Connect with us

Berita Utama

Inilah Daftar 10 Provinsi Terkaya di Indonesia

Published

on

10 Provinsi terkaya di Indonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) seluruh kabupaten, kota hingga provinsi di Indonesia. Lantas, Provinsi mana yang jadi paling makmur di Tanah Air?

Sebelum menuju daftar Provinsi terkaya di Indonesia. Kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB. Itu adalah jumlah nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh unit usaha dalam suatu daerah tertentu. PDRB bisa juga didefinisikan sebagai jumlah nilai barang dan jasa akhir (netto) yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi.

Transaksi ekonomi yang akan dihitung merupakan transaksi yang terjadi di wilayah domestik suatu daerah, tanpa memerhatikan apakah dilakukan oleh masyarakat (residen) dari daerah tersebut atau masyarakat lain (non-residen). Metode yang digunakan kali ini adalah metode perhitungan PDRB atas dasar Harga Berlaku.

Baca Juga:

  1. Titik Penyekatan Diperluas, Pintu Tol Menuju Jawa Tengah Ditutup
  2. Daftar Sebaran RT Zona Merah di DKI Jakarta
  3. Inilah 2 Skema Penyekatan di 100 Titik Selama PPKM Darurat

PDRB atas dasar Harga Berlaku maksudnya nilai tambah barang dan jasa dihitung menggunakan harga yang berlaku pada setiap tahun. Dengan menggunakan harga berlaku, kita bisa melihat pergeseran-pergeseran yang terjadi dalam sektor ekonomi. Selain itu, bisa juga untuk melihat struktur ekonomi yang dimiliki oleh suatu kota, wilayah, atau provinsi.

Bisa dikatakan bahwa PDRB adalah jumlah keseluruhan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari semua kegiatan perekonomian di seluruh wilayah dalam periode tahun tertentu, yang pada umumnya dalam waktu satu tahun.

Berdasarkan data yang dirilis BPS pada akhir 2020, DKI Jakarta menempati posisi pertama provinsi paling makmur. Total PDRB per kapita DKI Jakarta mencapai USD19.029 atau setara Rp269 juta.

Selain menjadi pusat pemerintahan, Jakarta juga menjadi pusat bisnis dan keuangan terbesar di Indonesia. Sehingga tidak mengherankan jika Jakarta mampu mencatatkan PDRB per kapita terbesar di Tanah Air.

Posisi kedua diisi oleh Kalimantan Timur dengan PDRB per kapita sebesar USD12.423 atau setara Rp175 juta, menurun sekitar USD0,31 dari periode sebelumnya (USD12.738). Provinsi yang beribu kota Samarinda ini terkenal memiliki kekayaan alam yang cukup melimpah terutama tambang batu bara dan minyak dan gas (migas).

Di provinsi ini, berdiri juga perusahaan pupuk terbesar di Asia Tenggara, PT Pupuk Kaltim. Selain itu, Kalimantan Timur juga berhasil mencatatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi ke-3 di Indonesia. Angkanya mencapai 76,24 (kategori tinggi), hanya kalah dari DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Menjadikannya sebagai provinsi paling maju di luas Pulau Jawa (berdasarkan nilai IPM).

Posisi selanjutnya diisi oleh Kalimantan Utara dengan PDRB per kapita sebesar USD9.286 atau setara Rp131 juta, naik USD1.157 dari periode sebelumnya (USD8.129). Provinsi termuda di Tanah Air ini berhasil menggeser Kepulauan Riau yang tahun lalu menduduki peringkat ke-3.

10 Provinsi Paling Makmur di Indonesia:

  1. DKI Jakarta: 269,07
  2. Kalimantan Timur: 175,65
  3. Kalimantan Utara: 131,29
  4. Kepulauan Riau: 122,71
  5. Riau : 108,75
  6. Papua Barat : 87,89
  7. Jambi : 60,06
  8. Jawa Timur : 59,25
  9. Bali : 58,24
  10. Sulawesi Selatan : 57,02

Berita Utama

Inilah Alasan Utama Vanuatu Selalu Usik Indonesia

Published

on

Sindy Nur Fitri

Untuk kesekian kalinya, Republik Vanuatu kembali mengusik Indonesia di Sidang Umum PBB. Masalah yang mereka soroti kembali soal Papua.

Namun, tudingan itu langsung dijawab dengan menohok oleh perwakilan Indonesia. Awalnya, Vanuatu menuding ada pelanggaran HAM di wilayah Papua Barat. Vanuatu menyebut ada pelanggaran HAM terhadap masyarakat adat di Papua Barat.

“Pelanggaran hak asasi manusia terjadi secara luas di seluruh dunia. Di wilayah saya, masyarakat adat Papua Barat terus menderita pelanggaran hak asasi manusia,” kata Perdana Menteri Republik Vanuatu Bob Loughman Weibur dalam pidatonya.

Tak hanya itu saja, Vanuatu meminta Indonesia mengizinkan PBB untuk berkunjung ke Papua. Hal ini bertujuan agar PBB bisa menilai dan melihat sendiri kondisi nyata yang terjadi di Papua.

