Connect with us

Kesehatan-Kecantikan

5 Manfaat Konsumsi Buah Delima Setiap Hari

Published

on

Buah Delima.

Mengonsumsi buah delima telah terbukti dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Seperti dapat melindungi tubuh dari serangan flu hingga melawan penyakit serius. Hal yang membuat buah ini berhasil melawan penyakit karena delima kaya akan antioksidan.

Biji dan kulit delima juga memiliki manfaat untuk melindungi tubuh dari patogen. Buah ini dapat melindungi dan menyerang virus di dalam tubuh dengan melindungi rongga mulut.

Faktor lain yang membuat delima dapat menangkal flu yaitu karena ekstrak buahnya yang menjadi sumber vitamin C. Melansir dari Bright Side, berikut ini manfaat konsumsi satu buah delima setiap hari.

1. Menurunkan tekanan darah tinggi

Kandungan antioksidan pada buah delima terbukti berhasil menurunkan tekanan darah tinggi dan hipertensi. Sebuah penelitian pada penderita penyakit tersebut diharuskan mengonsumsi minimal 240 ml jus delima setiap hari.

Jus itu harus dipastikan 100% alami tanpa tambahan gula. Hal ini membuat buah delima berhasil mengurangi penyakit hipertensi dan menurunkan tekanan darah tinggi. Kalium pada buah delima juga membantu mengurangi penyakit tersebut, serta menjaga kesehatan tulang dan fungsi jantung.

2. Menyembuhkan masalah pencernaan

Seseorang yang mengalami penyakit radang usus kronis sangat akrab dengan masalah perut. Ini dapat menyebabkan kurangnya nafsu makan dan berat badan menurun.

Mengonsumsi buah delima menjadi salah satu solusi untuk mengurangi tingkat keparahan penyakit tersebut. Ekstrak buah ini dapat melindungi dan menyerang bakteri yang menyebabkan rasa sakit pada tubuh.

Baca Juga:

  1. Prancis Tegaskan Akan Terus Lawan Ekstremisme Islam
  2. Serukan Boikot Produk Prancis, Erdogan Ditantang Tutup Pabrik Renault
  3. Pernyataan Kontroversial Macron Soal Islam, Negara Arab Ramai-ramai Boikot Produk Prancis

3. Meningkatkan daya ingat

Manfaat dari mengonsumsi buah delima yakni dapat meningkatkan daya ingat, terutama bagi penderita Alzheimer. Pada penelitian yang dilakukan oleh Dr. Hartman, ia memberikan pil buah delima kepada pasien yang akan menjalani operasi jantung.

Pil pertama diberikan seminggu sebelum operasi. Lalu, pil kedua diberikan enam minggu setelah operasi. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa ingatan pasiennya 100% utuh, bahkan lebih baik dari sebelumnya. Pada pasien yang tidak memakan pil buah delima, mereka kehilangan sebagian ingatannya setelah operasi.

4. Mengontrol diabetes

Buah ini juga dapat menyeimbangkan dan mengontrol kadar gula tinggi pada penderita diabetes. Stres oksidatif sebagai penyebab utama diabetes juga dapat berkurang. Manfaat yang lain antara lain jenis kolesterol jahat berkurang dan menjaga tingkat gula darah yang rendah.

Meskipun dapat mengontrol diabetes, penderita penyakit tersebut juga harus berhati-hati dengan asupan buah delima setiap harinya. Sebab delima juga memiliki kandungan gula, isementara penderita diabetes harus membatasi konsumsi gula dalam jumlah yang sangat sedikit.

5. Meningkatkan kesehatan tulang

Para ilmuwan telah menemukan bukti yang signifikan terkait bagaimana antioksidan dalam buah delima berhasil melawan radang sendi. Ini dapat digunakan oleh siapa pun untuk meningkatkan kekuatan dan fungsi tulang.

