Connect with us

CityReligi

Masjid yang Dihancurkan Pemerintah China Kini Dibangun Hotel

Published

on

Masjid di Hotan

Masjid yang berada di lingkungan muslim Uighur di kawasan Hotan dirubuhkan oleh Pemerintah China pada 2018 lalu. Kini, bangunan masjid yang sudah diratakan itu dibangun menjadi hotel oleh Hilton Worldwide.

Seperti dinukil dari Reuters, Jumat (17/9/2021), alhasil rencana pembangunan hotel itu mendapatkan protes lebih dari 40 organisasi hak sipil.

Bahkan, mereka mengumumkan akan melakukan kampanye untuk memboikot Hilton Worldwide atas apa yang mereka sebut sebagai rencana perusahaan untuk membangun sebuah hotel di lokasi masjid Uighur yang dibulldozer.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Organisasi garis depan yang meginisiasikan boikot, Council on American-Islamic Relations (CAIR), menegaskan bahwa mereka telah bernegosiasi secara tidak langsung dengan grup hotel untuk membatalkan rencana konstruksi. Namun, pembicaraan itu tidak berhasil.

“Hari ini, kami mengumumkan kampanye boikot global terhadap Hilton,” kata direktur eksekutif CAIR Nihad Awad.

“Anda dan saya memiliki pilihan untuk memilih ke mana harus pergi dalam perjalanan Anda atau melakukan pertemuan bisnis atau mengadakan acara, pernikahan atau perjamuan,” dia menambahkan.

Awad juga menyatakan proyek tersebut merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berkontribusi pada penghancuran budaya dan kepercayaan Uighur.

China selama ini dituduh melakukan kampanye panjang melawan penduduk Uighur, yang sebagian besar muslim, dengan penahanan massal, sterilisasi paksa, memisahkan anak-anak dari keluarga dan menghancurkan lokasi agama dan budaya. Namun, Beijing berkali-kali telah membantah klaim tersebut.

CityReligi

Hari Santri Nasional, Wapres Tekankan Pesantren Bukan Hanya Pusat Pendidikan Agama

Published

on

Wakil Presiden RI K.H Ma’ruf Amin

Anggapan Masyarakat terdahulu terhadap pesantren yang hanya merupakan pusat pendidikan keagamaan atau belajar kitab saja telah berubah.  Kini pesantren tidak hanya sekedar mendalami agama, tapi telah bertransformasi menjadi agen pemberdayaan yang mampu menggerakkan perekonomian di lingkungan pesantren sendiri dan perekonomian masyarakat di sekitarnya.

“Perubahan pola kehidupan sosial masyarakat, adanya reformasi pendidikan, dan terjadinya era disrupsi, telah menuntut pesantren untuk terus melakukan penyesuaian dan perubahan dengan tetap menjaga citra eksistensinya,” ungkap Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat memberikan keynote speech dalam Webinar Internasional dalam rangka Peringatan Hari Santri 2021, yang diselenggarakan secara virtual, pada Rabu (20/10/2021).

Dalam acara yang diselenggarakan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI-PBNU) tersebut, Wapres menekankan tentang transformasi peran pesantren yang telah dikukuhkan dalam UU No. 18 tahun 2019.

Di dalam UU tersebut disebutkan, tiga fungsi utama pesantren, yaitu sebagai pusat pengkaderan pemikir-pemikir agama (center of excellence) atau pesantren sebagai pusat penyiapan ahli agama (I’dadul mutafaqqihina fid-din), sebagai lembaga yang mencetak sumber daya manusia (human resources), dan sebagai lembaga yang melakukan pemberdayaan masyarakat (agent of development).

“Melihat ketiga fungsi utama tersebut, maka kebangkitan perekonomian pesantren harus dimulai dari para santri,” imbuh Wapres.

Baca Juga :

  1. Unik, Tes CNPS Kemenkumham Jatim Bertema Squid Game
  2. Telkomsel Dukung Peran Perempuan di Industri Teknologi Indonesia
  3. Pemerintah India Undang PM Israel ke New Delhi

Lebih lanjut Wapres juga mengungkapkan, Pemerintah telah membuat beberapa program untuk mendorong perkembangan perekonomian pesantren, di antaranya adalah program Santripreneur dan Petani Muda yang diluncurkan pada 2018.

“Program ini membentuk wirausaha-wirausaha baru di pondok pesantren, termasuk regenerasi petani, dan mengembangkan potensi lahan non-produktif di pesantren,” terang Wapres.

