Connect with us

Tekno

Jaringan Telkomsel dan Indihome Lemot, Begini Reaksi Masyarakat

Published

on

Telkomsel dan Indihome Gangguan (Source: Tribunnews.com)

PT. Telkom Indonesia memberikan klarifikasinya terkait adanya gangguan koneksi terhadap layanan internet. Seperti yang diketahui gangguan ini telah terjadi pada Minggu (19/9) sekitar pukul 18.30 WIB.

Hal ini diungkapkan oleh SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza bahwa gangguan tersebut telah terjadi sekitar pukul 17.33 WIB. Ia menegaskan bahwa gangguan tersebut terjadi pada sistem komunikasi laut Jawa, Sumatera, dan Kalimantan untuk ruas Batas-Pontianak.

Akibat dari adanya gangguan ini mengakibatkan penurunan kualitas layanan internet fixed broadband (Indihome) maupun mobile broadband (Telkomsel) di beberapa wilayah Indonesia. Masalah jaringan ini, banyak Cityzen yang mengeluh melalui Twitter hingga trending sampai hari ini.

“Dear Telkomsel & Indihome, please, it’s been more than 12 hours now. The internet is already working, but why is it so slow like a turtle? We didn’t pay thousands of money for this! “Please restart your modem” DAMN PLEASE RAN OUT OF IDEAS TO GIVE NEW SUGGESTIONS?!?” tulis akun @raveneries melalui Twitter.

Baca Juga:

  1. Rafathar Trending Twitter, Netizen: Makin Gede Makin Cakep!
  2. Susi Pudjiastuti Bagikan Pengalaman Mengurus SIM yang Telah Mati 20 Tahun, Netizen: Video ini hapus saja!
  3. Brand Lokal Nona Luncurkan Koleksi Baru yang Terinspirasi dari Surat Cinta

“Saat ini kami sudah langsung melakukan rerouting trafik sebagai alternatif jalur komunikasi menuju Batam, sehingga kualitas layanan dapat segera kembali normal sebelum tengah malam ini,” ujar Ahmad.

Hingga saat ini pihak Telkomsel masih mengidentifikasi penyebab terjadinya gangguan ini. Bahkan, pihaknya telah menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna yang terkena dampak gangguan jaringan tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ahmad selaku Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin yang mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pemulihan terkait layanan yang terdampak.

“Saat ini kami bersama TelkomGroup sedang berusaha untuk menemukan penyebab gangguan dan memprioritaskan percepatan pemulihan akses layanan internet di seluruh wilayah yang terdampak,” ujar Denny.

Menurutnya, gangguan jaringan Telkomsel ini dialami di sejumlah titik di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Natuna, Kalimantan Sulawesi, dan Papua.

Tekno

Indonesia Bakal Jadi Raja Panel Surya di Tahun 2050

Published

on

Panel surya

Indonesia merupakan salah satu negara tropis dengan sinar matahari yang melimpah ruah sepanjang tahun. Pada tahun 2050, Indonesia berpotensi menjadi negara maju yang bebas dari energi fosil. Seluruh kebutuhan energi untuk transportasi, industri, hingga peralatan memasak dapat dipasok dari energi surya.

Pada masa itu, konsumsi listrik dapat mencapai 9.000 terrawatt jam (TWh), meningkat 30 kali lipat dibanding saat ini yang sebesar 300 TWh. Permintaan setrum ini bisa dipenuhi oleh sekitar 10 miliar panel pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 7 terrawatt (TW), yang tersebar di seluruh penjuru negeri.

Prediksi ini bukan sekadar impian belaka. Badan Energi Internasional (IEA) menyatakan bahwa saat ini PLTS telah menjadi pembangkit listrik termurah. PLTS tercatat menyumbang separuh dari total tambahan kapasitas pembangkit listrik di seluruh dunia.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Riset terbaru tim 100 persen Renewable Energy dari Australian National University (ANU) pun mengungkapkan bahwa Indonesia mempunyai potensi energi surya berlimpah.

Potensinya jauh lebih besar dibanding gabungan seluruh potensi energi terbarukan lainnya seperti air, angin, hingga panas bumi. Bahkan, potensi energi surya yang ada akan melampaui perkiraan konsumsi energi di tahun 2050.

