Connect with us

CitySport

Simak! Penjelasan Gol Kontroversial Mbappe di Final Nations League

Published

on

Gol penentu kemenangan Prancis atas Spanyol yang dicetak Kylian Mbappe pada final UEFA Nations League, Senin (11/10) dini hari WIB, menyisakan polemik.

Banyak pihak, terutama tim Spanyol, menilai Mbappe sudah dalam posisi offside sebelum mencetak gol krusial menit 80.

Dari tayangan ulang, sangat jelas Mbappe sudah di belakang seluruh pemain bertahan tim Matador ketika hendak menyambut operan Theo Hernandez.

Mbappe dalam posisi offside saat Theo Hernandez melepaskan umpan (Foto: Daily Mail)

Namun wasit asal Inggris, Anthony Taylor, menilai ada gerakan aktif dari pemain belakang Spanyol, Eric Garcia, sehingga membatalkan situasi offside.

Baca Juga:

  1. Kemendesa PDTT Cari Duta Digital Terbaik Indonesia, Ini Syaratnya
  2. Inilah PNS Pertama di Indonesia
  3. Ayo Dapatkan Beasiswa Baznas Hingga Rp10 Juta untuk S1 Sampai S3

“Wasit mengatakan kepada kami bahwa Eric Garcia ingin mengambil bola dan itulah yang membatalkan offside. Namun dia menginginkan bola karena bolanya menghampiri Mbappe yang sudah offside! Tidak masuk akal!” keluh Busquets dilansir Daily Mail.

Eric Garcia lantas menambahkan, “Mbappe offside. Wasit memberitahu bahwa saya ingin memainkan bolanya. Apa yang harus saya lakukan? Menyingkir dan membiarkannya berlari? Sepertinya, memang itu peraturannya.”

Tim Matador sempat unggul terlebih dulu melalui Mikel Oyarzabal pada menit 64. Namun hanya dua menit berselang, Prancis berhasil menyamakan kedudukan lewat gol cantik Karim Benzema. Pasukan Deschamps berhak menggondol trofi National League 2020-21 usai memastikan kemenangan 2-1 atas Spanyol.

Gol Mbappe

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Hasil Liga 1 22 Oktober 2021: Persija dan Persib Kompak Menang

Published

on

Pertandingan pekan kedelapan Liga 1 2021 pada 22 Oktober memainkan empat laga. Madura United menjadi satu-satunya tim berstatus tuan rumah yang gagal meraih kemenangan.

Persita 2-1 Tira Persikabo

Pertarungan sengit terjadi saat Persita Tangerang menghadapi Tira Persikabo di Stadion Madya Magelang, Jawa Tengah.

Namun pertandingan akhirnya menjadi milik Persita dengan skor 2-0. Dua gol kemenangan tim Benteng Viola diborong Harrison Cardoso menit 21 dan 31. Sementara Tira Persikabo hanya mampu membalas lewat gol Ciro Alves pada menit 82.

Hasil ini memutus catatan tak pernah menang Persita dalam empat pertandingan tearkhir, sekaligus mengantar mereka ke posisi delapan klasemen sementara.

Persib 4-2 PS Sleman

Duel tak kalah menarik tersaji ketika Persib Bandung berhadapan kontra PS Sleman di Stadion Manahan, Solo. Meski sempat tertinggal di babak pertama, tim Maung Bandung berhasil menyudahi perlawanan PSS dengan skor 4-2.

PSS unggul terlebih dahulu usai Nemanja Kojic berhasil memaksimalkan bola liar hasil sepakan Irfan Jaya. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum. Tim Maung Bandung bangkit di babak kedua dan terus mendominasi permainan.

Hasilnya, Persib berhasil mencetak empat gol lewat usaha Wander Luiz dan Mohammed Bassim yang masing-masing mencetak dua gol. Sedangkan Super Elang Jawa hanya bisa menambah satu gol melalui Irfan Jaya, empat menit sebelum laga bubar.

Kemenangan besar ini mengantar Persib bertengger di peringkat dua klasemen. Di lain pihak, PSS harus puas menempati urutan ke-13.

Borneo FC 2-1 PSM Makassar

Tim Pesut Etam akhirnya bisa memutus tren minor dengan kemenangan atas PSM Makassar di Stadion Manahan, Solo. Enam laga sebelumnya, Borneo tak mampu meraih poin penuh.

Pasukan Risto Vidakovic memperlihatkan permainan dengan daya juang tinggi. Sempat tertinggal di babak pertama setelah Yakob Sayuri membobol gawang Gianluca Pandeynuwu pada menit 29, Borneo berhasil membalik keadaan di paruh kedua. Adalah Jonayhan Bustos dan Francisco Wagsley yang berhasil menjadi aktor kemenangan tim asal Samarinda tersebut.

Madura United 2-3 Persija

Pertarungan Madura United kontra Persija menjadi laga Big Match pada Jumat (22/10). Tim Macan Kemayoran sukses mengunci tiga angka berkat kemenangan 3-2 atas Madura United di Stadion Madya, Magelang.

Tim Macan Kemayoran tampil efektif ketika menghadapi Madura United. Jika menilik statistik dari Liga1Match, Laskar Sape Kerrab asuhan Rahmad Darmawan sebenarnya lebih mendominasi permainan.

Kendati begitu, Tim Oranye Ibu Kota mampu unggul tiga gol tanpa balas di waktu normal, sebelum akhirnya Madura United mencetak dua gol di fase tambahan waktu. Persija menang berkat dua gol Marko Simic dan satu dari Alfriyanto Nico, sementara Madura United mendapatkan gol dari Hugo Gomes dan Rafael da Silva.

Untuk sementara Persija menempati peringkat keempat klasemen berbekal poin 13. Mereka bisa saja tergusur andai Arema FC atau Bali United berhasil mememangkan pertandingan pada Sabtu (23/10).

Continue Reading

Berita Utama

Modal Bagus Timnas U-23 Jelang Lawan Australia

Published

on

Shin Tae-yong (Foto: Media Pers PSSI)

Tim nasional Indonesia U-23 berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Nepal, dalam laga uji coba di Hisor Central Stadium, Tajikistan, Jumat (22/10/2021) malam WIB.

Shin Tae-yong melakukan rotasi pemain dari pertandingan sebelumnya, kontra Tajikistan. Namun begitu, perubahan komposisi pemain tak membuat permainan skuat Garuda Muda berbeda dari sebelumnya.

Mengandalkan trio Natanael, Taufik dan Feby di lini depan, Indonesia U-23 tampil menyerang sejak awal pertandingan. Hasilnya, dua gol kemenangan berhasil ditorehkan berkat upaya Hanis Saghara menit 55 dan Witan Sulaeman di pengujung laga.

“Terkait hasil, tentu hal positif bagi kami. Saya sengaja, pada uji coba ini, memberikan kesempatan hampir semua pemain untuk bermain, meski cuma sebentar,” ungkap Shin Tae-yong.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Kemenangan melawan Nepal menjadi modal positif bagi Bagus Kahfi dan kawan-kawan jelang menghadapi Australia pada kualifikasi Piala AFC U-23. Apalagi sebelumnya mereka juga mengunci kemenangan 2-0 atas Tajikistan.

“Dua uji coba ini, kami telah mendapat bagaimana perkembangan pemain dalam memainkan pola permainan sesuai keinginan kami. Banyak evaluasi dan kami akan perbaiki saat latihan nanti. Lawan Australia harus lebih kerja keras dan fokus,” tegas pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Indonesia U-23 akan menghadapi Australia pada 26 dan 29 Oktober di Republican Central Stadium Dushanbe, Tajikistan. Australia menjadi satu-satunya lawan Indonesia di Grup G babak kualifikasi Piala Asia U-23 setelah sebelumnya Tiongkok dan Brunei Darussalam memutuskan untuk mundur. Maka kemenangan atas Australia menjadi satu-satunya cara untuk menembus putaran final Piala Asia.

Continue Reading

Berita Utama

Indonesia Menang Lawan Tajikistan, Shin Tae-yong Belum Puas

Published

on

Shin Tae-yong enggan berpuas diri dengan penampilan Timnas U-23 saat menang lawan Tajikista, Selasa (19/10) malam WIB (Foto: Media PSSI)

Meski Timnas Indonesia U-23 berhasil meraih kemenangan atas Tajikistan, Selasa (19/10) malam WIB, Shin Tae-yong masih belum puas melihat performa pasukannya.

Shin Tae-yong menilai Bagus Kahfi dan kawan-kawan masih membutuhkan evaluasi sebelum melakoni kualifikasi Piala Asia kontra Australia pada 27 Oktober nanti. Juru taktik asal Korea Selatan itu merasa skuatnya belum memiliki performa terbaik dan perlu ada perbaikan di area pertahanan.

Kendati belum bisa memuaskan, Indonesia U-23 sebenarnya tampil sangat baik. Sempat tertinggal di awal pertandingan, Indonesia akhirnya berbalik unggul lewat gol Hanis Saghara Putra pada menit 35 dan Bagus Kahfi menit ke-64.

“Saya melihat karena ini uji coba pertama, jadi pemain ada yang merasa grogi. Apalagi pertandingan ini kita menggunakan lapangan rumput sintetis. Memang beda lingkungan, seperti makan dan cuaca, jadi memang masih dalam proses adaptasi,” kata Shin Tae-yong.

“Kami akan terus perbaiki kekurangan tim ini. Semoga laga uji coba selanjutnya bisa lebih baik lagi dan puncaknya saat melawan Australia mendapatkan performa terbaik. Kami tekankan pemain untuk bermain fair play pada pertandingan ini. Jadi tak boleh terpancing emosi dan menghargai pemain lawan,” imbuhnya.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

Salah satu pemain yang tampil baik pada pertandingan melawan Tajikstan adalah Hanis Saghara Putra. Bintang muda Tira Persikabo itu menjadi salah satu pencetak gol kemenangan Garuda Muda. Hanis menyebut, motivasi dari Shin Tae-yong sukses membakar semangat tim untuk meraih kemenangan.

“Alhamdulillah hari ini kami mampu meraih kemenangan pada laga uji coba dan dapat membantu tim dengan mencetak gol. Namun masih banyak yang harus saya perbaik dan pemain lainnya. Apalagi kami terus beradaptasi dengan cuaca dingin Tajikistan dan lapangan sintetis,” ujar Saghara.

“Saat tertinggal kami makin termotivasi untuk membalas dan membalik keadaan. Pelatih Shin Tae-yong juga berpesan agar terus bermain dengan penuh semangat, kerja keras, kurangi kesalahan dan jangan takut membuat kesalahan. Kekompakan semua pemain menjadi poin penting di laga ini,” tegasnya.

Perjuangan Timnas U-23 untuk lolos ke Piala AFC U-23 2022 terbilang cukup berat. Mereka harus mengalahkan satu-satunya lawan yang berada di babak kualifikasi Grup G, yakni Australia. Jika sesuai rencana, Indonesia akan menghadapi Australia pada 27 dan 30 Oktober nanti.

Continue Reading

Trending