Untuk mendukung program santripreneur dan menggerakan perekonomian pesantren, lanjutnya, pemerintah juga memberikan dukungan berupa Kredit Usaha Rakyat Syariah (KUR Syariah) dan membentuk Bank Wakaf Mikro (BWM) untuk meningkatkan akses permodalan usaha di lingkungan pesantren.

“Untuk itu pesantren harus mampu memastikan kualitas produknya sesuai dengan selera pasar sehingga memiliki nilai jual yang kompetitif,” imbau Wapres.

Selain meningkatkan pemberdayaan ekonomi, Wapres juga berpesan kepada para santri agar dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman yang serba digital. Wapres berharap, penyelenggaraan webinar internasional ini dapat menjadi ajang untuk saling berbagi ide dan informasi, mengeratkan persaudaraan, memperluas jaringan serta cakrawala berfikir pesantren.

Sejalan dengan harapan tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak para santri serta seluruh bagian dari pesantren untuk merayakan peringatan Hari Santri Nasional tahun ini dengan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan juga menyambut peluang di depan.

Wapres meyakini, pesantren sebagai lembaga yang identik dengan nilai keislaman serta nilai keindonesiaan memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi beradab dan mampu berkompetisi di tengah perkembangan zaman.

“Jadi bukan hanya imajinasi saja, karena kita sudah punya contoh. Jika suatu saat nanti, santri-santri akan menjadi presiden wakil presiden, itu mungkin. Gampang, mau cari direktur atau komisaris BUMN itu akan gampang. Santri mampu jadi pemenang, kalau kita mampu mempersiapkan diri,” tegas Yaqut.

Menambah motivasi para santri, Ketua Penyelenggara Kegiatan Hari Santri 2021 Abdul Ghofar Rozin mengungkapkan, penetapan Hari Santri Nasional oleh Pemerintah merupakan pengakuan pemerintah atas peran dan kontribusi santri serta ulama dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Hal ini harus dimaknai sebagai semangat agar para santri dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan eksistensi dan kontribusinya dalam pembangunan.

Wapres ingin setiap tahun ada pencapaian yang didapat oleh para santri baik di level daerah maupu di level nasional. Ia juga mengatakan, tahun ini, ada serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh RMI-PBNU dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Selain webinar internasional yang mengumpulkan diaspora santri di berbagai negara untuk memotivasi para santri yang sedang menuntut ilmu di Indonesia, RMI-PBNU juga menyelenggarakan Malam 1.000 Khotmil Quran dan berencana meluncurkan program Pesantren Asuh.

Memberikan pidato kunci dalam webinar ini, Wakil Presiden didampingi oleh Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar dan Staf Khusus Wakil Presiden Masduki Baidlowi dan Bambang Widianto.

Continue Reading

Berita Utama

Arab Saudi Longgarkan Aturan Berbikini

Published

on

Kondisi di Arab Saudi

Arab Saudi melonggarkan beberapa aturan soal bersikap, yang selama ini diayur amat ketat sesuai syariat Islam.

Seperti dilansir AFP, Selasa (19/10/2021), Arab Saudi membuka kawasan pesisir di King Abdullah Economic City. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Laut Merah. Turis diizikan untuk datang berpasangan.

Bahkan, Turis boleh memakai pakain renang. Ada pula turis yang memakai bikini di kompleks hotel.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

Baik di kompleks hotel atau jalanan, alunan musik boleh diperdengarkan selain di waktu azan, sebuah suasana langka hingga tahun 2017.

“Saya merasa bahwa saya tidak lagi harus bepergian (ke luar negeri) untuk bersenang-senang karena semuanya ada di sini,” kata Dima, seorang pengusaha muda Arab Saudi, sambil bergoyang mengikuti musik.

King Abdullah Economic City berlokasi 125 kilometer dari Jeddah. Pangeran Mohammed bin Salman menetapkan kawasan itu sebagai destinasi wisata sejak empat tahun lalu, demi mengatasi ketergantungan kawasannya dengan minyak.

Dulu, hanya pebisnis dan jemaah haji/umrah yang bisa datang ke Arab Saudi. Sejak tahun 2019, orang dengan visa turis juga boleh pelesir.

Sisi baiknya, orang-orang sudah boleh berlaku seperti turis di luar kawasan Mekkah dan Madinah – bahkan wanita sudah boleh menyetir mobil.

Namun sisi buruknya, pemerintahan MBS disebut masih menghalau keberadaan aktivis dan jurnalis yang berkoar soal hak asasi manusia.

Bilal Saudi, kepala acara di King Abdullah Economic City, mengatakan pantai di kawasan itu menargetkan kedatangan “wisatawan domestik dan mancanegara”.

