NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
5 Bencana Alam Besar di Indonesia yang Terjadi saat Akhir Tahun - mycity.co.id
Connect with us

Lifestyle

5 Bencana Alam Besar di Indonesia yang Terjadi saat Akhir Tahun

Published

on

Gunung Meletus 2014 :foto Ist

Terletak di tiga irisan lempeng tektonik, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik, Indonesia kerap kali mengalami sejumlah bencana alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, hingga tsunami.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pada 2021 terjadi sebanyak 24 bencana gempa bumi dan 1 erupsi gunung api. Secara keseluruhan, bencana pada 2021 terjadi sebanyak 5.402 kejadian dengan angka kematian hingga 728 jiwa.

Apabila dilihat dari bulan, beberapa bencana alam terjadi pada trimester keempat atau akhir tahun. Terdapat 173 kasus pada Oktober, 365 kasus pada November, dan 249 kasus pada Desember 2021.

Selain itu, beberapa bencana dengan skala besar juga sering terjadi pada akhir tahun, seperti gempa dan likuifaksi di Donggala pada 28 September 2018 serta tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

 Bencana Besar di Indonesia pada Akhir Tahun

1. Letusan Gunung Merapi (November 2010)

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat bahwa Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta telah meletus lebih dari 80 kali sejak 1600-an. Erupsi terbesar terjadi pada 1930 dengan awan panas yang menjalar hingga 20 kilometer wilayah ke arah barat.

Sementara itu, erupsi terbaru terjadi pada akhir 2010, tepatnya 5 November 2010. Akibat erupsi ini, debu vulkanik menutupi sejumlah wilayah di Yogyakarta dan beberapa daerah di Jawa Barat. BNPB mencatat terdapat 275 korban meninggal akibat bencana ini.

2. Gempa dan Tsunami Aceh (Desember 2004)

Bencana ini terjadi pada 26 Desember 2004 dan berulang kali dipertimbangkan sebagai salah satu bencana terbesar di Indonesia sepanjang sejarah. Beberapa sumber menyebut bahwa kala itu kekuatan gempa berkisar magnitudo 9,1-9,3 dengan tinggi tsunami mencapai 30 meter.

World Bank menyebut bahwa bencana ini setidaknya juga berdampak pada negara-negara tetangga, seperti Thailand, Malaysia, hingga India. Korban meninggal di Indonesia diprediksi mencapai 169.000 jiwa, sedangkan secara keseluruhan di berbagai negara, terdapat 230.000 korban jiwa.

3. Gempa dan Tsunami Flores (Desember 1992)

Sebelum di Aceh, gempa dan tsunami dengan skala besar juga pernah menimpa Flores pada 12 Desember 1992. Kala itu, gempa diperkirakan berkekuatan magnitudo 6,8 yang menyebabkan tsunami setinggi 30 meter. BNPB mencatat bahwa peristiwa ini setidaknya menewaskan lebih dari 3.000 jiwa, 500 orang hilang, 447 orang luka-luka, dan 5.000 warga terpaksa mengungsi.

4. Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi di Donggala (September 2018)

Bencana alam di Donggala terjadi pada 28 September 2018. BMKG memprediksi gempa kala itu mencapai 7,4 Skala Richter di kedalaman 10 kilometer. Adapun tsunami setinggi 6 meter turut menyapu sejumlah rumah warga di pesisir. Selain itu, likuifikasi atau kondisi tanah larut juga terjadi dan menewaskan hingga 2.045 orang.

5. Gempa Cianjur (November (2022) Bencana akhir tahun terbaru adalah gempa Cianjur di Jawa Barat pada 21 November 2022 dengan magnitudo 5,6. Sampai saat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa gempa telah memakan korban jiwa hingga 334 orang dan 8 orang lain masih dalam status pencarian.

Kesehatan-Kecantikan

Peneliti, Konsumsi Viagra Bisa Memperpanjang Umur Pria, Percaya?

Published

on

Setelah 20 tahun Viagra tidak lagi dimanfaatkan hanya untuk pengobatan masalah ereksi (AFP Photo/Ho)

Mycity.co.id– Pria yang mengonsumsi pil disfungsi ereksi atau viagra kemungkinan dapat berumur panjang. Hal ini ditunjukkan oleh sebuah studi observasi yang baru-baru ini diterbitkan pada awal Januari di The Journal of Sexual Medicine.

Studi tersebut melaporkan efek kardioprotektif dari sildenafil, nama generik untuk Viagra dan Revatio. Sildenafil awalnya dikembangkan sebagai obat jantung sebelum akhirnya disetujui untuk disfungsi ereksi. Temuan studi ini mendukung klaim sebelumnya untuk obat yang memiliki manfaat jantung.

