Connect with us

CityHealth&Beauty

Kupas Tuntas Marital Rape atau Pemerkosaan dalam Pernikahan

Published

on

Marital Rape

Baru-baru ini, publik Tanah Air dikejutkan dengan kasus ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik, yang memaksa istrinya, Marlina Octoria berhubungan intim saat sang istri sedang datang bulan.

Dalam pengakuan di acara Hotman Paris Show, Marlina Octoria, mengaku Mansyardin Malik seringkali memintanya melakukan hubungan intim melalui belakang atau anal.

Tak hanya itu saja, Marlina mengaku Mansyardin kerap meminta berhubungan suami istri hingga sepuluh kali dalam sehari.Dia mengatakan ayah Taqy Malik itu hanya berhenti melakukan hubungan suami istri pada saat masuk waktu beribadah.

Jika terbukti benar, apa yang dilakukan oleh Mansyardin Malik itu masuk dalam kategori marital rape atau pemerkosaan dalam pernikahan. Ini merupakan dalah pemerkosaan dalam perkawinan atau pernikahan. Sama seperti kasus pemerkosaan lain, dalam marital rape juga terjadi pemaksaan hubungan seks dengan pasangan dan absennya persetujuan yang setara.

Baca Juga :

  1. Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Jadi Bahan Pergunjingan Malaysia
  2. PBB Siapkan Dana 45 Juta Dolar AS untuk Bantuan Sistem Perawatan Kesehatan Afganistan
  3. AS Menangguhkan Bantuan Dana Kubah Besi Israel Senilai $1 Miliar

Sebagian orang menertawakan istilah marital rape. Sebab, mereka berpikir tak mungkin ada pemerkosaan dalam pernikahan. Penting untuk diingat bahwa setuju untuk menikah tidak sama dengan setuju untuk mengikuti kemauan semua pasangan.

Setiap individu memiliki otoritas untuk dirinya sendiri, bukan orang lain, termasuk pasangannya.

Terkait marital rape, perempuan sebenarnya memiliki otoritas untuk menolak atau menyetujuinya. Perlindungan hukum terkait marital rape ini yakni terdapat pada UU Nomor 23 Tahun 2004 mengenai Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Segala bentuk kekerasan, paksaan atau bahkan ancaman tanpa persetujuan kedua belah pihak yang terjadi dalam ranah rumah tangga termasuk kategori KDRT.

Ragam Bentuk Marital Rape

Marital Rape

Marital rape dibagi menjadi beberapa bentuk, yaitu:

Hubungan seks yang dipaksakan

Beberapa pasangan berpikir bahwa pernikahan menjadi jalan legal untuk selalu berhubungan seks. Padahal, hal tersebut tentu tidak benar. Penting untuk diingat bahwa hubungan senggama harus mendapatkan kesepakatan dari kedua belah pihak, yakni suami dan istri.

Apabila pasangan memaksa hubungan seks, menyakiti pasangannya, hingga melukai orang yang harusnya ia lindungi, hubungan seks tersebut tentu masuk ke pemerkosaan dalam pernikahan atau marital rape.

Hubungan seks namun pasangan merasa terancam

Seks seharusnya memberi kesenangan untuk masing-masing pasangan. Apabila hubungan seks disertai ancaman penyerangan, esensi seks yang bersifat konsensual akan hilang dan menjelma menjadi bentuk pemerkosaan.

Hubungan seks dengan manipulasi

Manipulasi dapat berarti tuduhan bahwa pasangannya tidak setia, tidak baik, dan tidak memahami kebutuhan pasangan pemerkosa. Manipulasi tersebut juga termasuk mengancam secara verbal untuk meninggalkan pasangan jika hasrat seksualnya tak dipenuhi.
Apabila manipulasi ini membuat pasangan merasa tak ada pilihan, hubungan seks yang dilakukan tergolong pemerkosaan karena sebenarnya ada pihak yang tidak setuju.

Hubungan seks saat pasangan tak sadar

Consent atau persetujuan berarti kedua pihak memiliki kesadaran penuh untuk menyetujui segala aktivitas yang dilakukan, termasuk seks. Apabila pasangan berhubungan seks dengan istri atau suaminya yang tak sadarkan diri (dicekoki obat tidur dan perangsang, alkohol, racun, pingsan, atau tidur), jelas bahwa hubungan seks tersebut merupakan bentuk marital rape.
Bahkan, walau suami atau istri mengatakan “Ya” saat ia tak sepenuhnya sadar, hal itu tetaplah bukan bentuk persetujuan. Sebab, kembali lagi, pasangannya tidak sadar secara penuh.

