NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
5 Cara Tidur Nyenyak yang Patut Dicoba - mycity.co.id
Connect with us

Lifestyle

5 Cara Tidur Nyenyak yang Patut Dicoba

Published

on

Ilustrasi Susah Tidur Foto Ist

Mycity.co.id-– Tidur yang tidak nyenyak merupakan masalah yang cukup umum. Namun, ada beberapa cara tidur nyenyak yang bisa Anda coba lakukan agar kualitas tidur menjadi lebih baik. Tak hanya meningkatkan kualitas tidur, tidur nyenyak juga baik untuk kesehatan fisik dan mental.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kurang tidur atau tidur tidak nyenyak bisa menyebabkan penurunan daya pikir, tingkat konsentrasi, dan kemampuan bekerja seseorang.

Lebih jauh lagi, bila dibiarkan tanpa penanganan, kurang tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung, obesitas, diabetes, dan kanker. Oleh karena itu, diperlukan cara agar tidur nyenyak dan berkualitas pun bisa Anda dapatkan.

Penyebab Sulit Tidur

Jika tidur Anda tidak nyenyak atau mengalami sulit tidur dalam jangka waktu yang lama, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan diketahui penyebabnya.

Stres

Stres merupakan respons tubuh terhadap masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Kondisi ini dapat memengaruhi tubuh secara keseluruhan, baik secara fisik, perilaku, dan emosional. Stres berat bisa membuat Anda merasa cemas dan gelisah, sehingga tidur pun menjadi tidak nyenyak.

Faktor usia          

Memasuki usia 60 tahun, banyak orang yang mengalami perubahan pola tidur. Sebuah penelitian pun mengungkapkan bahwa orang yang berusia 60 tahun ke atas akan sulit tidur nyenyak dan sering terbangun di malam hari.

Efek zat kimia

Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol dan berkafein serta kebiasaan merokok bisa membuat kualitas tidur Anda terganggu. Hal ini bisa membuat tubuh terasa tidak segar saat bangun tidur dan bahkan menyebabkan sakit kepala serta keringat berlebih.

Irama tidur atau ritme sirkadian

Manusia memiliki ’alarm tubuh’ yang disebut ritme sirkadian. Ritme ini berkaitan dengan siklus tidur. Semakin rutin dan stabil waktu tidur setiap harinya, semakin berkualitas pula tidur Anda. Ritme sirkadian juga dapat berubah oleh kegiatan olahraga, tidur siang, dan paparan cahaya dari gadget.

Kondisi medis tertentu

Ada banyak kondisi medis yang dapat menyebabkan tidur nyenyak terganggu. Beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan masalah sulit tidur, misalnya penyakit asam lambung, asma, nyeri kronis, hingga depresi.

Beragam Cara Tidur Nyenyak pada Malam Hari

Untuk mendapatkan tidur yang nyenyak dan berkualitas, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, yaitu:

1. Batasi waktu tidur siang

Tidur siang diketahui baik untuk tubuh. Namun, jangan tidur siang terlalu lama sebab bisa menjadi penyebab sulit tidur di malam hari. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk membatasi waktu tidur siang, yaitu tidak lebih dari 20 menit.

Jika ingin menghindari tidur siang, Anda bisa melakukan kegiatan santai lainnya, seperti berjalan kaki, minum minuman dingin, atau berbincang dengan keluarga.

2. Hindari olahraga berat sebelum tidur

Olahraga dapat menghasilkan efek lelah yang membuat Anda mudah terlelap. Namun, aktivitas ini juga dapat menghasilkan efek segar yang justru membuat tubuh semakin terjaga.

Bagi Anda yang sulit tidur setelah berolahraga, disarankan untuk menggantinya dengan relaksasi yang menenangkan, seperti melakukan yoga, membaca buku, berendam air hangat, atau mendengarkan musik.

Bagi Anda yang sudah menikah, berhubungan seksual bisa menjadi alternatif untuk mengatasi kondisi susah tidur. Berbeda dengan olahraga berat, aktivitas seksual bisa membuat tubuh lebih rileks dan mengundang kantuk.

3. Hindari makan berat menjelang waktu tidur

Makanan berat akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras, sehingga bisa mengganggu tidur Anda. Jika merasa lapar pada malam hari, siasati dengan mengonsumsi makanan ringan, seperti biskuit, sereal, atau susu. Selain itu, batasi waktu makan, paling lambat satu jam sebelum tidur.

4. Hindari mengonsumsi kopi atau merokok sebelum tidur

Kopi mengandung zat kafein yang dapat membuat Anda menjadi sulit tidur. Meski dipaksakan untuk tidur, Anda bisa terbangun beberapa kali pada malam hari. Hal ini membuat kualitas tidur menurun dan mengurangi waktu tidur.

5. Hindari menggunakan perangkat elektronik atau gawai sebelum tidur

Hindari bekerja di tempat tidur agar pikiran Anda bisa lebih rileks. Anda juga dianjurkan untuk ‘melupakan’ sejenak berbagai pikiran yang ada hubungannya dengan pekerjaan, deadline, atau ujian.

Selain itu, hindari juga penggunaan peralatan elektronik, seperti TV dan telepon genggam saat akan menjelang tidur. Agar tidur bisa menjadi lebih nyenyak, Anda juga sebaiknya mematikan lampu tidur di kamar saat akan tidur.

Selain beberapa cara di atas, Anda juga disarankan untuk membuat jadwal tidur dan salah satunya adalah dengan tidur bifasik. Lakukan kebiasaan tidur teratur, bahkan saat akhir pekan.

Jadwal tidur yang tetap akan membantu Anda tidur nyenyak. Jangan lupa untuk menciptakan suasana ruang tidur senyaman mungkin agar tidur Anda lebih berkualitas. Anda juga bisa melakukan pijat refleksi kaki untuk membuat tidur leih nyenyak.

Kualitas tidur yang baik adalah salah satu cara untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Selain itu, tidur juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga suasana hati, dan menjaga pikiran agar tidak stres.

Oleh karena itu, tidur nyenyak sangat penting bagi kesehatan fisik maupun mental. Banyak cara tidur nyenyak yang dapat diterapkan. Namun, bila langkah-langkah di atas sudah dilakukan tetapi Anda tetap sulit untuk tidur nyenyak, konsultasikan ke dokter agar dapat dilakukan penanganan yang tepat.

Kesehatan-Kecantikan

Peneliti, Konsumsi Viagra Bisa Memperpanjang Umur Pria, Percaya?

Published

on

Setelah 20 tahun Viagra tidak lagi dimanfaatkan hanya untuk pengobatan masalah ereksi (AFP Photo/Ho)

Mycity.co.id– Pria yang mengonsumsi pil disfungsi ereksi atau viagra kemungkinan dapat berumur panjang. Hal ini ditunjukkan oleh sebuah studi observasi yang baru-baru ini diterbitkan pada awal Januari di The Journal of Sexual Medicine.

Studi tersebut melaporkan efek kardioprotektif dari sildenafil, nama generik untuk Viagra dan Revatio. Sildenafil awalnya dikembangkan sebagai obat jantung sebelum akhirnya disetujui untuk disfungsi ereksi. Temuan studi ini mendukung klaim sebelumnya untuk obat yang memiliki manfaat jantung.

“Secara umum, obat-obatan ini tampaknya aman dalam kaitannya dengan kejadian kardiovaskular utama,” kata penulis studi utama Robert Kloner, seorang profesor kedokteran di Keck School of Medicine di University of Southern California, kepala petugas sains di Huntington Medical Research Institutes.

Namun, dia memperingatkan bahwa penelitian tersebut hanya menunjukkan hubungan, bukan hubungan kausal, antara obat dan penurunan risiko masalah jantung dan kematian. Penelitian ini sebagian didanai oleh Sanofi, sebuah perusahaan farmasi yang memproduksi obat disfungsi ereksi Cialis.

Sildenafil merupakan penghambat fosfodiesterase tipe 5 (PDE5). Obat ini bekerja dengan memblokir enzim di dinding pembuluh darah, yang membuatnya menjadi rileks, meningkatkan aliran darah, terutama di penis. Tapi obat itu juga dapat meningkatkan aliran darah ke area lain dari tubuh.

Penelitian yang menggunakan penghambat PDE5 untuk disfungsi ereksi menunjukkan bahwa obat tersebut juga dapat membantu mengobati masalah jantung lainnya, meskipun sebagian besar penelitian ini tidak memiliki kelompok kontrol dan melibatkan ukuran sampel yang kecil.