“Secara umum, obat-obatan ini tampaknya aman dalam kaitannya dengan kejadian kardiovaskular utama,” kata penulis studi utama Robert Kloner, seorang profesor kedokteran di Keck School of Medicine di University of Southern California, kepala petugas sains di Huntington Medical Research Institutes.

Namun, dia memperingatkan bahwa penelitian tersebut hanya menunjukkan hubungan, bukan hubungan kausal, antara obat dan penurunan risiko masalah jantung dan kematian. Penelitian ini sebagian didanai oleh Sanofi, sebuah perusahaan farmasi yang memproduksi obat disfungsi ereksi Cialis.

Sildenafil merupakan penghambat fosfodiesterase tipe 5 (PDE5). Obat ini bekerja dengan memblokir enzim di dinding pembuluh darah, yang membuatnya menjadi rileks, meningkatkan aliran darah, terutama di penis. Tapi obat itu juga dapat meningkatkan aliran darah ke area lain dari tubuh.

Penelitian yang menggunakan penghambat PDE5 untuk disfungsi ereksi menunjukkan bahwa obat tersebut juga dapat membantu mengobati masalah jantung lainnya, meskipun sebagian besar penelitian ini tidak memiliki kelompok kontrol dan melibatkan ukuran sampel yang kecil.

Penulis penelitian menganalisis 14 tahun catatan medis pria berusia 18 tahun ke atas yang didiagnosis dengan disfungsi ereksi setidaknya selama satu tahun. Para pasien diklasifikasikan menjadi dua kelompok: kelompok pertama mencakup lebih dari 23.000 pria yang menghabiskan satu tahun atau lebih menggunakan viagra seperti sildenafil, dan kelompok kedua terdiri dari lebih dari 48.000 pria yang tidak pernah menggunakan obat ini.

Pria yang telah menggunakan viagra menunjukkan risiko yang 13 persen lebih rendah untuk mengalami masalah jantung di masa depan dibandingkan pria yang tidak pernah minum obat tersebut.

Terlebih lagi, pengguna viagra memiliki kemungkinan 39 persen lebih kecil untuk meninggal akibat kematian terkait kardiovaskular, dan 25 persen lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena sebab apa pun dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsi.

Jumlah pil yang mereka minum juga penting. Pria dengan gangguan ereksi yang diresepkan viagra paling banyak (rata-rata 191,2 tablet) menunjukkan risiko paling rendah untuk masalah jantung (55 persen) dan kematian dini (49 persen) dibandingkan mereka yang diberi jumlah pil terendah (rata-rata 5,5 tablet).

Rena Malik, seorang ahli urologi dan profesor bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland yang juga tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan bahwa pria yang memilih untuk minum obat seperti viagra bisa saja menjadi lebih sehat sejak awal.

Orang yang rutin berhubungan seks mungkin lebih bugar daripada yang tidak. Mereka juga kemungkinan mengalami nyeri kronis yang lebih ringan.

Continue Reading

Lifestyle

Jaksa Agung Imbau Jajarannya Terapkan Pola Hidup Sederhana

Published

on

Jaksa Agung Burhanuddin Senggol Kasus Sambo dan Teddy Minahasa di Depan DPR RI/Dok. Kejagung RI

Jaksa Agung Burhanuddin Senggol Kasus Sambo dan Teddy Minahasa di Depan DPR RI/Dok. Kejagung RI

mycity.co.id Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menerapkan pola hidup sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalani tugas.

“Sederhana adalah sikap yang mampu mencegah dari perilaku boros, tamak, dan rakus sehingga perilaku sederhana adalah kunci pengendalian diri untuk membangun integritas institusi,” kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, semalam.

Sejak 2020, Burhanuddin menerbitkan Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Hidup Sederhana yang mengatur beberapa hal di antaranya menghindari gaya hidup konsumtif dengan tidak membeli/memakai/memamerkan barang-barang mewah.

Instruksi tersebut juga bertujuan menghindari timbulnya kesenjangan dan kecemburuan sosial di media sosial, menyesuaikan dan menyelaraskan setiap perilaku berdasarkan norma hukum dan adat istiadat masyarakat setempat, menolak menerima hadiah/keuntungan, serta menghindari tempat tertentu yang dapat merendahkan martabat/mencemarkan kehormatan institusi.

Burhanuddin menjelaskan maksud dari instruksi tersebut untuk pengendalian dan introspeksi bagi insan Adhyaksa agar tidak melakukan penyalahgunaan kewenangan terlebih lagi perbuatan melawan hukum yang dapat merugikan masyarakat.

“Sikap sederhana insan Adhyaksa dengan sendirinya akan membangun integritas sebagai seorang penegak hukum,” katanya.

Selain kesederhanaan, Burhanuddin juga mengingatkan tentang kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Membangun etos kerja yang mampu mengimbangi antara kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk mencapai harapan dari pekerjaan.

