahulu, sempat diunggah ke dalam situs forum online Reddit.

Melasnir dari The Sun, pada hari Kamis (8/12/2022) kalau sensor yang ada dalam bola itu dibekali dengan baterai dengan kapasitas yang kecil. Ketahanan baterai itu selama enam jam dalam penggunaan aktif.

Namun kalau tidak dalam penggunaan secara aktif, maka sensor yang terdapat dalam bola itu busa bertahan selama 18 hari lamanya.

Selain itu, sensor bola Al Rihla bisa melacak lokasi real time. Hal itu juga bisa membantu kepada kinerja wasit dalam mengambil sebuah keputusan dalam pertandingan.

Contohnya saja seperti bola keluar lapangan, melewati garis gawang, dan beberapa hal lainnya yang selama ini luput dari pandangan.

Adidas yang memproduksi bola Al Rihal itu. Mereka bekerjasama dengan KINEXON sebagai teknologi sensor yang dipakai dalam Piala Dunia kali ini.

Continue Reading

Sport

Timnas Maroko Selebrasi Kemenangan Sambil Bentangkan Bendera Pelestina Usai Tumbangkan Spanyol

Published

on

Timnas Maroko kibarkan bendera Palestina dalam perayaan lolos ke perempatfinal Piala Dunia 2022. (Foto: Twitter/_amroali)

Tim Nasional (Timnas) Maroko secara mengejutkan mampu singkirkan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2022. Menariknya dalam merayakan keberhasilan mereka lolos ke perempatfinal itu, Timnas Maroko juga membentangkan bendera Palestina.

Pertandingan Maroko vs Spanyol dilangsungkan di Education City Stadium, Ar Rayyan, pada Selasa 6 Desember 2022 malam WIB. Setelah bermain imbang 0-0 hingga babak tambahan waktu, Maroko sukses merebut tempat di perempatfinal dengan menang 3-0 melalui drama adu penalti.

Maroko menang atas Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2022

Tentu saja kemenangan tersebut sangat berarti bagi Maroko yang sukses mengalahkan tim sebesar Spanyol. Pasalnya ini merupakan kali pertama bagi Singa Atlas berhasil mencapai babak perempatfinal di ajang Piala Dunia.

Meski begitu Maroko tidak hanya memberikan momen kebahagian tersebut untuk warga Maroko saja. Hakim Ziyech dan kawan-kawan juga mendedikasikan kemenangan tersebut kepada masyarakat Palestina yang terus berjuang melawan Zionis Israel.

Karena itu, Maroko pun mengibarkan bendera Palestina untuk merayakan keberhasilan tersebut. Tentu saja hal tersebut menjadi pusat perhatian bagi negara-negara lain di seluruh dunia.

Continue Reading
Advertisement

Trending