Penulis penelitian menganalisis 14 tahun catatan medis pria berusia 18 tahun ke atas yang didiagnosis dengan disfungsi ereksi setidaknya selama satu tahun. Para pasien diklasifikasikan menjadi dua kelompok: kelompok pertama mencakup lebih dari 23.000 pria yang menghabiskan satu tahun atau lebih menggunakan viagra seperti sildenafil, dan kelompok kedua terdiri dari lebih dari 48.000 pria yang tidak pernah menggunakan obat ini.

Pria yang telah menggunakan viagra menunjukkan risiko yang 13 persen lebih rendah untuk mengalami masalah jantung di masa depan dibandingkan pria yang tidak pernah minum obat tersebut.

Terlebih lagi, pengguna viagra memiliki kemungkinan 39 persen lebih kecil untuk meninggal akibat kematian terkait kardiovaskular, dan 25 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena sebab apa pun dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsi.

Jumlah pil yang mereka minum juga penting. Pria dengan gangguan ereksi yang diresepkan viagra paling banyak (rata-rata 191,2 tablet) menunjukkan risiko paling rendah untuk masalah jantung (55 persen) dan kematian dini (49 persen) dibandingkan mereka yang diberi jumlah pil terendah (rata-rata 5,5 tablet).

Rena Malik, seorang ahli urologi dan profesor bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland yang juga tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan bahwa pria yang memilih untuk minum obat seperti viagra bisa saja menjadi lebih sehat sejak awal.

Orang yang rutin berhubungan seks mungkin lebih bugar daripada yang tidak. Mereka juga kemungkinan mengalami nyeri kronis yang lebih ringan.

Continue Reading

Lifestyle

Jaksa Agung Imbau Jajarannya Terapkan Pola Hidup Sederhana

Published

on

Jaksa Agung Burhanuddin Senggol Kasus Sambo dan Teddy Minahasa di Depan DPR RI/Dok. Kejagung RI

Jaksa Agung Burhanuddin Senggol Kasus Sambo dan Teddy Minahasa di Depan DPR RI/Dok. Kejagung RI

mycity.co.id Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan pola hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalani tugas.

“Sederhana adalah sikap yang mampu mencegah dari perilaku boros, tamak, dan rakus sehingga perilaku sederhana adalah kunci pengendalian diri untuk membangun integritas institusi,” kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, semalam.

Sejak 2020, Burhanuddin menerbitkan Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Hidup Sederhana yang mengatur beberapa hal di antaranya menghindari gaya hidup konsumtif dengan tidak membeli/memakai/memamerkan barang-barang mewah.

Instruksi tersebut juga bertujuan menghindari timbulnya kesenjangan dan kecemburuan sosial di media sosial, menyesuaikan dan menyelaraskan setiap perilaku berdasarkan norma hukum dan adat istiadat masyarakat setempat, menolak menerima hadiah/keuntungan, serta menghindari tempat tertentu yang dapat merendahkan martabat/mencemarkan kehormatan institusi.

Burhanuddin menjelaskan maksud dari instruksi tersebut untuk pengendalian dan introspeksi bagi insan Adhyaksa agar tidak melakukan penyalahgunaan kewenangan terlebih lagi perbuatan melawan hukum yang dapat merugikan masyarakat.

“Sikap sederhana insan Adhyaksa dengan sendirinya akan membangun integritas sebagai seorang penegak hukum,” katanya.

Selain kesederhanaan, Burhanuddin juga mengingatkan tentang kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Membangun etos kerja yang mampu mengimbangi antara kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk mencapai harapan dari pekerjaan.

Dalam birokrasi, kata Jaksa Agung, memerlukan kedisiplinan dalam mengeksekusi seluruh program dan kebijakan untuk memperoleh keberhasilan. Disiplin tidak hanya terkait dengan masalah waktu kerja.

Kedisiplinan juga terkait dengan bagaimana setiap insan Adhyaksa mampu mengimplementasikan dan mewujudkan setiap program serta imbauan dari kebijakan pimpinan dalam kesehariannya, seperti pola perilaku, pola pikir dan tutur kata yang beretika serta bermartabat sehingga sosok jaksa tidak ada sekat dengan masyarakat.

