Connect with us

CitySport

Legenda MU Sarankan Newcastle Rekrut Lord Lingard

Published

on

Lingard baru mengoleksi tiga penampilan sebagai pemain pengganti dari tujuh pertandingan awal MU musim ini (Foto: Sky Sports)

Rio Ferdinand menyarankan agar bos baru Newcastle United merekrut pemain bintang yang berasal dari Inggris, salah satunya Jesse Lingard.

Newcastle United menjelma menjadi klub sepakbola terkaya usai beralih kepemilikian menjadi milik konsorsium asal Arab Saudi dengan nilai 305 juta poundsterling atau setara Rp5,9 triliun.

Ini artinya, The Magpies bisa mendatangkan berbagai macam pemain kelas dunia. Kendati begitu, Rio Ferdinand menyarankan agar Newcastle mendatangkan pemain bintang asal Inggris yang kurang mendapatkan tempat di timnya bermain saat ini.

“Saya akan mencoba dan membuat beberapa perekrutan gila, sangat besar, yang mudah didapatkan,” kata Ferdinand pada Daily Mail.

“Saya akan mencari pemain seperti Raheem Sterling. Raheem Sterling tidak bermain reguler saat ini, saya akan bertanya kepadanya. Saya akan menanyakan Declan Rice, ‘Apa yang sedang terjadi?’.”

“Mereka jadi dua pemain pertama yang menjadi incaran saya, dan saya akan melakukan apa saja untuk mendapatkan mereka. Lalu saya akan berusaha mendapatkan pemain seperti Jesse Lingard, yang keluar masuk skuat Man United,” sambung Rio.

Baca Juga:

  1. Egy Maulana Targetkan Indonesia Lolos Piala Asia 2023
  2. Khaby Lame, Kena PHK Kini Berjuta Pengikut
  3. Menang KO atas Wilder, Tyson Fury Pesta Sampai Pagi

Merujuk pada pernyataan Ferdinand, dari tiga pemain tersebut, hanya Declan Rice yang memiliki statistik bagus musim ini di kancah Premier League. Hanya saja, permainan Rise tak lebih menonjol dari rekan setimnya seperti Michail Antonio, Said Benrahma atau bahkan Jarrod Bowen.

Sementara stastitik Sterling dan Lingard terlihat lebih minim. Sterling baru tujuh kali tampil bersama Manchester City, lima di antaranya sebagai pemain pengganti. Sedangkan Lingard baru tiga kali tampil untuk MU, itupun masuk dari bangku cadangan.

“Semuanya mustahil sampai kamu bertanya. Saya akan pergi menanyakan pemain seperti mereka dan kemudian Anda tinggal menyusun daftarnya.”

Di sisi lain, Newcastle kini mulai gencar dikaitkan dengan sejumlah bintang dunia. Salah satunya superstar Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe. Namun bagi Ferdinand, target tersebut tidak realistis.

“Itu hanya sekadar impian. Namun ada pemain bagus yang menjadi bayangan di tim seperti Man United, Chelsea, Man City. Saya akan mencari pemain seperti itu, saya akan melakukan segala untuk mengejar pemain dengan tipe seperti itu,” tambahnya.

Newcastle sendiri saat ini sedang berada di zona degradasi, tepatnya posisi 19. Pasukan Steve Bruce mengumpulkan poin tiga dari tiga hasil imbang.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Hasil Liga 1 22 Oktober 2021: Persija dan Persib Kompak Menang

Published

on

Pertandingan pekan kedelapan Liga 1 2021 pada 22 Oktober memainkan empat laga. Madura United menjadi satu-satunya tim berstatus tuan rumah yang gagal meraih kemenangan.

Persita 2-1 Tira Persikabo

Pertarungan sengit terjadi saat Persita Tangerang menghadapi Tira Persikabo di Stadion Madya Magelang, Jawa Tengah.

Namun pertandingan akhirnya menjadi milik Persita dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan tim Benteng Viola diborong Harrison Cardoso menit 21 dan 31. Sementara Tira Persikabo hanya mampu membalas lewat gol Ciro Alves pada menit 82.

Hasil ini memutus catatan tak pernah menang Persita dalam empat pertandingan tearkhir, sekaligus mengantar mereka ke posisi delapan klasemen sementara.

Persib 4-2 PS Sleman

Duel tak kalah menarik tersaji ketika Persib Bandung berhadapan kontra PS Sleman di Stadion Manahan, Solo. Meski sempat tertinggal di babak pertama, tim Maung Bandung berhasil menyudahi perlawanan PSS dengan skor 4-2.

PSS unggul terlebih dahulu usai Nemanja Kojic berhasil memaksimalkan bola liar hasil sepakan Irfan Jaya. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum. Tim Maung Bandung bangkit di babak kedua dan terus mendominasi permainan.

Hasilnya, Persib berhasil mencetak empat gol lewat usaha Wander Luiz dan Mohammed Bassim yang masing-masing mencetak dua gol. Sedangkan Super Elang Jawa hanya bisa menambah satu gol melalui Irfan Jaya, empat menit sebelum laga bubar.

Kemenangan besar ini mengantar Persib bertengger di peringkat dua klasemen. Di lain pihak, PSS harus puas menempati urutan ke-13.

Borneo FC 2-1 PSM Makassar

Tim Pesut Etam akhirnya bisa memutus tren minor dengan kemenangan atas PSM Makassar di Stadion Manahan, Solo. Enam laga sebelumnya, Borneo tak mampu meraih poin penuh.

Pasukan Risto Vidakovic memperlihatkan permainan dengan daya juang tinggi. Sempat tertinggal di babak pertama setelah Yakob Sayuri membobol gawang Gianluca Pandeynuwu pada menit 29, Borneo berhasil membalik keadaan di paruh kedua. Adalah Jonayhan Bustos dan Francisco Wagsley yang berhasil menjadi aktor kemenangan tim asal Samarinda tersebut.

Madura United 2-3 Persija

Pertarungan Madura United kontra Persija menjadi laga Big Match pada Jumat (22/10). Tim Macan Kemayoran sukses mengunci tiga angka berkat kemenangan 3-2 atas Madura United di Stadion Madya, Magelang.

Tim Macan Kemayoran tampil efektif ketika menghadapi Madura United. Jika menilik statistik dari Liga1Match, Laskar Sape Kerrab asuhan Rahmad Darmawan sebenarnya lebih mendominasi permainan.

Kendati begitu, Tim Oranye Ibu Kota mampu unggul tiga gol tanpa balas di waktu normal, sebelum akhirnya Madura United mencetak dua gol di fase tambahan waktu. Persija menang berkat dua gol Marko Simic dan satu dari Alfriyanto Nico, sementara Madura United mendapatkan gol dari Hugo Gomes dan Rafael da Silva.

Untuk sementara Persija menempati peringkat keempat klasemen berbekal poin 13. Mereka bisa saja tergusur andai Arema FC atau Bali United berhasil mememangkan pertandingan pada Sabtu (23/10).

Continue Reading

Berita Utama

Modal Bagus Timnas U-23 Jelang Lawan Australia

Published

on

Shin Tae-yong (Foto: Media Pers PSSI)

Tim nasional Indonesia U-23 berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Nepal, dalam laga uji coba di Hisor Central Stadium, Tajikistan, Jumat (22/10/2021) malam WIB.

Shin Tae-yong melakukan rotasi pemain dari pertandingan sebelumnya, kontra Tajikistan. Namun begitu, perubahan komposisi pemain tak membuat permainan skuat Garuda Muda berbeda dari sebelumnya.

Mengandalkan trio Natanael, Taufik dan Feby di lini depan, Indonesia U-23 tampil menyerang sejak awal pertandingan. Hasilnya, dua gol kemenangan berhasil ditorehkan berkat upaya Hanis Saghara menit 55 dan Witan Sulaeman di pengujung laga.

“Terkait hasil, tentu hal positif bagi kami. Saya sengaja, pada uji coba ini, memberikan kesempatan hampir semua pemain untuk bermain, meski cuma sebentar,” ungkap Shin Tae-yong.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Kemenangan melawan Nepal menjadi modal positif bagi Bagus Kahfi dan kawan-kawan jelang menghadapi Australia pada kualifikasi Piala AFC U-23. Apalagi sebelumnya mereka juga mengunci kemenangan 2-0 atas Tajikistan.

“Dua uji coba ini, kami telah mendapat bagaimana perkembangan pemain dalam memainkan pola permainan sesuai keinginan kami. Banyak evaluasi dan kami akan perbaiki saat latihan nanti. Lawan Australia harus lebih kerja keras dan fokus,” tegas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Indonesia U-23 akan menghadapi Australia pada 26 dan 29 Oktober di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan. Australia menjadi satu-satunya lawan Indonesia di Grup G babak kualifikasi Piala Asia U-23 setelah sebelumnya Tiongkok dan Brunei Darussalam memutuskan untuk mundur. Maka kemenangan atas Australia menjadi satu-satunya cara untuk menembus putaran final Piala Asia.

Continue Reading

Berita Utama

Indonesia Menang Lawan Tajikistan, Shin Tae-yong Belum Puas

Published

on

Shin Tae-yong enggan berpuas diri dengan penampilan Timnas U-23 saat menang lawan Tajikista, Selasa (19/10) malam WIB (Foto: Media PSSI)

Meski Timnas Indonesia U-23 berhasil meraih kemenangan atas Tajikistan, Selasa (19/10) malam WIB, Shin Tae-yong masih belum puas melihat performa pasukannya.

Shin Tae-yong menilai Bagus Kahfi dan kawan-kawan masih membutuhkan evaluasi sebelum melakoni kualifikasi Piala Asia kontra Australia pada 27 Oktober nanti. Juru taktik asal Korea Selatan itu merasa skuatnya belum memiliki performa terbaik dan perlu ada perbaikan di area pertahanan.

Kendati belum bisa memuaskan, Indonesia U-23 sebenarnya tampil sangat baik. Sempat tertinggal di awal pertandingan, Indonesia akhirnya berbalik unggul lewat gol Hanis Saghara Putra pada menit 35 dan Bagus Kahfi menit ke-64.

“Saya melihat karena ini uji coba pertama, jadi pemain ada yang merasa grogi. Apalagi pertandingan ini kita menggunakan lapangan rumput sintetis. Memang beda lingkungan, seperti makan dan cuaca, jadi memang masih dalam proses adaptasi,” kata Shin Tae-yong.

“Kami akan terus perbaiki kekurangan tim ini. Semoga laga uji coba selanjutnya bisa lebih baik lagi dan puncaknya saat melawan Australia mendapatkan performa terbaik. Kami tekankan pemain untuk bermain fair play pada pertandingan ini. Jadi tak boleh terpancing emosi dan menghargai pemain lawan,” imbuhnya.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

Salah satu pemain yang tampil baik pada pertandingan melawan Tajikstan adalah Hanis Saghara Putra. Bintang muda Tira Persikabo itu menjadi salah satu pencetak gol kemenangan Garuda Muda. Hanis menyebut, motivasi dari Shin Tae-yong sukses membakar semangat tim untuk meraih kemenangan.

“Alhamdulillah hari ini kami mampu meraih kemenangan pada laga uji coba dan dapat membantu tim dengan mencetak gol. Namun masih banyak yang harus saya perbaik dan pemain lainnya. Apalagi kami terus beradaptasi dengan cuaca dingin Tajikistan dan lapangan sintetis,” ujar Saghara.

“Saat tertinggal kami makin termotivasi untuk membalas dan membalik keadaan. Pelatih Shin Tae-yong juga berpesan agar terus bermain dengan penuh semangat, kerja keras, kurangi kesalahan dan jangan takut membuat kesalahan. Kekompakan semua pemain menjadi poin penting di laga ini,” tegasnya.

Perjuangan Timnas U-23 untuk lolos ke Piala AFC U-23 2022 terbilang cukup berat. Mereka harus mengalahkan satu-satunya lawan yang berada di babak kualifikasi Grup G, yakni Australia. Jika sesuai rencana, Indonesia akan menghadapi Australia pada 27 dan 30 Oktober nanti.

Continue Reading

Trending