Dalam birokrasi, kata Jaksa Agung, memerlukan kedisiplinan dalam mengeksekusi seluruh program dan kebijakan untuk memperoleh keberhasilan. Disiplin tidak hanya terkait dengan masalah waktu kerja.

Kedisiplinan juga terkait dengan bagaimana setiap insan Adhyaksa mampu mengimplementasikan dan mewujudkan setiap program serta imbauan dari kebijakan pimpinan dalam kesehariannya, seperti pola perilaku, pola pikir dan tutur kata yang beretika serta bermartabat sehingga sosok jaksa tidak ada sekat dengan masyarakat.

Burhanuddin menambahkan pekerjaan seorang jaksa sebagai bentuk pengabdian yang akan terukir dalam perjalanan karir yang akan menjadi suatu kebanggaan.

“Berhasil atau tidaknya seorang jaksa dalam berkarir, sangat bergantung pada rekam jejak yang telah diukirnya untuk institusi. Jadi, semua melalui proses, tidak ada yang instan untuk menjadi seorang pejabat di Kejaksaan,” tegas Burhanuddin mengingatkan.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

5 Manfaat Yoga Yang Dapat Dirasakan

Published

on

Apa Saja Manfaat Yoga untuk Kecantikan? - Jovee.id

Istimewa

Mycity.co.id  Yoga sebenarnya merupakan olahraga tubuh dan pikiran. Yoga menggabungkan latihan pernapasan, meditasi, serta pose dan gerakan yang dirancang untuk memberikan efek relaksasi dan mengurangi stres. Yoga pada belakangan ini menjadi salah satu olahraga yang cukup diminati. Meskipun lebih sering dikenal sebagai olahraga meditasi, manfaat yoga tidak hanya baik untuk kesehatan mental, tapi juga kesehatan fisik. 

Bagi kamu pemula mencoba yoga, mungkin kamu akan sedikit bingung menentukan jenis yoga apa yang cocok untuk kamu yang mana. Semua jenis yoga pada dasarnya dapat membantu kamu menjadi lebih rileks,menenangkan pikiran, dan menghilangkan ketegangan tubuh.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa kamu rasakan dengan melakukan yoga Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan yoga, tentu tidak ada salahnya untuk mengetahui lebih dulu apa saja manfaat yoga 

1. Meningkatkan kebugaran

Manfaat yoga adalah membuat tubuh menjadi lebih bugar, memperbaiki postur tubuh, serta menambah kekuatan tubuh, jangkauan gerak, dan kelenturan tubuh

2. Sakit punggung

Bagi kamu yang mengalami sakit punggung, yoga juga bisa menjadi pilihan olahraga yang tepat. Bahkan, jika anda mengalami sakit punggung kronis sekalipun. Hal ini karena gerakan peregangan tubuh yang ada pada yoga dapat membantu anda melenturkan tubuh

3. Mengurangi stres

Hampir semua jenis olahraga dapat membantu seseorang dalam mengatasi stres, begitu juga dengan yoga. Hal ini karena saat melakukan yoga, hormon kortisol yang diproduksi tubuh saat mengalami stres akan berkurang.

Studi menunjukkan bahwa yoga bisa mengurangi rasa gelisah, stres, serta memperbaiki mood dan kesejahteraan fisik maupun psikis seseorang. Bahkan, manfaat yoga juga dapat dirasakan pada seseorang yang mengalami gangguan cemas, skizofrenia, dan gangguan tidur.

4. Meringankan gejala asma

Asma yang kambuh dapat sangat mengganggu dan cukup menyiksa. Guna mengatasinya, cobalah untuk melakukan yoga secara rutin. Sebuah studi yang dilakukan pada penderita asma ringan hingga sedang menunjukkan bahwa beberapa gerakan yoga yang berhubungan dengan pernapasan, seperti pranayama, dapat membantu meringankan gejala asma.

5. Baik untuk penderita sakit jantung

Jika anda memiliki risiko penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggii atau penyakit jantung, yoga bisa menjadi olahraga yang cocok. Yoga dapat meningkatkan aliran darah dan melemaskan pembuluh darah, sehingga dapat meringankan beban kerja di jantung.

Studi menunjukkan, di samping pengobatan yang medis, pasien gagal jantung yang berlatih yoga sebagai terapi komplementer mengalami peningkatan kesehatan jantung dan peningkatan kualitas hidup dibandingkan dengan pasien yang tidak melakukan yoga secara rutin.

Tidak hanya itu, yoga juga dipercaya dapat meringankan gejala nyeri, migrain, dan membantu mengatasi insomnia. Selain beberapa manfaat yoga di atas, manfaat utama yang dicari banyak orang adalah terbakarnya lemak dalam tubuh. Untuk mendapatkan manfaat ini, lakukan yoga jenis ashtanga, power yoga, atau hot yoga, dikombinasikan dengan berjalan kaki, berlari, atau olahraga aerobik lainnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending