Connect with us

CityBusiness

Lion Air Group Tawarkan Tes PCR Murah, Cuma Rp500 Ribu

Published

on

Tes PCR murah Lion Air

Lion Air Group bersama PT Daya Dinamika Sarana Medika (DDSM) bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan calon penumpang dengan penanganan uji kesehatan Covid-19 melalui penyediaan fasilitas untuk uji kesehatan SWAB PCR.

Maskapai Lion air Group menawarkan tes PCR yang terbilang murah dibanding dengan harga tes lab-lab lainnya, maskapai lion mematok harga, yakni Rp 500.000. Yang mana syarat utamanya calon penumpang  harus membeli tiketnya.

Pemberian tes swab PCR terjangkau ini adalah upaya Lion Air group dalam rangka pemulihan perekonomian dan memudahkan penanganan saat uji kesehatann di bandara.

Baca Juga :

  1. 5 Satwa yang Dilindungi di Indonesia dan Hampir Punah Keberandaanya
  2. Efek Pandemi Covid-19, Orang Miskin di Bali Jadi Lebih dari 200 Ribu
  3. Korlantas Siapkan 1.065 Titik Penyekatan di Wilayah Jawa, Bali, dan Lampung Jelang Idul Adha

Lion air Group bekerjasama dengan Daya Dinamika Sarana Medika (DDSM) agar bisa menekan harga tes Covid-19 yang terbilang tinggi.

Corporate Communications Strategic Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan, SWAB RT-PCR akan berjalan sebagaimana pedoman protokol kesehatan, sesuai yang telah dijalankan oleh Lion Air Group dan DDSM, melalui voucher Rp 500.000 untuk satu kali uji RT-PCR.

“Harapan terbesar kegiatan tes PCR terjangkau yang dimaksud akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui transportasi udara, mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” ujarnya.

Berikut syarat yang harus dilengkapi untuk mendapatkan tes PCR murah.

  1. Khusus calon penumpang yang mempunyai tiket pada penerbangan Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air)
  2. Voucher RT-PCR Rp 500.000 dapat diperoleh secara langsung pada saat melakukan pembelian tiket
  3. Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air Group dan belum melaksanakan RT-PCR, maka dapat membeli voucher RT-PCR dengan menunjukkan kode pemesanan (booking code)
  4. Proses pengambilan sampel RT-PCR harap dilakukan 1×24 jam sebelum keberangkatan. Apabila pengambilan sampel mendekati jadwal keberangkatan (kurang dari 24 jam sebelum keberangkatan), maka voucher tidak berlaku

CityBusiness

Elon Musk Bertekad Lebarkan Sayap Tesla ke China

Published

on

Elon Musk

Tesla bertekad melebarkan sayap bisnis mereka ke China. Hal itu dikonfirmasi oleh CEO mereka yang juga salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk.

Seperti dinukil dari AFP, Senin (27/9/2021), demi memuluskan langkahnya tersebut, Elon Musk bahkan memberikan pujian untuk China di acara Konferensi Internet Dunia, yang diselenggarakan oleh Administrasi Cyberspace China.

Sebelumnya, Elon Musk juga pernah melayangkan pujian untuk China. Sebelumnya, ia menyebut China sebagai negara yang sangat penting bagi Tesla.

Baca Juga:

  1. Streaming Piala Sudirman 2021 Indonesia VS Rusia
  2. Sadar Pascaoperasi, Tukul Arwana Komunikasi Lewat Mata
  3. Masih di ICU, Ventilator Tukul Arwana Telah Dilepas

Tidak tanggung-tanggung, ia juga mengatakan bahwa China adalah pemimpin global dalam proses digitalisasi.

“Menurut pengamatan saya, China menghabiskan banyak sumber daya dan upaya menerapkan teknologi digital terbaru di berbagai industri, termasuk industri otomotif, menjadikan China sebagai pemimpin global dalam digitalisasi,” kata Musk.

“Tesla akan terus memperluas investasi dan upaya R&D kami di China,” Elon Musk menambahkan.

Tesla terus berusaha meningkatkan reputasi mereka di China usai sebelumnya dirundung dengan berita negatif. Perusahaan telah menghadapi pengawasan peraturan seputar privasi dan beberapa penarikan di China.

