Connect with us

Berita Utama

Terungkap Sirkuit Mandalika Masuk Kalender Balap MotoGP 2022

Published

on

Sirkuit Mandalika

Kabar baik akhirnya tiba bagi para penggemar motor balap atau MotoGP indonesia. Terdapat pemberitahuan penting soal penggunaan Sirkuit Mandalika pada ajang MotoGP 2022 .

Menurut informasi dari Speedweek, jadwal sementara MotoGP 2022 baru akan secara resmi dirilis pada akhir September ini. Pihak Speedweek pun mengklaim dapat bocorannya secara eksklusif. Dalam daftar kalender itu, Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah MotoGP 2022 pada awal musim.

MotoGP musim depan dimulai pada 6 Maret 2022 di Sirkuit Losail, Qatar. Kemudian MotoGP Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP 2022 seri kedua. Kalender tersebut menyebutkan MotoGP Indonesia di Mandalika akan digelar antara tanggal 13 Maret atau 20 Maret.

Baca Juga :

  1. Seruan Puan Maharani ke Jokowi Soal Kapal China Masuk ke Natuna
  2. Patroli di Laut Natuna Utara, TNI AL Pastikan Tak Menemukan Kapal Asing!
  3. GNPF, FPI & PA 212: Waspada Bangkitnya PKI, Komunis Itu Nyata

Sejak Oktober 2019, pembangunan Sirkuit Mandalika sudah dimulai. Sirkuit ini memiliki 17 tikungan dengan panjang 4,31 kilometer. Kapasitas penonton Sirkuit Mandalika mencapai 195.700 orang yang terdiri dari tribune berdiri, duduk, dan VIP atau Hospitality Suites. Area paddock Mandalika sirkuit sanggup menaungi 40 garasi.

Sirkuit di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) ini terus berbenah untuk menyambut Kejuaraan Dunia Balap Motor MotoGP musim 2021. Situs resmi MotoGP juga memasukkan Sirkuit Mandalika sebagai salah satu tuan rumah balapan musim depan dan ditempatkan di urutan ke-15, setelah MotoGP Thailand dan sebelum MotoGP Argentina.

Kondisi terakhir Sirkuit Mandalika Lombok sampai Desember 2020 yakni pekerjaan tanah atau proses groundwork menunjukkan progres yang positif karena sudah mencapai 94,3 persen, dan Land Clearing seluas 497.239 meter persegi atau 94,74 persen.

Berikut kalender sementara MotoGP 2022 seperti dikutip Speedweek:

06 Maret: Sirkuit Losail/Qatar
13 atau 20 Maret: Sirkuit Jalan Raya Mandalika/Indonesia
03 April: Termas de Río Hondo/Argentina
10 April: Sirkuit Amerika/Texas
24 April: Portimão/Portugal
01 Mei : Jerez/Spanyol
15 Mei: Le Mans/Prancis
29 Mei: Mugello /Italia
5 Juni: Catalunya/Spanyol
19 Juni: Sachsenring/Jerman
26 Juni: Assen/Belanda
10 Juli: KymiRing/Finlandia
07 Agustus : Silverstone/Inggris
21 Agustus: Red Bull Ring/Austria
11 September: MotorLand Aragón/Spanyol
18 September: Misano/Italia
02 Oktober: Motegi/Jepang
09 Oktober: Buriram/Thailand
23 Oktober: Pulau Phillip/Australia
30 Oktober: Sepang/Malaysia
13 November: Valencia/Spanyol.

Berita Utama

BMKG Peringatkan Warga untuk Waspada Hujan Lebat di Jakarta Hari Ini

Published

on

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan lebat hari ini. Warga diminta tetap waspada dengan perubahan cuaca yang terjadi.

“Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada pagi, siang dan sore hari. Waspada potensi banjir di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada pagi dan siang hari,” tulis peringatan dini BMKG di laman resminya, Rabu (27/10/2021).

Baca juga :

  1. Pemerintah Indonesia Studi Banding ke Township Serpong untuk Bangun Ibu Kota Negara Baru
  2. 300 Rumah Masyarakat Sekitar Sirkuit Mandalika Disulap Jadi Homestay
  3. Menkeu: Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Tetap Waspada

Untuk prakiraan cuaca siang hari nanti, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi hujan ringan. Lalu pada malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi berawan dan pada dini hari seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah berawan.

Adapun untuk rata-rata suhu udara di Jakarta hari ini antara 23-29 derajat celcius dengan kelembapan udara mencapai 85-90 persen.

Continue Reading

Berita Utama

Pemerintah Bersiap Perketat Prokes Cegah Lonjakan Covid-19 Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Published

on

Pemerintah tengah bersiap melakukan pengendalian mobilitas masyarakat dan pengetatan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 usai masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Selasa (26/10).

