Connect with us

Sport

5 Atlet Bulu Tangkis Indonesia yang Bergelar Sarjana

Published

on

Bona Septano dan Mohamad Ahsan

Atlet bulu tangkis Indonesia tidak hanya memiliki karir gemilang di lapangan dengan banyak meraih prestasi diberbagai kejuaraan dunia, tetapi pendidikan juga menjadi hal utama bagi mereka. Berikut 5 pebulu tangkis Indonesia berprestasi yang memiliki gelar sarjana.

1.Greysia Polii

Greysia Polii

Atlet kelahiran Jakarta ini  baru saja meraih medali emas olimpiade Tokyo dikategori ganda putri bersama Apriyani Rahayu. Meski disibukkan dengan latihan yang padat Greysia tidak lupa dengan Pendidikannya dan telah menyelesaikan D3 Perpajakan di Universitas Trisakti pada 2015 lalu.

2. Pia Zebadiah Bernadet

Pia Zebadiah Bernadet

Adik dari mantan pebukutangkis Markis Kido ini bermain di sektor ganda putri bersama Riszki Amelia Pradipta dan pernah menjuarai Ciputra Hanoi Vietnam International Challenge pada 2012 lalu. Selain berprestasi bulu tangkis Pia ternyata lulus Sarjana Ekonomi Manajemen di STIE Mulia Pratama Bekasi tahun 2011.

3. Bona Septano

Bona Septano

Kakak dari Pia Zebadiah ini juga tak kalah gemilang dari adiknya di lapangan badminton, Bona juga pernah meraih peringkat ke-6 pemain bulu tangkis kelas ganda putra terbaik bersama dengan Mohammad Ahsan. Ia merampungan pendidikannya dan bergelar sarjana Ekonomi Management si Sekolah Tinggi Ilmu Ekomoni (STIE) Mulia Pratama pada 2011 lalu Usai pensiu sebagai pebulutangis kini ia beralih profesi sebagai Pilot disalah satu maskapai Indonesia.

Baca Juga :

  1. 28 Agustus, Apliasi Peduli Lindungi Bakal Jadi Syarat Perjalanan Seluruh Moda Transportasi
  2. RESMI PT LIB Merilis Jadwal Pekan Perdana Liga 1 2021/2022
  3. Mengenal Badai Sitokin yang Dialami Deddy Corbuzier

4. Mohammad Ahsan

Mohammad Ahsan

Mohammad Ahsan memulai karir di dunia badminton pada 2003 dan telah memiliki segudang prestasi yang telah dia mainkan, pasangan Hendra Setiawan ini memiliki julukan The Daddies karena usia matang mereka dan telah memiliki anak. Selain sudah banyak prestasi di badminton Ahsan juga merupakan Sarjana lulusan Universitas Budi Luhur jurusan Ekonomi.

5. Fajar Alfian

Fajar Alfian

Fajar Alfian berhasil Asian Games 2018 meraih medali perak bersama pasangan ganda putra, Muhammad Rian Ardianto. Selain berprestasi ia ternyata memiliki gelar sarjana pendidikan setelah menyelesaikan pendidikannya di FKIP jurusan Geografi di Universitas Bale Bandung (Unibba) pada tahun 2018.

Sport

Tuding China Lakukan Pelanggaran HAM di Uighur, AS Boikot Olimpiade 2022

Published

on

Olimpiade 2022
Olimpiade 2022

Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Nantinya semua perwakilan diplomatik resmi tak akan dikirimkan menghadiri perhelatan tersebut kecuali atlet AS yang bertanding.

Penyebabnya adalah isu pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang mereka tuduhkan ke China. AS menganggap Negeri Tirai Bambu telah melakukan serangkaian aksi keji hingga genosida ke etnis Muslim, salah satunya Uighur, di Xinjiang.

“Pemerintahan Presiden Joe Biden tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi ke Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing 2022 mengingat genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan China yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya,” tegas Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dalam konferensi pers Senin (6/12/2021) waktu setempat.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Para atlet di Tim AS mendapat dukungan penuh kami. Kami akan mendukung mereka 100 persen saat kami menyemangati mereka dari rumah.”

Olimpiade Beijing 2022 rencananya diselenggarakan 4 hingga 20 Februari 2022. Isu boikot sudah bergulir sejak bulan lalu, di mana AS ingin menunjukkan sikapnya ke tudingan pelanggaran HAM yang terjadi, bahkan diutarakan sendiri oleh Biden.

Sementara itu, China telah mengancam balas dendam ke AS. Hal ini diutarakan kemarin dalam konferensi pers rutin Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menanggapi pertanyaan jika boikot jadi diambil pemerintah Biden.

“Saya ingin menekankan bahwa Olimpiade Musim Dingin bukanlah panggung untuk sikap dan manipulasi politik,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian

“Jika AS bertekad untuk memiliki caranya sendiri, China akan mengambil tindakan balasan yang tegas.”

Hubungan AS dan China masih panas meski pemerintahan AS berganti dari Donald Trump ke Biden. Pekan lalu Biden juga memberikan sanksi ke perusahaan China, termasuk teknologi, terkait keterkaitannya dengan militer Tirai Bambu dan keamanan nasional.

Continue Reading

Sport

Ini 3 Alasan Anies Baswedan Tunjuk Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E 2022

Published

on

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menunjuk anggota DPR RI, Ahmad Sahroni sebagai ketua Pelaksana Formula E 2022.

“Perlu saya sampaikan, dengan Pak Sahroni bukan pertemuan pertama, tapi kami perlu tegaskan bahwa kami menitipkan amanat untuk menjadi ketua pelaksana kepada Bapak Sahroni karena beberapa hal,” kata Anies di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/11/2021).

Ada beberapa hal yang mendasari keputusan Anies menunjuk Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022. Pertama, Sahroni merupakan sosok yang berpengalaman dalam kegiatan balap mobil internasional.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Ajang balap Formula E dinilai membutuhkan sosok berpengalaman seperti Sahroni agar penyelenggaraannya berjalan lancar.

“Kedua, beliau adalah ketua perkumpulan mobil listrik. Yang kita tahu Formula E adalah sebuah balap mobil dengan menggunakan energi listrik,” tutur Anies.

Alasan terakhir, Anies menunjuk Sahroni karena Sahroni merupakan Sekretaris Jenderal Ikatan Motor Indonesia (IMI).

IMI, ujar Anies, merupakan organisasi resmi yang diakui Federasi Otomotif Internasional (FIA), sama seperti posisi PSSI sebagai organisasi sepakbola resmi Indonesia di bawah FIFA.

“Sehingga diharapkan bisa menjadi jembatan di dalam pelaksanaan nanti antara apa yang menjadi regulasi internasional, apa yang menjadi ketentuan-ketentuan dengan pelaksanaan di lapangan,” tutur Anies.

Continue Reading

Sport

Indonesia Didaulat Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia eSport

Published

on

14th IESF eSport World Championship
14th IESF eSport World Championship

Usai ajang World Superbike di Sirkuit Internasional Mandalika beberapa waktu lalu, Indonesia kembali dipercaya untuk menggelar event internasional. Indonesia dikonfirmasi menjadi tuan rumah kejuaraan dunia eSport.

14th IESF eSport World Championship, adalah turnamen yang dijadwalkan akan terlaksana pada bulan November tahun depan dan telah menetapkan wilayah Nusa Dua, Bali sebagai tempat kompetisi tersebut berlangsung.

Berdasarkan keterangan dari pihak Komite Olimpiade Nasional (NOC Indonesia), terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah untuk gelaran IESF eSport World Championship diresmikan pada hari Jumat (19/11) lalu.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Peresmian tersebut ditandai dengan penerimaan plakat seremonial dari Presiden Federasi eSport Internasional (IESF) Vlad Marinescu, kepada Desra Firza Ghazfan selaku delegasi NOC Indonesia pada acara IESF Ordinary General Meeting di Eilat, Israel, yang sekaligus menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia eSport ke-13 di tahun ini pada tanggal 14-20 November kemarin.

Secara spesifik, kejuaraan dunia eSport ke-14 nantinya akan berlangsung mulai tanggal 20-27 November dan akan diikuti lebih dari satu juta peserta, yang akan terlebih dulu melalui tahap kualifikasi nasional di masing-masing negara yang bergulir sejak bulan Januari hingga Mei.

Tahap tersebut kemudian dilanjut dengan babak kualifikasi di regional Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika yang berlangsung dari bulan Juli hingga September, sampai mendapatkan sejumlah tim terpilih yang akan melakukan laga utama di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Marinescu menilai bahwa Bali merupakan lokasi yang tepat untuk menyelenggarakan kompetisi yang akan menjadi ajang pertemuan bagi sejumlah pro-player tingkat dunia yang berasal dari berbagai negara.

“Bali sangat ideal untuk menjadi tuan rumah IESF 14th eSport World Championships 2022. Sebab, Indonesia memiliki tim eSport yang luar biasa dan telah berkembang sejak lama. Kami sangat gembira bisa membawa event ini ke Bali,” ujar Marinescu.

“Saat ini komunitas eSport di seluruh dunia telah berkembang menjadi sangat besar. Kami tidak sabar melihat mereka bertemu dengan kondisi terbaik untuk menunjukkan kemampuan optimalnya.” tambahnya.

Sementara itu Benjamin Assarasakorn, selaku Sekretaris Jenderal Federasi eSport Asia Tenggara (SEAEF), memandang bahwa kesempatan ini dapat menjadi pembuktian bagi Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan kejuaraan dunia eSport.

“Penetapan Indonesia sebagai tuan rumah IESF 14th eSports World Championships 2022 menjadi bukti bahwa ASEAN merupakan regional yang siap untuk menyelenggarakan turnamen eSport kelas dunia,” tutur Benjamin.

Continue Reading

Trending