Connect with us

Kesehatan-Kecantikan

3 Efek Negatif Kejiwaan jika Terlalu Sering Main HP

Published

on

Main HP

Pandemi Covid-19 memaksa semua orang lebih banyak beraktivitas di rumah. Otomatis, penggunaan internet juga semakin meningkat. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun menjadi lebih aktif dalam menggunakan intenet.

Kebiasaan menggunakan gadget terlalu lama bisa berdampak negatif yang berujung gangguan kesehatan. Terjadinya dampak negatif HP tergantung pada intensitas penggunaannya. Semakin tinggi tingkat penggunaan, semakin tinggi pula risiko gangguan kesehatan yang ditimbulkan.

Ragam gangguan akibat terlalu lama menggunakan gadget adalah trigger thumb atau jempol menekuk. Trigger thumb terjadi akibat penebalan pada pembungkus tendon ibu jari. Pada kondisi ini, ibu jari menjadi kaku dan tetap dalam keadaan bengkok meski sedang tidak menggunakan HP.

Baca Juga:

  1. Streaming Piala Sudirman 2021 Indonesia VS Rusia
  2. Sadar Pascaoperasi, Tukul Arwana Komunikasi Lewat Mata
  3. Masih di ICU, Ventilator Tukul Arwana Telah Dilepas

Jika dipaksa untuk kembali pada posisi lurus, ibu jari yang kaku ini akan menimbulkan bunyi gemeretak dan rasa sakit pada sendi.

Kemudian, ada Cubital tunnel syndrome atau kesemutan dan nyeri yang menjalar dari siku, kelingking, dan jari manis. Kemudian, menggunakan HP secara berlebihan cenderung membuatmu terlalu banyak menengok ke bawah. Kebiasaan ini lama-kelamaan dapat menyebabkan ketegangan pada otot-otot leher, sehingga leher terasa kaku dan sakit. Nyeri yang ditimbulkan bahkan bisa menjalar hingga bahu dan lengan.

Lantas, apa saja gangguan kejiwaan yang bakal Cityzen alami jika terlalu lama menggunakan gadget. Berikut MyCity telah merangkumnya untuk Anda.

Sering mengalami stres

Munculnya stres bisa terjadi ketika smartphone sangat sepi atau ramai. Tidak hanya itu, saat jaringan tidak stabil, baterai hp mau habis, kamu juga akan merasa pusing akan hal itu.

Di era pandemi Covid-19 ini telah membuat orang-orang untuk sering berinteraksi dengan gadget mereka masing-masing, hingga waktu untuk istirahat mereka akan terganggu. Orang yang sering bermain gadget maka, efek yang akan ditimbulkan seperti terganggunya indera penglihatan, timbulnya sakit kepala, sakit leher, text claw atau rasa sakit kram.

Merasa kehilangan kedamaian diri

Untuk menemukan kedamaian pada batin, maka seseorang perlu untuk melakukan me time. Sebab, me time merupakan waktu yang sangat tepat untuk merefleksi diri, memperoleh jiwa yang tenang, memberi kesempatan istirahat pada otak, mengurangi stres, sekaligus me-revitalisasi tubuh. Maka dari itu, kamu harus bisa menghindari gadget sedikit demi sedikit, agar me time yang kamu lakukan itu dapat berjalan optimal.

Membuat orang semakin malas untuk berinteraksi sosial

Dikutip dari jurnal ‘Pengaruh Gadget Terhadap Pola Interaksi Sosial dan Komunikasi Siswa’ karya Dindin Syahyudin dari hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa dampak negatif penggunaan gadget yang dialami siswa seperti malas melakukan kegiatan, lelah fisik, menambah pengeluaran uang untuk membeli pulsa, berkurangnya konsentrasi belajar serta bentuk kenakalan yang lain.

Dampak negatif yang paling tinggi yaitu kemalasan siswa dalam kegiatan sosial sebesar 81,81% dan daya konsentrasi siswa berkurang hingga mencapai 100% dari total siswa yang menggunakan gadget yang diberikan kuesioner. Terkait dengan hal itu, dari diri kita sendiri harus memiliki kesadaran untuk menggunakan gadget dan sejenisnya dengan cerdas agar terhindar dari bahaya penggunaan gadget.

Kesehatan-Kecantikan

Begini 4 Cara Menggunakan Parfum yang Tepat

Published

on

By

Cara Menggunakan Parfum yang Tepat

Dalam menunjang penampilan, parfum dikatakan menjadi hal yang penting. Aroma khas parfum yang mencerminkan kepribadian seseorang membuatnya memiliki ciri khas tersendiri.

Namun, tahukah kalian? ternyata ada tips dalam menggunakan parfum agar aromanya tahan lama lho. Dengan menggunakan cara ini aroma yang dihasilkan pun akan lebih maksimal.

Berikut mycity telah merangkum 4 cara menggunakan parfum dengan tepat:

Bersihkan badan terlebih dahulu

Pertama, cara memakai parfum yang tepat yaitu kalian haru membersihkan badan terlebih dulu dengan mandi misalnya. Sebab pori-pori kulit akan terbuka lebar setelah mandi. Sehingga hal ini memudahkan cairan parfum terserap tubuh. Parfum akan lebih meresap sempurna tanpa kontaminasi keringat yang berlebih.

Semprot parfum ke titik-titik nadi

Selanjutnya, cara jitu membuat aroma parfum tahan lama adalah dengan menyemprotkannya ke titik-titik nadi. Hal itu dikarenakan bagian kulit ini cenderung menghasilkan panas yang lebih tinggi. Dengan begitu, aroma parfum akan otomatis tersebarkan ke seluruh tubuh.

Baca Juga:

  1. Make Up ‘Nyebrang’ Sunburn Blush, Sempat Trending bikin Rias Wajah Makin Natural
  2. Sejarah Kayu Cendana, Primadona Aroma Segala Aroma
  3. Mudah! Ini Cara Buat Air Mawar Di Rumah

Titik-titik nadi itu antara lain seperti pergelangan tangan, belakang telinga, dibelakang siku, belakang lutut, dan diantara payudara.

Semprot berulang kali

Dengan menyeprotkan parfum secara berulang kali juga merupakan cara ampuh membuat aromanya tahan lama. Kalian bisa menyemprotkannya sebanyak 2-3 kali. Oleh sebab itu tidak perlu ragu atau khawatir parfum kalian jadi cepat habis jika ingin aromanya bertahan lama di tubuh.

Teliti ketika menyimpan parfum

Saat ditaruh di tempat yang secara langsung terkena sinar matahari atau benda berbau tajam, molekul-molekul kasat mata penghasil aroma wangi dalam parfum bisa saja menguap dan hilang. Atas hal itu lah parfum juga perlu disimpan pada tempat yang aman.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

Waspada, 4 Golongan Ini Rentan Alami Gangguan Jiwa Selama Pandemi Covid-19

Published

on

By

4 Golongan yang Rentan Alami Gangguan Jiwa Selama Pandemi Covid-19

Pandemi yang melanda memang diketahui menimbulkan kondisi sulit untuk semua kalangan. Bahkan meninggalkan masalah tersendiri terkait kesehatan jiwa seseorang.

Di mana prevalensi masalah kejiwaan naik 1-2 kali lipat selama pandemi Covid-19. Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Kementrian Kesehatan.

Mengutip detikcom pada Senin (16/5/2022) Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang mengatakan bahwa, “Kondisi pandemi, memperparah atau semakin mempengaruhi kesehatan jiwa.”

Sementara itu, Hervita Diatri yang merupakan dokter pakar kesehatan jiwa menyebutkan terdapat 4 kelompok yang terpapar gangungan jiwa. Mereka yang sebelumnya tidak memiliki masalah kesehatan Jiwa adalah kelompok pertama.

Baca Juga:

  1. Merasa Insecure? Ini Tips Makin Mencintai Diri Sendiri
  2. Waspada Post Holiday Syndrome, Penyakit Parah Usai Libur Lebaran
  3. Anak Mengalami Fobia Sosial? Simak Cara Mengatasinya

Sedangkan kelompk kedua merupakan untuk masyarakat yang telah mengalami masalah kesehatan jiwa pada sebelumnya. Misalnya seperti karena kekerasan dalam rumah tangga.

Kemudian pandemi yang melanda membuat kedekatan dengan pelaku kekerasan semakin intens atau sering terjadi. Hal itulah yang menyebabkan tingkat masalah gangguan jiwa semakin tinggi.

Sementara itu untuk kelompok ketiga adalah kelompok yang mengalami kesehatan fisik, yang kemudian kesulitan mengakses layanan kesehatan. Penyakit semakin berat hingga berdampak pada kesehatan jiwa karena rasa cemas yang dialami.

Selanjutnya menurut Hervita, kelompok keempat ketika terjadi gelombang kedua Covid-19 sekitar Juli 2021 lalu paling sering ditemukan. Suplai oksigen ke otak yang berkurang menjadi penyebab dari risiko gangguan jiwa itu menetap.

Di sisi lain, survei menyebut 1 dari 5 orang di Indonesia berusaha 15-29 tahun sempat terpikir untuk mengakhiri hidup dalam 5 bulan awal pandemi Covid-19.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

1 Puntung Rokok Ternyata Bisa Racuni 1.000 Liter Air

Published

on

puntung rokok

Rokok filter sering dianggap lebih aman daripada kretek, karena ada penyaring racun di bagian puntungnya. Menurut seorang ahli kesehatan, mitos itu tidak benar dan bahkan limbah puntung rokok menyimpan bahaya lain bagi lingkungan karena racun di tiap puntung rokok cukup untuk membunuh ikan kecil.

Dalam sebuah penelitian di San Diego baru-baru ini menyarankan para pelaku industri rokok untuk memperhatikan standar pembuatan rokok dengan mempertimbangkan kesehatan lingkungan. Dalam hal ini mengurangi penggunaan bahan filter rokok.

“Kami memperkirakan sekitar 4,5 triliun sampah tahunan terbuang dari sekitar 6 triliun rokok yang dihisap. Dan hal ini banyak ditemukan di pinggir jalan atau trotoar,” kata peneliti Thomas Novotny, seperti dilansir laman Daily Mail.

Baca Juga:

  1. Ragam Potensi Besar Pengembangan Properti di Jakarta Timur
  2. Asal-usul Nama Kramat Jati, Tempatnya Pohon Keramat di Jakarta Timur
  3. Begini Potensi Jakarta Timur Hingga Karawang Jadi Jakarta Garden City

Novotny menyerukan intervensi lingkungan baru dan kemitraan antara pengendalian tembakau dan kelompok-kelompok lingkungan. Mereka ingin industri tembakau terkait bertanggung jawab dalam hal pembiayaan prosedur pengolahan limbah.

Mengacu pada laporan yang didapat dari National Cancer Institute, limbah filter rokok dapat mencemari sumber air. Dan hal ini akan meningkatkan potensi air tercemar zat yang dapat meningkatkan risiko kanker seseorang.

Rokok tak hanya merusak kesehatan, tapi juga merusak lingkungan, khususnya sampah rokok. Sebanyak 5.6 triliun puntung rokok atau sebanyak 856 ton dibuang di dunia setiap tahun, termasuk juga 7800 ton bahan kimia yang ada dalam rokok.

“EPR merupakan tanggung jawab produsen yang mengatur regulasi pengelolaan kemasan khususnya bagi kemasan yang tidak dapat didaur ulang. Regulasi ini ditetapkan melalui UU No.18 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah,” kata peneliti Yayasan Konservasi dan Lahan Basah (Ecoton) Eka Chlara Budiarti dalam diskusi yang diselenggarakan Yayasan Lentera Anak di Jakarta Pusat, Kamis, 12 Mei 2022.

Eka juga mengatakan limbah rokok berdampak pada lingkungan karena dapat mengganggu rantai makanan, menyumbat saluran drainase maupun pipa industri, masuk dalam siklus hidrologi. Selain itu, limbah rokok juga menjadi vektor penyebar zat toksik rokok lingkungan serta menjadi vektor penyebaran penyakit.

“Limbah tersebut butuh waktu 30 tahun terurai di alam. Tak hanya itu, zat kimia satu puntung rokok bisa berpengaruh meracuni 1000 liter air,” ucap Eka.

Satu puntung rokok terdapat 100 mikrofiber per hari. Dalam satu tahun, maka ada sebanyak 300 ribu ton mikrofiber. Mikrofiber rokok sama dengan mikrofiber cucian baju.

Eka juga menyoroti tentang jalur masuk mikroplastik ke dalam tubuh, yaitu lewat jalur pernapasan dan pencernaan. Menurut dia, mikroplastik yang terbentuk akan masuk ke dalam saluran pernapasan dan akan mengendap di alveolus paru-paru yang bisa mengiritasi sel paru-paru. “Mikroplastik yang berasal dari rokok dapat melewati saluran pencernaan yang berawal dari kerongkongan,” ucap Eka.

Eka juga menegaskan tentang dampak mikroplastik pada kesehatan bisa berupa mengganggu peredaran darah, plasenta bayi, paru-paru, peradangan akut, penyebab kanker, menginfeksi tubuh. Selain itu, mikroplastik dapat mengganggu kualitas dan kuantitas sel sperma menurun, pubertas dini, dan menopause dini.

Continue Reading

Trending