Hal itu telah dibuktikan lebih lanjut pada penelitian tahun 2016. Masing-masing peserta diberi 200 ml jus delima setiap hari. Setelah enam minggu, hasil menunjukkan bahwa tulang mereka menjadi tidak kaku dan fungsi fisiknya meningkat.

Advertisement

Kesehatan-Kecantikan

Hari Gizi Nasional, Inilah Ragam Tanda Anak Anda Alami Gizi Buruk

Published

on

Ilustrasi gizi buruk
Ilustrasi gizi buruk

Hari ini, Selasa (25/1/2022), diperingati sebagai Hari Gizi Nasional. Nutrisi yang tepat amat berpengaruh terhadap tumbuh dan kembang anak.

Tahun 2022 ini, Kementerian Kesehatan mengambil tema Hari Gizi Nasional dengan berfokus pada masalah stunting dan obesitas. Tema Hari Gizi Nasional ke-62 Tahun 2022 adalah “Aksi Bersama Cegah Stunting dan Obesitas”.

Mengingat Indonesia saat ini masih perlu mengatasi berbagai masalah gizi yaitu masih tingginya prevalensi stunting, wasting dan obesitas serta kekurangan zat gizi mikro.

Baca Juga:

  1. Ragam Bahaya yang Menanti di Balik Metaverse
  2. Korea Selatan Bangun Metaverse Seoul, Kota Digital Pertama di Dunia
  3. Tren Baru, Orang Kaya Ramai-Ramai Beli Tanah di Metaverse

Permasalahan tersebut dapat dipengaruhi oleh kebiasaan asupan gizi yang tidak optimal, infeksi berulang, pelayanan kesehatan yang tidak memadai dan kurangnya aktifitas fisik.

Upaya pencegahan masalah gizi ganda dilakukan melalui berbagai upaya baik intervensi spesifik dan sensitif terutama pada 1000 HPK.

Lantas, bagaimana tanda-tanda anak mengalami gizi buruk? Berikut MyCity telah merangkum tanda-tandanya untuk Cityzen.

Perubahan berat badan

Sebagaimana dilansir Insiders, NHS mengungkapkan bahwa tanda terbesar malnutrisi adalah penurunan berat badan yang tidak disengaja, yang dikategorikan sebagai kehilangan 5-10 persen berat badan dalam tiga-enam bulan.

Kondisi ini bisa menjadi tanda kekurangan gizi, meskipun perlu dicatat bahwa penurunan berat badan yang cepat dapat menjadi tanda dari berbagai kondisi kesehatan. Oleh karenanya, konsultasikan ke dokter saat Anda melihat berat badan Anda tidak stabil.

Sering sakit

Menurut Alix Turoff, ahli diet terdaftar di New York City, jika seorang anak tampaknya selalu terserang flu atau virus, mereka mungkin memiliki sistem kekebalan yang tertekan, dan itu juga bisa menjadi tanda kekurangan gizi.

Dia mengatakan tanda ini sering dimanifestasikan oleh infeksi yang sering dan penyembuhan luka yang buruk.

“Khusus untuk anak di bawah dua tahun, efek kekurangan gizi kronis dapat berlangsung seumur hidup. Mereka yang bertahan hidup mungkin mengalami penurunan daya tahan terhadap penyakit dan infeksi di kemudian hari,” kata Cathy Bergman, direktur nutrisi kesehatan dan sistem pangan Mercy Corps dalam sebuah unggahan di situsnya.

Stunting

“Perkembangan intelektual yang lambat, kesulitan belajar, gangguan kognitif, ketidakmampuan untuk fokus,” adalah tanda-tanda kekurangan gizi pada anak-anak, kata Turoff.

Hal ini bisa mengkhawatirkan pada tahun-tahun awal anak-anak karena otak mereka sedang berkembang dan kekurangan nutrisi yang cukup pada bayi dan anak-anak di bawah 2 tahun dapat berdampak buruk pada perkembangan kognitif.

