Connect with us

CityView

Asal-usul Menteng, Hutan Sarang Binatang Buas yang Jadi Kawasan Elite

Published

on

Asal-usul Menteng

Kawasan Menteng adalah salah satu pusat Kota Jakarta yang cukup terkenal. Bahkan temapt ini kerap dikenal dengan wilayah elite karena letaknya yang begitu strategis.

Kawasan yang termasuk wilayah administrasi Jakarta Pusat ini banyak diminati orang-orang kaya untuk bermukim. Anatra lain mulai dari Gubernur DKI Jakarta, presiden, pejabat, para duta besar, hingga para pengusaha.

Baca Juga:

  1. Sejarah Jakarta Selatan, Kota Administratif Terkaya di Jakarta
  2. Sejarah Cijantung, Hutan Angker yang Jadi Markas Tentara Elite Kopassus
  3. Punya Sejarah Kelam, Inilah 5 Tempat Penuh Misteri di Jakarta

Menariknya, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama bahkan sempat menghabiskan masa kecilnya di Menteng. Konon sejak zaman Belanda, Menteng memang sudah menjadi permukiman elite.

Akan tetapi, kawasan ini merupakan daerah yang kurang dikenal, bahkan dihuni binatang buas, sebelum dikenal seperti sekarang ini. Awalnya, daerah iini adalah hutan yang ditumbuhi pohon Menteng atau Beccaurea racemosa.

Kemudian masyarakat menjadikan pohon buah tersebut untuk menyebut lokasi ini. Hingga tempat ini menjadi ramai sejak dibuka untuk umum dan pengembangan Kota Batavia pada 1810.

Gubernur Jenderal Wilem Herman Daendels menjadikan Menteng sebagai perumahan untuk pegawai pemerintah Hindia Belanda pada 1912.

Diketahui adalah perumahan villa pertama di Batavia yang dikembangkan antara 1910 dan 1918. Tim arsitek yang dipimpin PAJ Mooijen, arsitek asal Belanda yang merupakan anggota tim pengembang yang dibentuk Pemerintah Kota Batavia ini adalah perancangnya.

Menteng terbagi menjadi beberapa nama lainnya dalam perkembangannya. Atas hal itu, terdapat kampung kecil di dalamnya seperti Menteng Atas, Menteng Dalam, dan Menteng Pulo.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CityView

Asal-usul Nama Ancol & Awal Mula Berdirinya di Indonesia

Published

on

By

Asal-usul Nama Ancol

Ancol adalah wilayah yang berada di sebelah timur Kota Tua Jakarta. Di mana kawasan itu saat ini dijadikan sebuah nama kelurahan di Kecamatan Pademangan, Kotamadya Jakarta Utara.

Untuk namanya sendiri mempunya arti tanah renda berpaya-paya. Diketahui, air payau Kali Ancol berbalik ke darat menggenangi tanah di sekitarnya sehingga airnya terasa asin pada dahulu saat laut tenggah pasang.

Kemudian Ancol dikatakan sebagai salah satu lokasi medan perang di samping Kalapa, Tanjung Wahanten (Banten) pada masa pemerintahan Prabu Surawisesa (1521-1535). Hal ini terjadi pada masa agama Islam mulai tersebar luas di daerah pesisir Kerajaan Sunda.

Ancol pun dijadikan esbagai kubu pertahanan pasca-serangan pertama Kerajaan Mataram ke Batavia tahun 1628 saat di tangan VOC. Oleh karena itu dengan membangun sejumlah benteng, VOC mulai memperkuat pertahanannya.

Baca Juga:

  1. Abadikan Legenda Betawi, Jalan Bang Pitung Gantikan Jalan Kebayoran Lama
  2. Menelisik Asal Muasal Nama Kuningan
  3. Asal-usul Menteng, Hutan Sarang Binatang Buas yang Jadi Kawasan Elite

Pembangunan benteng pun dikebut oleh Belanda karena benteng yang tersisa hanya berada di Kasteel Batavia dan Pulau Onrust. Belanda menjadikan Ancol sebagai Taman Rekreasi mereka.

Jika mendengar nama Ancol pasti banyak dari kita yang langsung mengingatnya sebagai tempat wisata hiburan, yakni Taman Impian Jaya Ancol.

Diketahui, proyek pembangunan Ancol dimulai pada tahun 1960 silam. Di mana kala itu Soekarno ingin Indonesia memiliki taman hiburan seperti Disneyland.

Hingg akhirnya proyek Ancol pun berhasil diselesaikan bulan Februari 1966, seusai proses pembangunannya itu berjalan.

Continue Reading

CityView

Pembangunan Dimulai, Ini Daftar Infrastruktur Awal yang Dibangun Jokowi di IKN Nusantara

Published

on

By

IKN Nusantara

Pembangunan infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara baru Nusantara di Kalimantan Timur telah mulai dikebut oleh Pemerintah. Bahkan sejumlah proyek diketahui sudah mulai dilelang dan dibangun saat ini.

Pembangunan infrastruktur dasar IKN akan dimulai pada Agustus 2022 mendatang. Hal ini dikatakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Mengutip pada Kamis (23/6/2022) dalam keterangannya Basuki mengatakan bahwa, “Selain SHMS (Structural Health Monitoring System) dan ITS (Intelligent Transport Systems) akan diprioritaskan juga FS dan Basic Design untuk jalan akses IKN karena kami akan memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN pada Agustus 2022 mendatang.”

Akan tetapi juga telah ada sejumlah pembangunan infrastruktur yang sudah dimulai pembangunannya di IKN pada sebelumnya. Bahkan sampai menjadi kuncian awal dari Jokowi sebagai kepastian berjalannya proyek IKN.

Baca Juga:

  1. Janji Jokowi untuk IKN: Future Job & Skill
  2. Abadikan Legenda Betawi, Jalan Bang Pitung Gantikan Jalan Kebayoran Lama
  3. Mitos Hantu Menara Saidah, Emang Ada?

Berikut daftar infrastruktur awal yang dibangun Jokowi di IKN Nusantara:

Bendungan Sepaku Semoi

Diketahui, bendungan ini bertujuan untuk menyediakan air baku kawasan IKN yang berkapasitas 2.000 liter per detik, dan sebanyak 500 liter per detik untuk Kota Balikpapan. Kemudian juga sebesar 55 persen sebagai infrastruktur pengendali banjir kawasan IKN.

“Dengan adanya Bendungan Sepaku Semoi penyediaan air baku IKN masih cukup hingga 2030. Ke depan kita juga akan tambah dengan membangun Bendungan Batu Lepek dan Bendungan Selamayu,” kata Basuki.

Sementara itu untuk lokasinya sendiri, bendungan ini berada di Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, tepatnya Desa Tengin Baru.

Pusat Persemaian Mentawir

Diperuntukan memenuhi kebutuhan air bagi bibit – bibit pohon pusat persemaian Mentawir untuk Nursery Center Mentawir yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Di mana hal ini direncanakan sebagai program rehabilitas hutan di sekitar IKN.

Nantinya bersumber dari embung yang dibangun Kementerian PUPR dengan kapasitas tampung 160.000 meter kubik, dan luas genangan 6,3 hektare untuk pemanfaatan air baku bagi bibit-bibit tanaman pada Pusat Persemaian Modern Mentawir.

Jalan Akses dari Tol ke Ibu Kota

Berikutnya, infrastruktur awal yang mulai dibangun Jokowi adalah jalan akses dari tol ke ibu kota. Diketahui, Jokowi memastikanpembangunan jalan utama dari jalan tol Balikpapan menuju lokasi Ibu Kota Negara (IKN) akan mulai dilakukan pada bulan depan.

“Juli nanti, pembangunan jalan utama dari jalan tol Balikpapan juga dimulai,” tuturnya.

Continue Reading

CityView

Janji Jokowi untuk IKN: Future Job & Skill

Published

on

By

Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dipastikan tetap dilakukan sesuai dengan rencana oleh Joko Widodo (Jokowi). Terlebih telah jelas dari payung hukum yang dijadikan sebagai dasar untuk memulai pembangunan IKN.

Jokowi menegaskan bahwa pemindahan IKN merupakan gagasan lama dari pemimpin Indonesia terdahulu, yang samapi kini belum direalisasikan. Hal tersebut ia ungkapkan saat membuka Kongres Nasional XXXII dan Sidang Majelis Permusyawaratan Anggota XXXI PMKRI.

“Ini adalah sebuah mimpi lama, gagasan lama yang belum dieksekusi, dan sekarang telah kita eksekusi dan ada back up undang-undangnya yaitu Undang-Undang Ibu Kota Negara,” kata Jokowi, dikutip Kamis (23/6/2022).

Kemudian ia pun memaparkan beberapa alasan pentingnya dilakukan pemindahan ibu kota negara untuk Indonesia. Misalnya seperti untuk pemerataan ekonomi yang ingin diwujudkan di seluruh penjuru negeri ini, serta tidak terpusat di satu pulau yang ada di Tanah Air saja.

Baca Juga:

  1. Abadikan Legenda Betawi, Jalan Bang Pitung Gantikan Jalan Kebayoran Lama
  2. Menelisik Asal Muasal Nama Kuningan
  3. IKN Nusantara Tambah Kekuatan Pengamanan, Bentuk Polres & Polsek

“Yang paling penting memang kita ingin Indonesiasentris bukan Jawasentris. Kita garis dari barat ke timur, dari utara ke selatan, ketemu di paling tengah itu yaitu Provinsi Kalimantan Timur,” jelas Jokowi.

Selain itu, ia juga menerangkan tidak hanya melakukan pemindahan secara fisik beberapa infrastruktur yang ada di Jakarat saja atas perpindahan ibu kota tersebut. Melainkan Jokowi menilai juga akan menjadi prioritas pemerintah di IKN seperti perubahan pola pikir, birokrasi, dan cara kerja baru yang menggunakan teknologi.

“Di sini lah akan kita mulai future economy, green economy, future technology, future knowledge semuanya memang ingin kita lakukan di sini,” ujar Jokowi.

“Rumah sakit ya rumah sakit internasional, universitas ya universitas yang kelasnya betul-betul internasional dan kita harapkan ini juga bisa membuka yang namanya future job dan future skill,” terangnya.

Sementara itu, ia juga berharap IKN bisa menjadi magnet untuk setiap talenta. Baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. Presiden RI ini menyebut IKN nantinya bakal mempunyai desain dan fasilitas yang mendukung konsep ten minutes city, 70 persen area hijau, 80 persen transportasi publik ramah lingkungan, sampai penggunaan energi hijau pun juga.

Continue Reading

Trending