Miliaran panel surya itu ditaksir bakal memakan lahan hingga 35 ribu kilometer persegi (km²), hampir seluas wilayah Jawa Barat. Lantas, di mana kita akan memasangnya?

Sebuah studi menganalisis miliaran panel surya ini dapat dipasang pada atap-atap rumah dan bangunan, lahan bekas tambang batu bara, lahan pertanian, dan terapung di permukaan waduk, danau, maupun laut.

Indonesia memiliki luas daratan dan perairan masing-masing mencapai 1,9 juta dan 6,4 juta meter persegi. Itu berarti, panel surya pada 2050 nanti hanya membutuhkan 0,4 persen dari total luas wilayah Insonesia.

Saat ini, kapasitas PLTS listrik di Indonesia masih kecil, hanya 154 megawatt (MW). Torehan ini masih kalah dengan Australia (25.000 MW), Vietnam (16.500 MW), dan bahkan Singapura (377 MW).

Kapasitas PLTS Indonesia tentunya masih bisa digenjot. Indonesia akan mengoperasikan PLTS terapung pertama berkapasitas 145 MW di Waduk Cirata pada tahun depan. Pemerintah juga akan mengembangkan proyek serupa di 8 waduk lain di Jawa dan Sumatra.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan pembangkit listrik di lahan bekas tambang dengan total kapasitas 2.300 MW, dengan rincian di Bangka Belitung (1.250 MW) serta di Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur, masing-masing 1.000 MW dan 53 MW.

Sementara, pemakaian PLTS atap bangunan juga bersiap untuk lepas landas. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral merilis regulasi Nomor 26 Tahun 2021 yang mewajibkan PLN membayar 100 persen listrik dari PLTS atap. Aturan ini dapat menjadi pemanis agar lebih banyak pemilik bangunan dan rumah memasang panel surya.

Energi surya dapat menjadi peluang besar bagi pemenuhan energi masa depan. Guna menggenjot kapasitas PLTS, lokasi potensial di atas harus dimanfaatkan.

Continue Reading

Berita Utama

Permudah Layanan, Bisnis Resto di Indonesia Siap Gunakan Teknologi Robot

Published

on

By

PUDU Robot

Bisnis hospitality terutama restoran di berbagai negara mulai bergerak, demikian pula di Indonesia, para pengusaha melakukan inovasi pelayanan agar para tamu merasa aman, nyaman dan tentram paska menurunkan level PPKM.

Beberapa restoran melakukan peningkatan pelayanan dengan menggunakan teknologi canggih robot, salah satu fungsinya robot dipekerjakan untuk mengantarkan pesanan makanan dan minuman, selayak pramusaji.

Penggunaan robot dimaksudkan untuk meminimalkan kontak langsung dengan para tamu juga memberi penyegaran dengan menyediakan nuansa dan pengalaman baru.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

Teknologi robot sudah banyak diterapkan di industri manufaktur Indonesia seiring perjalanan memasuki era revolusi industri 4.0. Dalam penerapannya, robot tidak menggantikan peran manusia namun teknologi robot dapat membantu meringankan beban dan memudahkan proses pekerjaan manusia dan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.

Melihat luasnya fitur teknologi robot yang bisa di manfaatkan oleh masyarakat Indonesia, salah satu perusahaan robot berteknologi canggih membuka showroom pertamanya di Indonesia.

Berkantor pusat di Shenzhen sejak 2016, hari ini PUDU Robot Indonesia membuka showroom pertamanya yakni Pudu Robot Pik Fit Showroom di Jakarta.

Robot-robot pintar jenis robot pelayan (server) akan ditampilkan, di antaranya yakni PuduBot,robot pengantar makanan yang sangat rajin dan efisien, BellaBot, robot pramusaji premium yang sangat cantik dan lincah.

“Jenis robot yang dikembangkan oleh PUDU Robot sangat mendukung industri hospitality di Indonesia yang mulai bergairah kembali dan karena alasan tersebut kami hadir di sini,” ungkap Lucifer Zhao selaku Country Manager of PUDU Robot Indonesia di Jakarta, Senin, (25/10).

Sementara itu, Calvin Lukmantara, CEO Pudu Robot Indonesia menjelaskan, dengan adanya robot ini, kedepannya akan mempermudah aktivitas masyarakat terutama dalam mengerjakan pekerjaan sulit.

“Dengan adanya showroom ini diharapkan masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dengan teknologi robot pintar. Robot tidak meniadakan peran manusia, justru dengan adanya robot, pekerjaan yang berat, kotor dan berbahaya dapat dengan mudah ditangani oleh robot,” tegasnya.

Teknologi robot membuat pekerjaan manusia lebih ringan dan efisien. Kedepannya, PUDU Robot Indonesia akan terus berinovasi menghadirkan robot-robot canggih lainnya agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan sesuai perkembangan dan tuntutan gaya hidup masyarakat modern.

Continue Reading

Berita Utama

Transaksi e-Commerce Meningkat Tinggi, Kemenperin Luncurkan Program e-Smart IKM

Published

on

E-smart IKM

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) berkomitmen untuk mendorong para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dapat mengaplikasikan teknologi digital termasuk dalam aspek pemasaran.

Transformasi digital yang terjadi saat ini dipercepat dengan kondisi dunia karena terjadinya pandemi Covid-19. Kondisi tersebut telah mengubah perilaku konsumen, salah satunya dalam hal pemilihan saluran pembelian atau belanja konsumen.

Plt. Dirjen IKMA Kemenperin, Reni Yanita menyampaikan, pihaknya melihat adanya peluang ekonomi digital Indonesia yang begitu luar biasa. Oleh karena itu, pada tahun 2017, Kemenperin meluncurkan program e-Smart IKM.

“Program ini diharapkan agar produk-produk IKM nasional memiliki kualitas yang bisa berdaya saing global, dengan memanfaatkan platform digital yang ada seperti e-commerce, website dan media social,” tutur Reni di Jakarta, Minggu (24/10). Menurut data Bank Indonesia (BI), nilai transaksi e-commerce Indonesia pada tahun 2020 mencapai Rp266,3 triliun.

Baca Juga :

  1. Uji Coba, 2 LRT Jabodetabek Cawang-Cibubur Tabrakan
  2. Ini Konsep Gedung Perkantoran New Normal di Kawasan TOD
  3. Klaim Batik dari Negaranya, Miss World Malaysia Kena Bully Warganet Indonesia

Sejak tahun 2020, pelaksanaan program e-Smart IKM menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Gernas BBI merupakan sebuah gerakan nasional sebagai bentuk dukungan terhadap industri/produk dalam negeri.

“Selain itu, kampanye Gernas BBI yang intens dilakukan pemerintah juga bertujuan meningkatkan UMKM/IKM onboarding di plaform digital, dengan target sebanyak 30 juta UMKM/IKM onboarding pada tahun 2023,” ungkapnya.

Reni menambahkan, pihaknya telah melaksanakan berbagai program dalam mendukung Gernas BBI, di antaranya pelaksanaan webinar series bersama marketplace Indonesia dan puncaknya pada Festival Joglosemar pada bulan Mei 2021. Sebagai kelanjutan program pembinaan dari Gernas BBI,Ditjen IKMA melaksanakan kegiatan Workshope-Smart IKM bagi sentra IKM di Kota Malang.

‘’Sebagai tindak lanjut program e-Smart IKM ini, ke depannya kepada para IKM yang aktif dan lolos kurasi akan dipilih untuk mengikuti sustainable program dari Ditjen IKMA, antara lainpendampingan digital marketing, manajemen usaha, dan fasilitasi membership di e-commerce global dalam program IKM Go Global,” paparnya.

Reni mengajak pemerintah daerah dan kolaborator untuk dapat meneruskan pembinaan kepada para IKM, sehingga mereka mendapat akses untuk terus berkembang dalam rangka meningkatkan daya saing industri demi masa depan Indonesia yang lebih baik. “Apresiasi yang sebesar-besarnyakepada marketplace yang bersedia berkolaborasi bersama kami dalam upaya edukasi kepada IKM. Sudah saatnya marketplace di Indonesia dibanjiri oleh produk lokal,” tambahnya.

Continue Reading

Trending