“Jika otak Anda tidak pernah berkembang sepenuhnya sesuai kapasitasnya, maka Anda tidak akan mendapatkan banyak dari apa yang Anda pelajari,” kata Bergman.

Suasana hati buruk

“Suasana hati yang tertekan, bersama dengan tanda-tanda lain, juga dapat mencerminkan seorang anak menderita kekurangan gizi,” kata Allie Gregg, ahli diet terdaftar.

Kurang Aktif

Anak-anak tumbuh dan belajar hal-hal baru setiap hari. Menurut Feeding Matters, jika anak Anda memiliki tingkat aktivitas yang lebih rendah dari biasanya, atau tidur lebih lama dari biasanya, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan.

Pasalnya, saat anak kurang aktif ini bisa menjadi tanda kekurangan gizi.

Tanda lain anak kurang gizi


Sementara, menurut Kementerian Kesehatan, status gizi anak dapat diukur berdasarkan umur, berat badan, dan tinggi badan. Penting untuk mengetahui tanda anak gizi buruk sedari dini yakni usia balita.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

Si Kecil Mungil Daun Seledri, Ternyata Memilik Ragam Manfaat

Published

on

By

Seledri

Seledri merupakan jenis daun yang sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat. Daun yang sering dijadikan pelengkap sajian masakan ini, bermanfaat bagi kesehatan juga lho.

Seledri termasuk ke dalam jenis sayuran, delam kelompok tanaman jenis apiaceae. Tanaman ini mempunyai manfaat baik dari bijinya maupun daunnya. Diketahui daun ini juga memilki aroma yang khas, oleh karena itu sering kali dirinya ditemukan dalam hidangan bakso, soto, sayur sop, dan jenis makanan kuah lainnya.

Daun tersebut berbentuk keriting kecil, dengan batangnya yang juga kecil. Seledri biasanya tumbuh subur di daerah dataran tinggi, dengan ketinggian 1000-1200 meter. Daun tersebut mengandung segudang nutrisi, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Berikut mycity telah merangkum 4 manfaat dari daun seledri, untuk kesehatan;

Menurunkan tekanan darah

Seledri merupakan jenis sayuran yang kaya akan serat. Hal ini, membuatnya memiliki fungsi untuk menurunkan tekanan darah. Bagi kamu yang memilki riwayat penyakit darah tinggi, bisa mencampurkan daun ini pada setiap sajian menu makanan sehari-hari. Atau bisa juga dengan merebus daun ini dengan air, kemudian disaring dan meminum segelas air rebusan daun seledri tersebut.

Baca Juga:

  1. Meski Beracun, Pohon Bintaro Bisa Menjadi Sumber Energi Alternatif
  2. Base Genep Bumbu Rahasia Bali Berusia Ribuan Tahun
  3. Pentingnya Peran Padang Lamun Bagi Kehidupan Biota Laut

Menurunkan kolesterol

Manfaat seledri selanjutnya adalah, untuk menurunkan kadar kolesterol yang dalam tubuh. Kolesterol yang terlalu banyak, bisa memberikan dampak yang berbahaya bagi tubuh. Salah satunya yaitu risiko mengalami penyakit jantung, dan stroke. Dengan begitu, mengkonsumsi seledri secara rutin, bisa mengurangi risiko yang akan ditimbulkan dari kolesterol jahat.

Menjaga kesehatan organ hati

Seledri bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ hati. Pemberian ekstrak daun seledri, diketahui dapat memperbaiki struktur jaringan hati. Selain itu juga, kandungan antioksida yang terdapat dalam seledri mampu untuk mengobati berbagai masalah liver. Hal tersebut dinyatakan pada sebuah peneliatan tahun 2015. Kandungan dari ekstrak seledri bisa menurunkan hasil-hasil abnormal tersebut.

Mencegah peradangan

Terakhir, manfaat seledri untuk kesehatan adalah untuk mencegah terjadinya peradangan. Kandungan seperti apigenin yang memiliki sifat antiinflamasi, antibakteri, antivirus, dan antioksidan yang juga mampu melakukan perlawanan terhadap radikal bebas penyebab penyakit kanker.