Tidak hanya itu, Beijing kini membatasi atau melarang penggunaan kendaraan listrik Tesla oleh beberapa personel negara bagian dan militer.

Continue Reading

CityBusiness

Mulai Oktober, 14 Channel Asing Berhenti Siaran di Indonesia

Published

on

By

Foto Ilustrasi 14 Channel.

Beberapa kanal TV di Indonesia dikabarkan akan berhenti siaran. Hal ini berlaku bagi pengguna Indihome, dan ini merupakan kabar buruk.

Dalam waktu beberapa hari lagi 14 kanal TV berbayar milik Indihome ini tak bisa lagi disaksikan.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Selain milik Indihome, penutupan 14 kanal TV ini juga akan terjadi pada berbagai perusahaan TV satelit di Indonesia seperti Nextmedia, MNC Vision, Transvision, dan lainnya.

Apa yang akan terjadi pada 14 kanal TV tersebut?

Dikutip dari situs IndiHome pada Jumat, 24 September 2021, kanal TV yang akan hilang meliputi Fox, Fox Action Movie, Fox Sports, Fox Sports 2, dan Fox Sports 3.

Selain kanal-kanal TV di atas, masih ada lagi banyak kanal TV yang akan berhenti beroperasi di Indonesia.

Untuk Indihome, pemberhentian tayangan tersebut akan dimulai pada 1 Oktober 2021.

“Sehubungan dengan kebijakan dari Disney Group, maka kami beritahukan bahwa per tanggal 1 Oktober 2021, terdapat 14 channel milik Disney Group yang akan dihentikan untuk seluruh wilayah Asia Tenggara.

“Termasuk Indonesia dan berdampak juga pada layanan IndiHome TV dan UseeTV GO,” tulis Indihome dalam keterangan resminya.

Berikut ini adalah 14 Kanal TV yang akan berhenti siaran di Indonesia pada 1 Oktober 2021:

Fox

Fox Crime

Fox Life

Channel V

Fox Action Movies

Fox Family Movies

Fox Movies

Star Chinese Movies Legend

Fox Sports

Fox Sports 2

Fox Sports 3

Disney Junior

Nat Geo People

Perlu diketahui kalau siaran TV diatas merupakan kanal TV milik grup Disney.

Disney memutuskan untuk menarik siarannya dari program TV berbayar, karena siaran-siaran tersebut akan dimasukan ke dalam aplikasi milik mereka yakni Disney Plus.

Disney Plus sendiri disiapkan oleh Disney, untuk bisa bersaing dengan kompetitor mereka yakni Netflix.

Tak hanya Indonesia saja yang mengalami kebijakan ini tapi ada beberapa negara Asia lainnya yang akan mendapatkan tindakan serupa.

Negara tersebut antara lain Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Continue Reading

Berita Utama

Jokowi Ungkap Kecanggihan Pabrik Baja Baru Milik Krakatau Steel

Published

on

Presiden Jokowi

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), meresmikan hot strip mill #2, Pabrik Baja Modern milik Krakatau Steel yang teknologinya baru ada di dua negara, Selasa (21/9/2021).

Ya, hanya Indonesia dan Amerika Serikat (AS) saja yang menggunakan teknologi ini. Jokowi sudah menyaksikan sendiri kecanggihan teknologi di hot strip mill #2.

“Saya tadi sudah melihat ke dalam proses produksinya ke dalam dan betul-betul teknologi tinggi,” katanya.

Baca Juga:

  1. Seruan Puan Maharani ke Jokowi Soal Kapal China Masuk ke Natuna
  2. Patroli di Laut Natuna Utara, TNI AL Pastikan Tak Menemukan Kapal Asing!
  3. GNPF, FPI & PA 212: Waspada Bangkitnya PKI, Komunis Itu Nyata

Jokowi menegaskan bahwa pabrik ini memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun, sekaligus menjadikan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium.

“Produksinya akan terus kita tingkatkan sampai mencapai 4 juta ton per tahun,” katanya.

Jokowi menginginkan agar kualitas produk yang dihasilkan tidak kalah dengan kualitas produk impor, dan bisa memenuhi kebutuhan dunia industri dalam negeri. Menurutnya, hal ini membutuhkan kerja keras.

“Saya yakin akan menjadi komoditas yang mampu bersaing di komoditas regional dan global,” demikian Jokowi.

Continue Reading

Trending