Hubungan seks saat pasangan korban tak ada pilihan

Mengatakan “Ya” karena terpaksa dan seolah ia tak ada pilihan, berbeda dengan memberikan persetujuan untuk sama-sama mau berhubungan seks. Misalnya, korban tak ada pilihan karena mempertahankan pernikahan setelah diancam untuk bercerai, sehingga mengiyakan permintaan pasangannya.

Efek Psikologis Marital Rape

Marital Rape

Marital rape bisa menimbulkan trauma berat. Efeknya bisa sangat lama dan menyiksa. Korban bisa mengalami gangguan rasa cemas (anxiety), ketakutan, insomnia, post-traumatic stress disorder, hingga depresi.

Marital rape bisa muncul karena suami merasa berhak dilayani dan dipenuhi kebutuhan seksualnya oleh istri, dan ia tidak peduli apa yang terjadi pada istrinya atau apa yang membuat istrinya merasa nyaman.

Padahal, bagi seorang istri, kenyamanan dan kesediaan berhubungan seksual itu berkaitan dengan banyak faktor lain. Sementara suaminya hanya berpikir, istri wajib melayani suami, tanpa mencoba mengerti berbagai faktor lain, misalnya apakah istri sudah dimudahkan dan didukung oleh suami dalam menangani berbagai tugas majemuknya sebagai ibu, pengelola rumah tangga, pengurus anak, sekaligus pencari nafkah.

Kunci untuk mencegah marital rape adalah konseling dan akan sangat membantu, bila dilakukan sedini mungkin. Berbagai hal dapat dibereskan sejak dini. Misalnya, suami diberi pemahaman mengenai kondisi istri, dan istri dapat belajar mengenai bagaimana mengomunikasikan ketidaknyamanannya dengan cara yang tidak menyinggung perasaan suami.

Konseling dengan konsultan pernikahan akan membantu, bila kedua belah pihak bersedia terbuka dan memiliki niat baik untuk memperbaiki hubungan.

Psikolog perlu menyampaikan kepada pihak wanita bahwa ia adalah pribadi yang berharga. Bila wanita sudah telanjur ada dalam hubungan tidak setara selama masa pacaran, sebaiknya ia mencari pertolongan untuk membebaskan diri, bukan membiarkan diri terus ada dalam hubungan yang penuh kekerasan, yang dalam perkawinannya nanti bisa dipastikan akan mengalami marital rape.

Berita Utama

Waspada! 5 Makanan Ini Bisa Memicu Kanker

Published

on

Makanan pemicu kanker

Kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian utama di seluruh dunia. Nah, salah satu pemicu kanker adalah makanan. Oleh karena itu, menjauhi makanan pemicu kanker jadi salah satu solusinya.

Mengutip World Health Organization (WHO), sekitar 9,6 juta jiwa meninggal karena kanker pada tahun 2018.

Adapun jenis kanker yang paling umum adalah kanker paru-paru dengan 2,09 juta kasus. Diikuti kanker payudara (2,09 juta kasus), kolorektal (1,80 juta kasus), prostat (1,28 juta kasus), kanker kulit (non-melanoma) (1,04 juta kasus), dan kanker perut (1,03 juta kasus).

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Makanan dan minuman tertentu dapat meningkatkan risiko berkembangnya kanker di dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi terlalu sering.

MyCity telah merangkum beberapa makanan yang bisa memicu kanker.

Makanan Kaleng

Meskipun makanan kaleng yang disajikan mungkin sehat, bahan kaleng tersebut bisa menjadi salah satu makanan pemicu kanker karena banyak kaleng dilapisi dengan bisphenol.

“Ini adalah pengawet yang telah terbukti bersifat karsinogenik pada hewan,” kata Anton Bilchik, MD, PhD, profesor bedah dan kepala penelitian gastrointestinal di Institut Kanker John Wayne di Pusat Kesehatan Providence Saint John di Santa Monica.

Bisphenol yang juga dikenal sebagai BPA (bahan kimia industri yang digunakan untuk membuat plastik dan resin tertentu), berhubungan dengan kanker payudara dan prostat, menurut jurnal Annals of the National Institute of Hygiene Polandia.

Makanan dengan Kadar Garam Tinggi

Jika Cityzen suka makan camilan asin, sebaiknya mulai dikurangi ya karena makanan-makanan dengan kadar garam tinggi termasuk dalam makanan pemicu kanker.

Menurut Victoria Manax, MD, kepala petugas medis di Pancreatic Cancer Action Network dan ahli onkologi, terlalu banyak mengonsumsi garam menyebabkan tekanan darah tinggi dan hal ini berhubungan dengan risiko kanker tertentu.

“Orang-orang yang paling berisiko terkena masalah kesehatan karena pola makan gemar makan sesuatu yang asin termasuk orang-orang yang berusia di atas 50 dan penderita diabetes,” katanya.

