Connect with us

Berita Utama

Tahap Ke-69, Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Published

on

Pemerintah As Kembali Kirimkan Vaksin Pfizer ke Indonesia – unsplash.com (Braňo)

Indonesia kedatangan vaksin Covid-19 Pfizer sejumlah 1.140.750 dosis pada hari ini, Minggu (19/9).

Kedatangan itu menjadi yang ke-69 untuk Indonesia. Jadi, total vaksin yang tiba di Indonesia hingga kini mencapai 257.350.400 dosis.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, menyatakan pengiriman tahap ketiga dari pemerintah AS itu merupakan bagian 4.644.900 dosis tambahan melalui dose-sharing mechanism.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Sebelumnya, Indonesia menerima dukungan dose-sharing vaksin Pfizer dari Pemerintah AS sebanyak 2.632.500 dosis yang dikirim dalam dua tahap.

Tahap pertama pada tangal 16 September sejumlah 877.500 dosis dan tanggal 17 September sebanyak 1.755.000 dosis. Rencananya, tahap keempat sebesar 871.650, dan akan tiba 23 September mendatang.

“Jika dijumlah keseluruhan dengan vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia sebesar 8.000.160, maka dukungan dose-sharing Pemerintah AS akan berjumlah 12.645.060 dosis,” kata Johnny, Minggu (19/9).

Menurut Johnny, kerja sama intenal, baik bilateral maupun multilateral berperan dalam penanganan Covid-19. Selain itu, Indonesia turut aktif dalam upaya penyetaraan akses vaksin di dunai.

“Kerja sama antar negara sangat dibutuhkan dalam upaya mencegah muncul, berkembang, dan menyebarnya varian baru,” ungkapnya.

Selai itu, Johhny pun menjabarkan bahwa dukungan masyarakat diperlukan untuk mensukseskan program vaksinasi nasional.

Oleh karena itu, pemerintah mengajak seluruh masyrakat untuk segera divaksinasi dnegan vaksin yang ada, tidak perlu pilih-pilih vaksin karena semua vaksin aman dan berkhasiat.

“Pemerintah juga tetap mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Apalagi mengingat kemungkinan masuknya varian baru virus Covid-19,” ujar Johnny.

Berita Utama

BMKG Peringatkan Warga untuk Waspada Hujan Lebat di Jakarta Hari Ini

Published

on

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan lebat hari ini. Warga diminta tetap waspada dengan perubahan cuaca yang terjadi.

“Waspada potensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada pagi, siang dan sore hari. Waspada potensi banjir di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada pagi dan siang hari,” tulis peringatan dini BMKG di laman resminya, Rabu (27/10/2021).

Baca juga :

  1. Pemerintah Indonesia Studi Banding ke Township Serpong untuk Bangun Ibu Kota Negara Baru
  2. 300 Rumah Masyarakat Sekitar Sirkuit Mandalika Disulap Jadi Homestay
  3. Menkeu: Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Tetap Waspada

Untuk prakiraan cuaca siang hari nanti, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi hujan ringan. Lalu pada malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi berawan dan pada dini hari seluruh wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah berawan.

Adapun untuk rata-rata suhu udara di Jakarta hari ini antara 23-29 derajat celcius dengan kelembapan udara mencapai 85-90 persen.

Continue Reading

Berita Utama

Pemerintah Bersiap Perketat Prokes Cegah Lonjakan Covid-19 Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Published

on

Pemerintah tengah bersiap melakukan pengendalian mobilitas masyarakat dan pengetatan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 usai masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Selasa (26/10).

Rakor tersebut berlangsung secara daring dan luring, dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan dimoderatori oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Turut hadir perwakilan dari sejumlah instansi yakni: Kemenhub, Kemenko Perekonomian, KemenPUPR, Kemenparekraf, Kominfo, Kemenkes, Kemendag, Korlantas Polri, dan Dishub.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan bahwa yang menjadi landasan pemerintah untuk melakukan pengetatan mobilitas dan protokol kesehatan (prokes) di masa libur Nataru yakni, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tren penurunan kasus Covid-19 tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan kasus Covid-19.

Baca Juga :

  1. Desa Wisata Tinalah, Jejak Sejarah dan Eksotisme Alam Kulon Progo
  2. Wow, Kafe Anjing di Arab Saudi Kini Punya Cabang Baru di Riyadh
  3. Pemerintah Indonesia Studi Banding ke Township Serpong untuk Bangun Ibu Kota Negara Baru

“Kegiatan berskala besar dan luas seperti libur nasional dan libur kegiatan keagamaan biasanya menyebabkan kerumunan massa dan seringkali menyebabkan terjadinya lonjakan kasus COVID-19,” jelas Menteri Muhadjir.

Menteri Muhadjir mengatakan, melalui Surat Keputusan Bersama 3 Menteri telah menghapus cuti bersama pada 24 Desember 2021, yang ada hanya libur Sabtu-Minggu biasa karena 25 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 jatuh pada hari Sabtu.

Lebih lanjut Menteri Muhadjir mengungkapkan, telah mengkoordinasikan Kementerian/Lembaga terkait antara lain: Kemenhub, Kemenag, Kemendagri, KemenPAN-RB, Kemenparekraf, Kemenkes, Kemendikbudristek, Kemenaker, Kominfo dan TNI/Polri, untuk menyiapkan kebijakan dan langkah antisipasi menghadapi libur Nataru, khususnya pada rentang tanggal yang dianggap krusial yaitu mulai 23 Desember 2021 s.d 3 Januari 2022.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pembatasan mobilitas dan pengawasan prokes harus dilakukan pada masa libur Nataru. Mengingat, upaya pemerintah dalam mengendalikan kasus Covid-19 sampai saat ini sudah berjalan baik, agar jangan sampai terjadi kenaikan kasus usai libur Natal dan Tahun Baru.

“Semua pihak harus belajar dari negara-negara lain yakni: Tiongkok, Inggris, Jerman, dan beberapa negara lainnya, yang mengalami gelombang ketiga kasus Covid-19. Saya harap seluruh pemangku kepentingan dapat bersama-sama kompak menjaga kondisi yang sudah mulai membaik ini,” jelas Menhub.

Selain upaya pengendalian mobilitas dan pengetatan prokes, Menhub juga menginstruksikan agar para operator transportasi dapat memastikan kesiapan sarana transportasi massal baik dari aspek keselamatan, kelaikan, kondisi kesehatan para SDM Transportasi, dan aspek penting lainnya.

“Saya mendorong agar ramp check pada seluruh moda dapat dilakukan. Tidak hanya pengecekan kelaikan sarana, tetapi juga pengecekan kondisi kesehatan awak transportasinya,” ujar Menhub. 

Continue Reading

Berita Utama

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Tempur Yaman

Published

on

Koalisi Saudi mengklaim menembak jatuh dua drone pasukan Yaman yang hendak menyerang selatan Arab Saudi.

 Dinukil dari IRNA pada Rabu, 27 Oktober 2021, Arab Saudi telah mencegat dan menghancurkan pesawat tak berawak bermuatan bom yang mencoba menargetkan Bandara Internasional Abha. Pertahanan udara Saudi juga mencegat dan menghancurkan drone bermuatan bom yang dimaksudkan untuk menyerang kota Najran (Arab Saudi selatan).

Baca Juga :

  1. Israel Gusur Makam Bersejarah Muslim di Yerusalem
  2. Ini Penyebab Kapolres Nunukan Aniaya Brigadir SL
  3. Pemerintah Indonesia Studi Banding ke Township Serpong untuk Bangun Ibu Kota Negara Baru

Pejabat Yaman,  berulang kali memperingatkan koalisi Saudi bahwa tentara dan komite rakyat Yaman akan terus menargetkan pangkalan militer Saudi, fasilitas dan bandara sebagai pembalasan atas serangan koalisi Arab di negara itu.

Pada tanggal 26 April 1994, Arab Saudi, dalam bentuk koalisi beberapa negara Arab dan dengan bantuan Amerika Serikat, melancarkan perang skala penuh melawan Yaman dengan dalih untuk kembali.

Badan PBB, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia dan UNICEF, telah berulang kali mengatakan bahwa rakyat Yaman terus menghadapi kelaparan dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam satu abad terakhir.

Continue Reading

Trending