Rakor tersebut berlangsung secara daring dan luring, dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan dimoderatori oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Turut hadir perwakilan dari sejumlah instansi yakni: Kemenhub, Kemenko Perekonomian, KemenPUPR, Kemenparekraf, Kominfo, Kemenkes, Kemendag, Korlantas Polri, dan Dishub.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa yang menjadi landasan pemerintah untuk melakukan pengetatan mobilitas dan protokol kesehatan (prokes) di masa libur Nataru yakni, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tren penurunan kasus Covid-19 tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan kasus Covid-19.

Baca Juga :

  1. Desa Wisata Tinalah, Jejak Sejarah dan Eksotisme Alam Kulon Progo
  2. Wow, Kafe Anjing di Arab Saudi Kini Punya Cabang Baru di Riyadh
  3. Pemerintah Indonesia Studi Banding ke Township Serpong untuk Bangun Ibu Kota Negara Baru

“Kegiatan berskala besar dan luas seperti libur nasional dan libur kegiatan keagamaan biasanya menyebabkan kerumunan massa dan seringkali menyebabkan terjadinya lonjakan kasus COVID-19,” jelas Menteri Muhadjir.

Menteri Muhadjir mengatakan, melalui Surat Keputusan Bersama 3 Menteri telah menghapus cuti bersama pada 24 Desember 2021, yang ada hanya libur Sabtu-Minggu biasa karena 25 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 jatuh pada hari Sabtu.

Lebih lanjut Menteri Muhadjir mengungkapkan, telah mengkoordinasikan Kementerian/Lembaga terkait antara lain: Kemenhub, Kemenag, Kemendagri, KemenPAN-RB, Kemenparekraf, Kemenkes, Kemendikbudristek, Kemenaker, Kominfo dan TNI/Polri, untuk menyiapkan kebijakan dan langkah antisipasi menghadapi libur Nataru, khususnya pada rentang tanggal yang dianggap krusial yaitu mulai 23 Desember 2021 s.d 3 Januari 2022.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pembatasan mobilitas dan pengawasan prokes harus dilakukan pada masa libur Nataru. Mengingat, upaya pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19 sampai saat ini sudah berjalan baik, agar jangan sampai terjadi kenaikan kasus usai libur Natal dan Tahun Baru.

“Semua pihak harus belajar dari negara-negara lain yakni: Tiongkok, Inggris, Jerman, dan beberapa negara lainnya, yang mengalami gelombang ketiga kasus Covid-19. Saya harap seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama kompak menjaga kondisi yang sudah mulai membaik ini,” jelas Menhub.

Selain upaya pengendalian mobilitas dan pengetatan prokes, Menhub juga menginstruksikan agar para operator transportasi dapat memastikan kesiapan sarana transportasi massal baik dari aspek keselamatan, kelaikan, kondisi kesehatan para SDM Transportasi, dan aspek penting lainnya.

“Saya mendorong agar ramp check pada seluruh moda dapat dilakukan. Tidak hanya pengecekan kelaikan sarana, tetapi juga pengecekan kondisi kesehatan awak transportasinya,” ujar Menhub. 

Continue Reading

Berita Utama

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Tempur Yaman

Published

on

Koalisi Saudi mengklaim menembak jatuh dua drone pasukan Yaman yang hendak menyerang selatan Arab Saudi.

 Dinukil dari IRNA pada Rabu, 27 Oktober 2021, Arab Saudi telah mencegat dan menghancurkan pesawat tak berawak bermuatan bom yang mencoba menargetkan Bandara Internasional Abha. Pertahanan udara Saudi juga mencegat dan menghancurkan drone bermuatan bom yang dimaksudkan untuk menyerang kota Najran (Arab Saudi selatan).

Baca Juga :

  1. Israel Gusur Makam Bersejarah Muslim di Yerusalem
  2. Ini Penyebab Kapolres Nunukan Aniaya Brigadir SL
  3. Pemerintah Indonesia Studi Banding ke Township Serpong untuk Bangun Ibu Kota Negara Baru

Pejabat Yaman,  berulang kali memperingatkan koalisi Saudi bahwa tentara dan komite rakyat Yaman akan terus menargetkan pangkalan militer Saudi, fasilitas dan bandara sebagai pembalasan atas serangan koalisi Arab di negara itu.

Pada tanggal 26 April 1994, Arab Saudi, dalam bentuk koalisi beberapa negara Arab dan dengan bantuan Amerika Serikat, melancarkan perang skala penuh melawan Yaman dengan dalih untuk kembali.

Badan PBB, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF, telah berulang kali mengatakan bahwa rakyat Yaman terus menghadapi kelaparan dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad terakhir.

Continue Reading

Trending