Daging Olahan

Beberapa jenis daging olahan seperti sosis, hot dog, nugget, pepperoni, dendeng dan daging yang diawetkan dengan diasinkan, daging yang diasap, atau menggunakan bahan pengawet kimia, adalah bagian dari makanan pemicu kanker.

Menurut studi dalam jurnal The Lancet Oncology, disebutkan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari dapat meningkatkan risiko kanker usus sebesar 18%.

Jika hendak membeli dan mengonsumsi daging olahan, carilah produk yang bebas kandungan nitrat dan nitrit, serta tidak ditambahkan bahan pengawet untuk opsi yang lebih baik.

Gula yang Diproses dan Pemanis Sintetis

Ada beberapa alasan penting yang perlu diketahui kenapa gula dapat menjadi makanan penyebab kanker. Gula memberi makanan pada sel kanker. Gula melemahkan sistem daya tahan tubuh dengan melemahkan kesanggupan tubuh dalam memerangi infeksi. Gula dapat menjadi racun kimiawi.

Contoh spesifik gula atau pemanis yang dapat menaikkan risiko kanker, yakni: Gula halus Pemanis buatan Soda pop Siklamat.

Biji-bijian yang Telah Diproses

Apabila biji-bijian digiling, maka lapisan luar yang disebut endosperm dan lapisan dalamnya akan keluar. Ini artinya, lebih dari 24 macam mineral, vitamin, serat dan zat gizi yang penting lainnya dalam biji-bijian akan terbuang dan hanya akan membebani tubuh.

Contoh spesifik biji-bijian yang telah diproses dan dapat menjadi makanan penyebab kanker, yakni: Tepung putih yang diproses Keripik kentang Mi yang dicampur bahan pengawet, Popcorn microwave.

Continue Reading

CityHealth&Beauty

Pinhome Home Service Meluncurkan Jasa Massage

Published

on

PinHome Home Service

Pinhome tak hanya menyediakan layanan transaksi secara end-to-end, tapi juga memberikan akses kemudahan terhadap layanan rumah tangga dan gaya hidup. Salah satunya dengan meluncurkan jasa massage melalui layanan Pinhome Home Service (PHS).

Layanan tersebut menjadi jasa kelima yang ditawarkan oleh Pinhome setelah sebelumnya menyediakan jasa rumah tangga berupa jasa kebersihan rumah, cuci mobil, cuci AC, dan disinfectant fogging. Massage hadir untuk menjawab tingginya kebutuhan konsumen akan jasa relaksasi tanpa repot keluar rumah di tengah pandemi.

PHS sendiri dapat dipesan melalui aplikasi Pinhome ataupun aplikasi Gojek di menu GoService. Namun khusus untuk massage, jasa ini eksklusif hanya dapat dipesan melalui aplikasi Pinhome. PHS menyediakan tiga jenis jasa massage yaitu full body massage (pijat), full body massage & reflexology, serta reflexology & light massage.

Baca Juga :

  1. Kronologi Tewasnya Direktur Indomaret di Tol Cipularang
  2. Usai 19 Tahun, Piala Thomas Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi
  3. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi

Untuk full body massage meliputi kepala, badan, punggung, kaki, dan tangan menggunakan Lima Gerakan Dasar (Five Basic Movements) berdurasi 60-180 menit. Kemudian light massage merupakan jasa pijat tanpa menggunakan minyak oles berdurasi 30 menit, pemijatan ini dilakukan di area punggung, tangan, serta kepala. Terakhir yakni perawatan pijat kaki dengan menggunakan berbagai derajat penekanan pada telapak kaki berdurasi 15 menit.

Untuk memastikan kepuasan konsumen, PHS berkomitmen untuk memberikan pengalaman pelayanan terbaik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat. Konsumen juga tak perlu khawatir karena PHS memberikan garansi dan asuransi layanan serta dibekali dengan rekan jasa terlatih.

konsumen dapat memilih gender rekan jasa yang bertugas serta bebas mengatur jadwal pemesanan maksimal hingga tujuh hari ke depan sesuai jam operasional. Jasa massage sendiri dapat dipesan pada pukul 08.00 – 22.00 WIB. Untuk transaksi pertama lewat aplikasi Pinhome, PHS memberikan potongan hingga 70 persen (maksimal Rp35 ribu) berlaku di semua layanan jasa dengan kode voucher PINHOME70.

Saat ini, layanan massage tersedia di sepuluh kota yaitu wilayah DKI Jakarta, kota Tangerang Selatan, kota Depok, kota Bekasi, kota Bandung, dan kota Surabaya, dengan tarif bervariasi berdasarkan masing-masing area.

