Connect with us

CityEducation

Asesmen Nasional Tingkat SMP, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berjalan

Published

on

Asesmen Nasional Tingkat SMP, PTM Tetap Berjalan – unsplash.com (@husniatisalma)

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jakarta tetap dilakukan meskipun pada Senin (4/10/2021) akan dilaksanakan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) tingkat SMP.

Kebijakan tersebut berbeda dengan saat pelaksanaan ANBK tingkat SMA pada 27 hingga 30 September. Di mana PTM semua jenjang pendidikan sempat dihentikan dan akan dilanjutkan pada 1 Oktober.

“Setelah kita kaji, tanggal 1 ini kan pelaksanaan PTM yang 1.509 sekolah. Hari Senin (4 Oktober) kan ANBK SMP tuh, yang tidak PTM yang ANBK aja. Jadi yang SD, SMA, PAUD, SMK, SLB, PKBM, RA, MTS, MA itu PTM seperti sedia kala,” kata Humas Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta, Taga Radjagah, Kamis (30/9).

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil lantaran tidak banyak siswa dalam satu sekolah yang melaksanakan ANBK. Selain itu, para guru dan orang tua juga meminta PTM dilanjutkan.

“Yang ikut nggak terlalu banyak. Kedua, keinginan dari orang tua yang sudah lulus pelatihan, guru-guru, kepala sekolah. Kita kan membuka diri untuk menerima masukan dari segala unsur. Makanya untuk Senin besok walaupun jadwal ANBK SMP, yang enggak PTM hanya ANBK saja,” terangnya.

Taga mengatakan bahwa jadwal ANBK SMP hanya berlangsung 4 hari. Sesudahnya, siswa tingkat SMP bisa kembali melakukan PTM.

“Nanti kembali ketemu ANBK bulan November, itu SD. Jadi ANBK SD, hanya SD saja yang tidak PTM,” sambung Taga Radjagah.

Sebelumnya, Disdik Jakarta menambah jumlah sekolah yang diizinkan untuk menggelar PTM terbatas.

Informasi terkait penambahan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor 984 Tahun 2021 tentang Penetapan Satuan Pendidikan yang Melaksanakan PTM Terbatas Tahap II Pada Masa PPKM.

Dalam SK, ada 899 sekolah yang terdiri dari 809 sekolah umum dari tingkat TK hingga SMA dan SMK, serta 90 madrasah mulai tingkat RA sampai MA, yang diizinkan untuk PTM.

Bertambahnya ratusan sekolah itu, maka total ada 1.509 sekolah di Jakarta yang melaksanakan PTM. Di mana, sudah ada 610 sekolah yang menggelar PTM terbatas tahap 1 sejak akhir Agustus lalu.

Namun, sejak Senin (27/9) hingga Kamis (30/9) PTM dihentikan sementara untuk semua jenjang pendidikan karena adanya pelaksanaan ANBK tingkat SMA.

Advertisement

Berita Utama

Pendaftaran Beasiswa Santri dan Kader Ulama 2021 Dibuka, Ini Syarat & Link Registrasinya

Published

on

program Beasiswa Santri dan Kader Ulama 2021.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka program Beasiswa Santri dan Kader Ulama 2021.

Ini merupakan beasiswa jenjang magister dan doktoral dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) sebagai pengelola, bekerjasama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan pembiayaan LPDP.

Pendaftaran secara online melalui laman situs Pendaftaran Beasiswa LPDP, https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id, akan mulai pada 22 Oktober mendatang.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Adapun perguruan tinggi tujuan dari beasiswa ini adalah Institut PTIQ Jakarta dengan program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, baik untuk magister maupun doktor.

Beasiswa Santri disediakan untuk jenjang pendidikan Magister Luar Negeri dan Doktor Luar Negeri. Magister satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. Doktoral satu gelar (single degree) dengan durasi studi paling lama 48 bulan.

Pendaftar Beasiswa Santri yang telah mempunyai dan mengunggah Letter of Acceptance (LoA) Unconditional atau surat penerimaan di perguruan tinggi tujuan dengan tanpa syarat, wajib memilih satu perguruan tinggi tujuan luar negeri sesuai dengan daftar perguruan tinggi LPDP.

Pendaftar Beasiswa Santri yang belum memiliki LoA Unconditional (Letter of Acceptance) wajib memilih tiga perguruan tinggi tujuan luar negeri yang ada dalam daftar perguruan tinggi LPDP, dengan program studi yang sama. Penerima Beasiswa Santri dapat mengikut program pengayaan.

Skema beasiswa Kader Ulama hampir serupa. Bedanya, penyelenggaraan studi beasiswa pendidikan Kader Ulama berlangsung dalam kelas reguler di Institut PTIQ Jakarta. Peserta wajib tinggal di asrama.

Continue Reading

Berita Utama

Ayo Dapatkan Beasiswa Baznas Hingga Rp10 Juta untuk S1 Sampai S3

Published

on

Baznas

Ada kabar gembira bagi kalian yang ingin melakukan riset. Lembaga Beasiswa Baznas membuka pendaftaran beasiswa riset dari jenjang diploma, sarjana, hingga pascasarjana.

Ada dua kategori yang ditawarkan Lembaga Beasiswa Baznas, yakni riset umum dan riset Prodi Mazawa (Manajemen Zakat dan Wakaf).

Beasiswa riset umum diberikan kepada mahasiswa aktif yang sedang menyusun tugas akhir untuk menyelesaikan studi dan memperoleh gelar diploma, S1, S2, dan S3.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Tak hanya itu, beasiswa juga terbujka untuk warga negara Indonesia segala jurusan dengan akreditasi minimal B oleh BAN PT.

Sementara beasiswa riset Prodi Mazawa diberikan kepada mahasiswa aktif S1 di perguruan tinggi prodi Mazawa yang sedang menyusun tugas akhir untuk menyelesaikan studi dan memperoleh gelar S1.

Beasiswa tersebut terbuka untuk warga negara Indonesia dan mahasiswa yang terdaftar di kampus mitra Baznas dan Prodi Mazawa.

Melansir dari KOMPAS.com pada Selasa (5/10/2021), pemberian bantuan tersebut bertujuan untuk menunjang kebutuhan riset/tugas akhir.

Besaran dana beasiswa tersebut berbeda-berbeda sesuai dengan kategori yakni sebagai berikut:

S1 sebesar Rp4 juta
S2 sebesar Rp7 juta
S3 sebesar Rp10 juta
Diploma sebesar Rp4 juta

Sementara untuk kategori Prodi Mazawa, terdapat fasilitas tambahan berupa pengembangan diri dan pelatihan kepenulisan menuju jurnal dan media massa.

Continue Reading

CityEducation

UNINDRA Gelar Abdimas Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Digital

Published

on

Universitas Indraprasta PGRI

Dalam rangka memberikan solusi terhadap kondisi era digital dan pandemic covid 19 maka Dosen Universitas Indraprasta PGRI menggelar kegiatan pelatihan pembuatan media pembelajaran digital pada hari Selasa, 28 September 2021 bertempat di SDS Harapan Bunda Jakarta Barat dengan harapan bisa meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital bagi Guru-guru yang ada di SDS Harapan Bunda.

Dwi Rorin Mauludin Insana, Ketua Tim Dosen Pengabdian Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI sekaligus sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Program Kampus Mengajar Kemendikbud di SDS Harapan Bunda Jakarta Barat menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini disamping sebagai perwujudan Tri Darma Perguruan Tinggi juga sebagai upaya mendukung program kampus mengajar merdeka belajar kampus merdeka (MBKM).

“Era digital atau revolusi industri 4.0 telah merambah ke segala bidang kehidupan, salah satunya adalah bidang Pendidikan. Kondisi seperti itu telah memaksa para pelaku di bidang Pendidikan untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan teknologi yang ada saat ini. Guru yang merupakan garda terdepan dalam pengajaran di sekolah mau tidak mau suka tidak suka harus bisa meningkatkan kemampuan teknologinya untuk membuat media pembelajaran dengan menggunakan teknologi yang ada,” ujar Dwi dalam keterangan tertulis.

Baca Juga :

  1. NATO Vs SCO, Siapa yang Lebih Kuat?
  2. Bulan Depan, PeduliLindungi Dapat Diakes dengan 11 Aplikasi Ini
  3. Menteri Luar Negeri Arab Saudi Tolak Program Nuklir Iran

“Permasalahan yang ada saat ini adalah keterbatasan pengetahuan dari guru-guru dalam memahami teknologi, sehingga perlu adanya dukungan dari berbagai pihak untuk memberikan solusi tersebut, salah satunya adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dosen Universitas Indraprasta PGRI dengan mengadakan pelatihan pembuatan media pembelajaran digital untuk Guru-guru yang ada di SDS Harapan Bunda,” dia menambahkan.

Kepala Sekolah SDS Harapan Bunda Jakarta Barat Mardiyah, S.Pd., yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat mendukung kegiatan pelatihan yang diadakan oleh Dosen Universitas Indraprasta dan DPL serta mahasiswa program kampus mengajar.

Menurut Mardiyah kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan guru-guru dalam membuat media pembelajaran dengan teknologi. Mardiyah berharap adanya bimbingan lanjutan dari pihak Dosen Unindra dan mahasiswa kampus mengajar sehingga guru-guru bisa mempraktekan dalam pembelajaran sehari-hari dan bisa mengajarkan juga ke para siswa dan orang tua siswa.

Nico Harared salah satu Tim Dosen Abdimas Unindra dalam materi pelatihan menyampaikan tentang penggunakan google form untuk pembuatan soal ujian atau quiz. Selain disampaikan secara teori, guru-guru juga langsung didampingi untuk praktek membuat soal ujian atau quiz menggunakan google form.

Sedangkan di materi pelatihan kedua, M. Rinzat Iriansyah menyampaikan materi tentang pemanfaatn Canva untuk membuat bahan presentasi atau poster yang lebih menarik dan praktis dan bisa dibuat di handphone.

Amanda, salah satu perwakilan mahasiswa program kampus mengajar menyambut baik kegiatan pelatihan ini dan berharap guru-guru bisa menggunkannya dalam pembelajaran sehari-hari. Begitu juga dengan Dewi, salah satu guru yang mengikuti pelatihan sangat berterima kasih dengan adanya pelatihan yang adiadakan oleh Dosen Unindra ini dan berharap bisa mempraktekan dalam kegiatan pengajaran sehari-hari.

Dalam penutupan kegiatan pelatihan, Dwi Rorin Mauludin Insana selaku Ketua Tim Dosen Abdimas Unindra dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kampus Mengajar mengharapkan adanya kolaborasi dan sinergi yang baik antara pihak sekolah, kampus, guru, Dosen dan mahasiswa dalam rangka mendukung program Kampus Mengajar Merdeka Belajar Kampus Merdeka yaitu mewujudkan pendidikan di Indonesia yang semakin baik dan berkualitas.

Continue Reading

Trending