Staf di pantai mengatakan mereka tidak tahu apakah turis berpasangan yang datang sudah menikah atau belum. Baru dua tahun yang lalu, turis mancanegara yang belum menikah diizinkan untuk berbagi kamar hotel.

Continue Reading

Berita Utama

Paparan Lengkap Soal Puasa Kafarat

Published

on

Puasa Kafarat

Agama Islam mengajarkan umatnya untuk mengikuti perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Jika seorang Muslim melakukan pelanggaran terhadap perintah Allah, maka akan ada kafarat yang dibebankan kepadanya.

Kafarat merupakan perbuatan-perbuatan yang dapat menghapus dan menutupi beberapa dosa. Adapun perbuatan-perbuatan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya menunaikan puasa kirafat.

Puasa kifarat dimaksudkan untuk memenuhi denda atau tebusan atas sesuatu yang telah dilanggar. Dengan demikian, tidak ada sisa dosa dari perbuatan tersebut yang dapat mengakibatkan seseorang dihukum di dunia ataupun di akhirat.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Puasa kifarat sendiri termasuk puasa yang hukumnya wajib dikerjakan. Ada beberapa hal yang membuat seseorang harus puasa kifarat.

Lantas, apa saja yang dimaksud dengan kafarat? Syaikh Ahmad bin Ahmad Al Mahamili daam Al Luhab fil Fiqhis Syafi’i mengatakan bahwa kafarat ada empat yaitu kafarat zhihar, kafarat hubungan badan di bulan Ramadhan, kafarat pembunuhan, dan kafarat yamin.

Tapi, dalam kitab ulama lain seperti kitab Al-Majmu‘ Syarhul Muhadzab, empat kafarat tersebut ditambah dengan kafarat pelanggaran haji. Masing-masing pelanggaran memiliki aturannya sendiri terkait jumlah hari puasa kafarat yang disangsikan. Bentuk kafarat bukan hanya puasa saja, tapi ada wujud lain seperti memerdekakan budak atau memberi makan orang miskin. Dan, Allah subhanahu wa ta’ala memberikan pilihan kafarat yang memungkinkan untuk dilaksanakan pelanggarnya sesuai kemampuan.

  1. Kafarat zhihar

Kafarat ini merupakan penebusan akibat seorang suami menyamakan punggung istrinya dengan punggung ibunya. Misalnya suami mengatakan,”Bagiku, engkau seperti punggung Ibuku.” Kalimat seperti ini dalam Al Quran surah Al Mujadilah ayat 2 termasuk perkataan mungkar dan dusta karena menyerupakan istri sebagai ibunya si suami.

Pada zaman jahiliyah, zhihar adalah salah satu cara menceraikan istri dan ini adalah perbuatan haram. Jika melakukannya, seorang suami dapat bertaubat dengan kafarat memerdekan seorang budak perempuan muslim, atau berpuasa dua bulan berturut-turut tanpa adanya persetubuhan dengan istri. Namun jika tidak mampu, maka memberi makan 60 orang miskin.

  1. Kafarat bersebutuh di bulan Ramadhan

Bersetubuh di siang hari saat puasa bulan Ramadan adalah haram. Kafarat untuk pelanggaran ini adalah memerdekakan hamba sahaya perempuan beriman, atau puasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin sebanyak satu mud.

  1. Kafarat pembunuhan

Pembunuhan dalam hal ini adalah yang tidak disengaja. Apabila pembunuhan dilakukan sengaja maka hukumannya adalah qisas atau diyat tunai yang ditanggung si pembunuh. Pada kasus pembunuhan tanpa sengaja maka kafaratnya adalah membayar diyat, ditambah memerdekakan seorang budak perempuan mukmin atau puasa dua bulan berturut-turut.

  1. Kafarat yamin

Ini adalah kafarat yang diperuntukkan karena melanggar sumpah atau melakukan sumpah palsu. Kafaratnya berupa memberi makan 10 orang miskin, memberi mereka pakaian, memerdekakan budak, atau puasa tiga hari. Jenis kafarat tersebut pilihan yang bisa dilakukan sesuai kemampuan.

  1. Kafarat haji

Kafarat haji yang berkaitan dengan munculnya kafarat berpuasa yaitu jika jamaah membunuh hewan buruan. Kafaratnya adalah bersedekah pada fakir miskin senilai hewan yang diburu atau berpuasa. Sementara itu, apabila jamaah tidak ihram dari iqat dan tidak kembali ke salah satu miqat, maka kafaratnya menyembelih seekor kambing, atau berpuasa 10 hari dengan rincian 3 hari puasa di masa haji dan 7 hari di luar masa haji.

Continue Reading

Trending