Kandungan apigenin juga dipercaya membantu mencegah peradangan, sekaligus untuk mengurangi inflamasi. Nutrisi kandungan yang begitu lengkap pada daun ini, membuatnya menjadi tanaman yang wajib dan baik dikonsumsi dengan rutin.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

Ingin Tampil Cantik? Ini Dia Tren Makeup 2022

Published

on

By

Ilustrasi Makeup

Saat ini kita telah memasuki di awal tahun 2022, di mana setiap tren di berbagai bidang pasti berubah dari tahun sebelumnya. Pun demikian dengan tren makeup.

Makeup merupakan aspek penting dalam penunjang kecantikan atau keindahan seseorang, khususnya bagi kaum wanita. Setiap wanita biasanya lebih percaya diri ketika mereka mengenakan makeup, saat beraktivitas di luar.

Makeup itu sendiri diartikan sebagai sebagai produk kosmetika berwarna, maksudnya adalah bila digunakan pada tubuh atau bagian tubuh tertentu akan menghasilkan warna. Beberapa contoh dari makeup yaitu lipstick, mascara, eye liner, eye shadow, dan blush on.

Tren makeup pada tahun ini, diperkirakan adalah hasil dari eksplorasi tahun-tahun sebelumnya. Apa sajakah tren makeup di tahun 2022? Nah berikut informasinya yang bisa kalian simak.

Baca Juga:

  1. Miss India Harnaaz Sandhu Terpilih Jadi Miss Universe 2021
  2. 5 Tren Fashion Hijab 2022
  3. 3 Tips Ampuh Perawatan Kulit untuk Wanita Berhijab

Lipstik berwarna terang dengan gradasi garis bibir tegas

Tahun 2022 tren pewarna bibir akan mengarah pada warna netral yang segar. Warna tersebut lebih terang dibandingkan dengan tren 2021 lalu, yang lebih mengarah pada warna bold. Pada tahun ini warna gradasi akan lebih mendominasi, dan dengan garis bibir yang tegas. Hal ini berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang cenderung pada tren ombre.

Alis tegas dan natural

Di tahun 2022 alis yang terlihat tegas dan memiliki kesan alami, diperkirakan akan menjadi tren. Hal ini mengalami pergantian tren, setelah tahun 2021 yang lebih berkiblat pada Korean-makeup look yang menampilkan hasil natural, dan tidak terlalu terliha tegas.

Eyeshadow glitter dan shimmer

Wajah menjadi terlihat lebih segar dan mewah dengan glitter dan shimmer. Eyeshadow berwarna hot pink ditambah sentuhan glitter serta shimmer, akan menjadi tren makeup di tahun 2022. Hampir sama seperti tahun 2021, di mana eyeshadow menjadi produk makeup yang menjadi unggulan.

Blush on bernuansa ungu

Blush on akan membuat wajah seseorang terlihat menjadi lebih cerah dan menarik.  Ada beberapa warna blush on yang menjadi pilihan, dan bisa disesuaikan dengan berbagai skin tone kalian di tahun 2022. Warna yang menjadi tren pada tahun ini adalah warna dengan nuansa ungu, seperti plum, violet, dan lavender. Hal ini berbeda dengan tahun 2021 yang lebih mengarah kepada warna yang lebih cerah yaitu merah muda, dan peach.

Eyeliner berwarna cerah

Penggunaan eyeliner dengan warna cerah, akan menjadi tren kembali di tahun 2022. Sama dengan tahun sebelumnya, graphic eyeliner masih sangat diminati oleh kalangan wanita. Agar tidak menampilkan kesan yang berlebih pada area mata, pilihlah eyeshadow dengan warna yang lebih soft. Eyeliner sangat berperan penting terhadap riasan mata seseorang agar lebih terlihat tegas menarik.

Continue Reading

Trending