Untuk memesan jasa massage, buka aplikasi Pinhome lalu ke menu jasa dan pilih jasa massage yang diinginkan. Masukkan data pesanan meliputi lokasi, sesi layanan, jadwal pesanan, dan pilihan gender rekan jasa, setelah itu pesanan berhasil diproses. Sistem Pinhome akan mengarahkan pesanan ke rekan jasa terdekat dari lokasi konsumen.

Continue Reading

Berita Utama

Inilah 10 Negara Penghasil Madu Terbesar di Dunia, Iran Kelima

Published

on

Madu

Madu merupakan sumber nutrisi penting bagi tubuh manusia dan telah digunakan sejak dulu di berbagai belahan dunia sebagai minuman yang menyehatkan. MyCity telah merangkum 10 negara penghasil madu terbesar di dunia.

Madu sangat populer dalam dunia kesehatan, karena penggunaannya yang sejak dulu sebagai obat tradisional. Potensi dan manfaat madu dalam dunia kesehatan didapat dari kandungan nutrisinya.

Madu yang kaya nutrisi dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan antioksidan dalam madu dapat membantu tubuh melawan radikal bebas.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Radikal bebas yang masuk ke tubuh dapat memicu refluks asam lambung karena merusak sel-sel yang melapisi saluran pencernaan. Tidak hanya pada perut, jika refluks asam lambung kambuh, juga bisa mengiritasi kerongkongan.

Kemudian, mau memiliki potensi menurunkan risiko kanker. Madu memiliki senyawa aktif yang bersifat antikanker. Oleh karena itulah, salah satu penelitian pada jurnal Pharmacognosy research menyebutkan bahwa madu mungkin memberi manfaat untuk menurunkan risiko berbagai kanker.

Penyakit kanker terjadi akibat sel-sel tubuh menjadi abnormal; tumbuh tanpa kendali dan tidak mati. Akibatnya, sel menumpuk dan membentuk tumor. Senyawa aktif pada madu dapat mencegah poliferasi sel dan merangsang apoptosis.
Poliferasi sel adalah siklus pembelahan sel, saat sel membelah menjadi dua sel turunan. Sementara, apoptosis adalah program yang memrintahkan sel untuk mati.

Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization (FAO) pada tahun 2019, China menempati posisi pertama dengan produksi madu 444.100 ton. MyCity telah merangkum 10 negara lain yang juga merupakan penghasil madu terbesar di dunia.

Turki

Madu Turki

Turki adalah satu di antara salah satu negara di kawasan Uni Eropa yang memiliki produksi lebar tertinggi di dunia. Di negara ini, lebah banyak dibudidayakan oleh petani di beberapa provinsi seperti Mugla, Ordi, Adana, Aydin, Sivas dan Mersin.

Produksi madu di Turki mencapai 109 ton. Sebagian produksi itu dimanfaatkan untuk konsumsi dalam negeri. Selain itu, Turki juga mengekspor madunya ke beberapa negara yakni Jerman, AS, Yordania, Hungaria, Irak, Arab Saudi, dan Austria.

Kanada

Madu Kanada

Kanada merupakan kawasan di Benua Amerika yang memiliki produksi madu melimpah. Produksi madu Kanada pada tahun 2019 mencapai 80 ribu ton. Provinsi Ontario dan British Columbia menjadi penghasil madu terbesar di sana.

Madu Kanada umumnya diekspor ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan China.

Argentina

Madu Argentina

Argentina menjadi negara produksi madu terbesar keempat di dunia. Produksi madu di Argentina mencapai 78 ribu ton. Pada Juli 2020, terdapat 13,7 ribu produsen madu di Argentina, 4,3 ribu di antaranya berlokasi di Provinsi Buenos Aires. Adapun, Entre Rios menempati posisi kedua dengan 2,5 ribu produsen madu.

Iran

Madu Iran

Iran menempati posisi kelima negara penghasil madu terbesar di dunia. Produksi madu Iran mencapai 75 ribu ton berdasarkan data FAO. Secara statistik, terdapat beberapa area utama produksi madu di Iran.

Provinsi yang menjadi tempat penghasil madu di Iran di antaranya adalah West Azarbaijan, Azandaran, dan Ardabil. Iran memiliki sekitar 6 juta sarang lebah yang tersebar di berbagai provinsi.

Daftar Negara Penghasil Madu Terbesar di Dunia

China: 444.100 ton
Turki: 109.330 ton
Kanada: 80.345 ton
Argentina: 78.927 ton
Iran: 75.463 ton
Amerika Serikat: 71.179 ton
Ukraina: 69.937 ton
India: 67.141 ton
Rusia: 63.526 ton
Meksiko: 61.986 ton

Continue Reading

Trending