Burhanuddin menambahkan pekerjaan seorang jaksa sebagai bentuk pengabdian yang akan terukir dalam perjalanan karir yang akan menjadi suatu kebanggaan.

“Berhasil atau tidaknya seorang jaksa dalam berkarir, sangat bergantung pada rekam jejak yang telah diukirnya untuk institusi. Jadi, semua melalui proses, tidak ada yang instan untuk menjadi seorang pejabat di Kejaksaan,” tegas Burhanuddin mengingatkan.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

5 Manfaat Yoga Yang Dapat Dirasakan

Published

on

Apa Saja Manfaat Yoga untuk Kecantikan? - Jovee.id

Istimewa

Mycity.co.id  Yoga sebenarnya merupakan olahraga tubuh dan pikiran. Yoga menggabungkan latihan pernapasan, meditasi, serta pose dan gerakan yang dirancang untuk memberikan efek relaksasi dan mengurangi stres. Yoga pada belakangan ini menjadi salah satu olahraga yang cukup diminati. Meskipun lebih sering dikenal sebagai olahraga meditasi, manfaat yoga tidak hanya baik untuk kesehatan mental, tapi juga kesehatan fisik. 

Bagi kamu pemula mencoba yoga, mungkin kamu akan sedikit bingung menentukan jenis yoga apa yang cocok untuk kamu yang mana. Semua jenis yoga pada dasarnya dapat membantu kamu menjadi lebih rileks,menenangkan pikiran, dan menghilangkan ketegangan tubuh.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan dengan melakukan yoga Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan yoga, tentu tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih dulu apa saja manfaat yoga 

1. Meningkatkan kebugaran

Manfaat yoga adalah membuat tubuh menjadi lebih bugar, memperbaiki postur tubuh, serta menambah kekuatan tubuh, jangkauan gerak, dan kelenturan tubuh

2. Sakit punggung

Bagi kamu yang mengalami sakit punggung, yoga juga bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat. Bahkan, jika anda mengalami sakit punggung kronis sekalipun. Hal ini karena gerakan peregangan tubuh yang ada pada yoga dapat membantu anda melenturkan tubuh

3. Mengurangi stres

Hampir semua jenis olahraga dapat membantu seseorang dalam mengatasi stres, begitu juga dengan yoga. Hal ini karena saat melakukan yoga, hormon kortisol yang diproduksi tubuh saat mengalami stres akan berkurang.

Studi menunjukkan bahwa yoga bisa mengurangi rasa gelisah, stres, serta memperbaiki mood dan kesejahteraan fisik maupun psikis seseorang. Bahkan, manfaat yoga juga dapat dirasakan pada seseorang yang mengalami gangguan cemas, skizofrenia, dan gangguan tidur.

4. Meringankan gejala asma

Asma yang kambuh dapat sangat mengganggu dan cukup menyiksa. Guna mengatasinya, cobalah untuk melakukan yoga secara rutin. Sebuah studi yang dilakukan pada penderita asma ringan hingga sedang menunjukkan bahwa beberapa gerakan yoga yang berhubungan dengan pernapasan, seperti pranayama, dapat membantu meringankan gejala asma.

5. Baik untuk penderita sakit jantung

Jika anda memiliki risiko penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggii atau penyakit jantung, yoga bisa menjadi olahraga yang cocok. Yoga dapat meningkatkan aliran darah dan melemaskan pembuluh darah, sehingga dapat meringankan beban kerja di jantung.

Studi menunjukkan, di samping pengobatan yang medis, pasien gagal jantung yang berlatih yoga sebagai terapi komplementer mengalami peningkatan kesehatan jantung dan peningkatan kualitas hidup dibandingkan dengan pasien yang tidak melakukan yoga secara rutin.

Tidak hanya itu, yoga juga dipercaya dapat meringankan gejala nyeri, migrain, dan membantu mengatasi insomnia. Selain beberapa manfaat yoga di atas, manfaat utama yang dicari banyak orang adalah terbakarnya lemak dalam tubuh. Untuk mendapatkan manfaat ini, lakukan yoga jenis ashtanga, power yoga, atau hot yoga, dikombinasikan dengan berjalan kaki, berlari, atau olahraga aerobik lainnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending