Connect with us

Infrastruktur

Anggaran Tahun Depan Cukup untuk KPR Subsidi 200 Ribu Rumah

Published

on

FLPP
FLPP

Pemerintah telah menganggarkan dana KPR subsidi dengan skema FLPP tahun depan untuk sebanyak 200 ribu unit rumah. Selain FLPP masih ada program subsidi lain seperti bantuan uang muka, BP2BT untuk pekerja informal, dan program bantuan lainnya.

Untuk kesinambungan pelaksanaan program satu juta rumah bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pencapaian sasaran strategis pembangunan perumahan tahun 2022, pemerintah kembali menganggarkan dana KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

KPR FLPP untuk tahun 2022 dianggarkan untuk membiayai hingga 200 ribu unit rumah. Anggaran sebesar ini berdasarkan surat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan memerhitungkan perkiraan maju, rencana strategis, hasil evaluasi kinerja tahun sebelumnya, dan operasional Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Menurut Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian PUPR Arief Sabaruddin, untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan KPR subsidi tahun depan yang berasal dari daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) sebesar Rp19,1 triliun dan pengembalian pokok dana FLPP sebesar Rp3,9 triliun sehingga menjadi Rp23 triliun.

“Untuk tahun 2022 anggaran FLPP akan dikelola oleh BP Tapera secara plug and play sehingga seluruh layanan yang selama ini telah berjalan tidak akan ada perubahan sama sekali. Selain anggaran FLPP untuk 200 ribu unit rumah ini juga masih ada bantuan lain seperti subsidi bantuan uang muka (SBUM) maupun skema Bantuan Pembiayaan berbasis Tabungan (BP2BT),” ujarnya.

Program SBUM diberikan sebanyak Rp812 miliar untuk 200 ribu unit rumah. Masyarakat bisa mendapatkan program SBUM ini sebesar Rp4 juta per orang sementara untuk wilayah Papua nilai bantuannya mencapai Rp10 juta. Ada juga anggaran Rp1,6 miliar untuk membiayai 42 unit rumah dengan skema BP2BT.

Tahun 2022 juga meniadakan program subsidi selisih bunga (SSB) namun pemerintah masih menganggarkan program SSB sebesar Rp4,39 triliun untuk 769.903 unit yang telah terbit pada tahun sebelumnya. Dengan begitu, total anggaran untuk program perumahan pada tahun 2022 mencapai Rp28,2 triliun untuk membiayai 200.042 unit rumah.

Penyaluran KPR subsidi FLPP sendiri telah ditutup pada akhir Oktober 2021 dengan capaian tertinggi selama penyaluran program subsidi ini atau mencapai 178.728 unit senilai Rp19,57 triliun. Capaian ini melebihi target hingga 113,48 persen dari target penyaluran tahun 2021 yang sebesar 157.500 unit.

“Total penyaluran KPR subsidi FLPP yang dilakukan PPDPP sejak periode 2010-2021 mencapai Rp75,17 triliun untuk sebanyak 945.583 unit rumah. Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena program ini akan terus dilanjutkan hanya lembaganya berganti oleh BP Tapera,” imbuh Arief.

Advertisement

Infrastruktur

Kementerian PUPR Pastikan Jalan Tol Nasional Siap untuk Natal & Tahun Baru

Published

on

jalan tol nasional
jalan tol nasional

Kementerian PUPR memastikan ribuan kilometer (km) jalan tol, jalan nasional, dan pendukung lainnya siap digunakan untuk mengantisipasi peningkatan kepadatan lalu lintas saat libur Natal dan tahun baru. Ada juga 11 ruas jalan tol baru yang siap digunakan saat Natal dan tahun baru nanti.

Menjelang liburan perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan kesiapan jalan tol dan jalan nasional di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.

Menurut Wakil Menteri PUPR John Wempi Wetipo, Kementerian PUPR memastikan jalan tol di Pulau Jawa yang operasional sepanjang 1.629 km selain disiapkan juga 92 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) yang terdiri dari 54 TIP A, 30 TIP B, dan 8 TIP C. “Di Pulau Jawa juga ada 11 ruas jalan tol tambahan yang siap digunakan,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Ke-11 ruas jalan tol baru itu yaitu Bogor Ring Road (BORR) Seksi 3 A (Simpang Yasmin-Kayu Manis) sepanjang 3 km, Cibitung-Cilincing Seksi 1 (Cibitung-Telaga Asih) sepanjang 2,6 km, Serpong-Cinere Seksi 1 (Serpong IC-Pamulang IC), Cengkareng-Kunciran sepanjang 14,19 km, Cimanggis-Cibitung Seksi 1A (Cimanggis-Jatikarya) sepanjang 3,17 km, Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Seksi 1A (Koneksi toll to toll Wiyoto Wiyono+On Ramp Jatiwaringin) sepanjang 1,17 km, Jakarta Cikampek Selatan (SS Sadang-SS Kutanegara) sepanjang 8,6 km, On/Off Ramp Km 42+500 jalan tol Jagorawi, SS Bojong Pekalongan jalan tol Pemalang-Batang, Cisumdawu Seksi 1, 2, dan 3 sepanjang 32,6 km. dan Serang-Panimbang Sesi 1 (Serang-Rangkas Bitung) sepanjang 26,5 km.

Ruas jalan nasional di Pulau Jawa yang siap digunakan sepanjang 5.026 km yaitu Lintas Utara Jawa sepanjang 1.342 km dalam kondisi mantap 92 persen, Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 km kondisi mantap 95 persen, Lintas Selatan Jawa sepanjang 888 km kondisi mantap 97 persen, dan Pantai Selatan dan sepanjang Jawa 1.599 km kondisi mantap 93 persen. Di Pulau Bali disiapkan juga tol Bali-Mandara yang telah operasional sepanjang 10,07 km dan Jalan Batas Kota Singaraja-Mengwitani sepanjang 3,5 km.

Kemudian Pulau Sumatera, jalan tol yang operasional sepanjang 673 km diantaranya Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km), Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 km), Kayu Agung-Palembang-Betung (Kayu Agung-SS Kramasan) sepanjang 38 km, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (62 km), Belawan-Medan-Tanjung Morawa (43 km), Palembang-Indralaya (22 km), Pekanbaru-Dumai (132 km), Medan-Binjai (18 km), Sigli-Banda Aceh (seksi 4 Indrapura-Blang Bintang) sepanjang 30 km

Disiapkan juga TIP di jalan tol Trans Sumatera sebanyak 23 TIP (20 TIP A, dan 3 TIP B) terdiri dari 8 TIP di Ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, 9 TIP di Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, 2 TIP di Ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, 4 TIP di Ruas Pekanbaru-Dumai. Untuk ruas jalan nasional yang siap digunakan di pulau Sumatera sepanjang 7.918 km diantaranya Jalan Lintas Barat sepanjang 2.562 km dalam kondisi mantap 97 persen, Jalan Lintas Timur sepanjang 3.019 km mantap 95 persen, dan Jalan Lintas Tengah sepanjang 2.338 km mantap 93 persen.

Sementara jalan tol yang operasional di Pulau Sulawesi dan Kalimantan antara lain Balikpapan-Samarinda (97,3 km), Manado-Bitung (Manado-Danowudu) sepanjang 26,4 km, Ujung Pandang/Makassar Seksi 1-3 (10,1 km), dan Ujung Pandang/Makassar Seksi 4 (11,6 km). Semua ruas jalan nasional di Pulau Kalimantan dan Sulawesi secara umum dalam kondisi mantap.

John juga mengungkapkan, untuk peningkatan layanan transaksi akan disediakan juga mobile reader, mobile top up, dan penjualan kartu perdana uang elektronik pada GT dengan kepadatan lalu lintas tinggi. Pada ruas-ruas rawan kemacetan akan disediakan 37 toilet cabin, 26 unit mobil tangki air, 10 bis toilet, 20 unit vacum tinja, dan 34 hidran umum di lokasi rest area jalan tol dan ruas jalan nasional. Sistem contra flow/one way/buka-tutup jalan tol juga akan diterapkan secara kondisional berdasarkan pemantauan lalu lintas di lapangan (CCTV/RTMS) dan/atau sesuai pengaturan Korlantas-Polri.

“Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Tim Tanggap Bencana akan siap siaga pada titik-titik rawan bencana seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor. Disiapkan juga Posko Siaga Sapta Taruna Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang tersebar di jaringan jalan nasional di seluruh Indonesia. Kementerian PUPR akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub, Korlantas, BMKG, BUJT, maupun kementerian dan lembaga lain yang terkait untuk mengantisipasi peningkatan penumpang menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022,” bebernya.

Continue Reading

Infrastruktur

Pembangunan Infrastruktur Lancar, Harga Lahan di Jakarta Timur Melonjak

Published

on

pembangunan infrastruktur di Jakarta Timur
pembangunan infrastruktur di Jakarta Timur

Pembangunan infrastruktur yang massif di wilayah Jakarta Timur telah membuat kawasan ini terus meningkat value propertinya. Berdasarkan survei IPW, Jakarta Timur menjadi kawasan dengan kenaikan harga tanah tertinggi dibandingkan wilayah Jakarta lainnya.

Jakarta Timur merupakan salah satu wilayah ibukota yang disebut paling tertinggal pengembangannya dibandingkan wilayah Jakarta yang lain. Namun seiring kian masifnya pengembangan proyek infrastruktur, Jakarta Timur justru menjelma menjadi kawasan yang sangat prospektif dan menguntungkan dari sisi value propertinya.

Menurut CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, pembangunan infrastruktur dan sarana transportasi publik di Jakarta Timur mulai menarik perhatian perusahaan developer, investor, maupun masyarakat dan situasi ini akan terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Kita bisa lihat pembangunan seperti jalan tol JORR, tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), transportasi kereta ringan LRT, komuter line, Transjakarta, dan sebagainya. Dulu image Jakarta Timur merupakan daerah industri tapi beberapa tahun terakhir khususnya lima tahun terakhir situasinya sudah berubah dan kawasan ini menjadi sangat potensial,” ujarnya.

Di sisi lain, harga yang masih relatif rendah dibandingkan wilayah Jakarta yang lain justru membuat kawasan ini kian menarik. Sejumlah infrasrtuktur tadi menjadi hal mendasar yang menggambarkan potensi kawasan ini yang akan terus meningkat sehingga potensial sebagai instrumen investasi.

Dalam lima tahun terakhir, momentum untuk Jakarta Timur ini terus menguat dan harga yang tadinya di bawah pasaran itu juga mulai merangkak naik. Berdasarkan data IPW, pada tahun 2020 harga tanah rata-rata tertinggi puncaknya di Jakarta Pusat sekitar Rp60 juta per meter persegi.

Kemudian disusul tipis oleh wilayah Jakarta Selatan yang berada pada kisaran Rp50 jutaan per meter persegi. Kemudian Jakarta barat di kisaran Rp25 juta-Rp30 juta, Jakarta Utara Rp20 juta-Rp25 juta, dan Jakarta Timur yang paling rendah yaitu Rp20 juta per meter persegi.

Dalam lima tahun terakhir, wilayah Jakarta Timur mengalami pertumbuhan harga tanah yang paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Pertumbuhannya mencapai 3,34 persen disusul Jakarta Uatar 2,9 persen, Jakarta Barat 2,7 persen, Jakarat Pusat 2,32 persen, dan Jakarta Selatan 2,52 persen.

Secara harga Jakarta Timur tetap belum yang tertinggi tapi dari sisi tren nilai peningkatannya wilayah ini mengalami pertumbuhan paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini tentunya menjadi potensi yang sangat baik bila dilihat dari sisi imbal investasi yang bisa dihasilkan.

“Sebagai bagian dari wilayah ibukota, wilayah seperti Jakarta Timur tetap memiliki value-nya sendiri ditambah dengan kenyataan kalau wilayah ini juga mengalami tren kenaikan yang paling tinggi. Karena itu tidak heran kalau perusahaan developer mulai menggenjot pengembangan proyeknya seperti Modernland, Agung Podomoro, dan sebagainya,” beber Ali.

Continue Reading

Infrastruktur

Pemerintah Gelontorkan Rp23 Triliun untuk Bangun Infrastruktur & Pemukiman

Published

on

infrastruktur
infrastruktur

Kementerian PUPR menggelontorkan anggaran hingga lebih dari Rp23 triliun untuk program padat karya tunai. Program ini digunakan untuk pengembangan infrastruktur dasar hingga pendukung kawasan pemukiman di seluruh Indonesia untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menggenjot serapan program padat karya tunai (PKT) atau infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) untuk tahun anggaran (TA) 2021 yang sebesar Rp23,24 triliun. Program PKT ini salah satu tujuannya untuk mengurangi angka pengangguran serta mempertahankan daya beli masyarakat sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, program padat karya pada awal tahun 2021 dialokasikann hingga 2-3 kali lipat untuk mendukung program PEN yang dilaksanakan untuk berbagai pekerjaan di bidang Cipta Karya dan pemukiman yang dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Programnya antara lain penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas), sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas), sanitasi pondok pesantren, tempat pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R), pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (PISEW), Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), dan lainnya.

Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti mengatakan, Cipta Karya mendapat alokasi sebesar Rp5,29 triliun untuk program PKT yang akan menyerap 219.821 tenaga kerja di 15.936 lokasi. Hingga medio November 2021 realisasi padat karya mencapai 93,39 persen senilai Rp5,21 triliun dengan realisasi fisik sebesar 84,09 perrsen dan penyerapan tenaga kerja 362.488 orang.

“Program ini telah dilaksanakan untuk program Pamsimas dengan alokasi anggaran Rp943 miliar dan 47.400 orang tenaga kerja sementara program Sanimas menyerap 23.100 tenaga kerja dengan anggaran Rp713 miliar. Kegiatannya antara lain pembangunan prasarana mandi cuci kakus (MCK), instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, dan lainnya,” ujarnya.

Pada tahun 2021 ini Ditjen Cipta Karya juga telah melaksanakan pembangunan 6.000 unit MCK di Pondok Pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia dengan anggaran Rp1,4 triliun yang menyerap 36 ribu tenaga kerja. Program ini meliputi pembangunan bangunan MCK yang terdiri dari bilik mandi dan toilet, tempat wudhu, tempat cuci tangan dan tempat cuci pakaian, serta instalasi pengolahan air limbah domestik dengan progres saat ini sudah terlaksana di 4.819 lokasi dengan serapan 38.523 tenaga kerja.

Kegiatan PKT bidang permukiman selanjutnya adalah program PISEW yang pada tahun 2021 akan menjangkau 1.500 lokasi dengan alokasi anggaran sebesar Rp900 miliar untuk 38.012 tenaga kerja. Progresnya saat ini sudah terlaksana di 1.195 lokasi dengan serapan tenaga kerja sebanyak 34.503 orang.

Program PKT bidang permukiman juga dilakukan melalui program Kotaku yang pada tahun 2021 dilaksanakan di 2.099 lokasi senilai Rp976 miliar dengan target 49.379 tenaga kerja. Progresnya hingga saat ini sudah terserap Rp967 miliar untuk di 2.064 lokasi. Kotaku dilakukan melalui pembangunan infrastruktur skala lingkungan reguler berupa perbaikan saluran drainase, perbaikan jalan lingkungan, dan pembangunan septic tank biofil komunal, juga rehabilitasi.

“Terakhir, program PKT bidang permukiman dilaksanakan dengan pembangunan TPS3R yang pada tahun 2021 dilaksanakan di 147 lokasi dengan anggaran Rp90 miliar untuk menyerap 2.430 tenaga kerja. Saat ini sudah terserap melebihi target awal yaitu sebesar 4.198 tenaga kerja dengan anggaran yang sudah tersalurkan sudah 100 persen. Kegiatan PKT juga dilaksanakan melalui kegiatan kontraktual dengan pola PKT sebesar Rp224 miliar dengan target serapan 23.500 tenaga kerja,” beber Diana.

Continue Reading

Trending