“Forum Pasifik dan Pemimpin ACP di antara para pemimpin lainnya telah meminta Pemerintah Indonesia untuk mengizinkan Kantor Komisaris Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengunjungi Provinsi Papua Barat dan untuk memberikan penilaian independen tentang situasi hak asasi manusia,” ujarnya.

Tudingan Vanuatu itu langsung dijawab oleh Sekretaris Ketiga Perwakilan Tetap RI New York, Sindy Nur Fitry. Sindy Nur Fitry mengatakan bahwa Vanuatu terus mengusik kedaulatan negara lain. Padahal, menurutnya, tudingan Vanuatu itu tidak berdasar.

“Saya terkejut bahwa Vanuatu terus-menerus menggunakan forum yang mulia ini untuk mengusik kedaulatan dan integritas wilayah negara lain. Serta terus melakukan agresi dengan maksud tercela dan motif politik untuk melawan Indonesia,” kata Sindy dalam Sidang Umum PBB, seperti dilihat dari Channel YouTube Kemenlu, Minggu (26/9/2021).

“Kami secara tegas menolak seluruh tuduhan tidak benar, tidak berdasar, dan menyesatkan yang terus dipelihara oleh Vanuatu,” lanjutnya.

Sindy menegaskan bahwa tudingan Vanuatu itu hanya menciptakan konflik. Isu ini justru mengorbankan banyak nyawa tak berdosa.

“Tuduhan tersebut menciptakan harapan palsu dan kosong, serta hanya memicu konflik. Yang mirisnya, mengorbankan banyak nyawa tak berdosa,” tuturnya.

“Vanuatu secara sengaja menutup mata ketika kelompok kriminal separatis bersenjata ini membunuh para perawat, tenaga kesehatan, guru, pekerja konstruksi dan aparat penegak hukum,” ujarnya.

Ini bukan kali pertama Vanuatu mengusik Indonesia. Sebelumnya, mereka juga mengungkit perihal permasalahan HAM di Papua pada Sidang Umum PBB sebelumnya.

Alasan Vanuatu Usik Indonesia

Vanuatu

Hal yang menjadi pertanyaan besar adalah kenapa Vanuatu selalu mengusik Indonesia? Jawabannya adalah apa yang dilakukan Vanuatu di Sidang Umum PBB menunjukkan bahwa lobi-lobi gerakan Papua Merdeka hingga kini masih terus berjalan.

Apa yang dilakukan Vanuatu kemungkinan besar merupakan wujud simpati dari negara-negara kepulauan di Pasifik terhadap Papua. Simpati itu datang karena mereka memiliki kesamaan etnis dengan masyarakat Papua.

Solidaritas negara-negara kepualaun Pasifik yang simpatik terhadap gerakan kemerdekaan Papua, bisa menjadi pressure group yang merepotkan Indonesia. Jadi, hal ini tentunya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Hilangnya Timor Timur dari wilayah Tanah Air bisa menjadi pembelajaran utama untuk Indonesia. Proses integrasi yang direkayasa tidak akan bisa abadi, dan pada saatnya akan terjadi pemisahan jika kondisi geopolitik berubah.

Vanuatu sendiri merupakan negara kecil terdiri dari puluhan pulau-pulau kecil di Samudra Pasifik, sebelah timur Benua Australia.

Penduduknya sekitar 300 ribu orang, hidup sebagai suku-suku dengan mengandalkan pertanian dan hasil laut sebagai sumber mata pencaharian.

Selain Vanuatu, ada juga negara kepulauan kecil yang tersebar di Pasifik, seperti Samoa, Kaledonia Baru, Kepulauan Solomon. Ada juga negara-negara kepulauan kecil yang masyhur sebagai tujuan wisata seperti Maladewa dan Fiji.

Continue Reading

Berita Utama

Terkuak, Motif Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Published

on

By

Foto Konferensi Pers Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya.

Aparat Kepolisian berhasil menangkap pelaku yang membakar mimbar Masjid Raya Makassar pada Sabtu (25/09/2021) dini hari Kemarin.

Pelakunya adalah Kabba (22) yang merupakan warga Kecamatan Bontoala, Makassar.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Kabba ditangkap di depan sebuah rumah di Jalan Tinumbu, pada Sabtu siang. Dia kemudian dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menghindari terjadinya amukan warga sekitar.

Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Urip Laksana mengungkapkan motif Kabba bakar mimbar masjid karena sakit hati terhadap security. Kabba sakit hati lantaran sering dilarang tidur di masjid.

“Motifnya karena sakit hati kepada pihak pengurus masjid,” kata Witnu saat jumpa pers di Polrestabes Makassar, Sabtu (25/09/2021) Kemarin.

Witnu menjelaskan, Kabba selama ini kerap datang ke Masjid Raya Makassar.

Meski seorang muslim, Kabba ke masjid itu bukan untuk salat, tapi hanya sekadar melepas penat atau beristirahat dengan tidur.

“Setiap KB (Kabba) datang ke masjid untuk istirahat seperti tidur, selalu dilarang oleh pihak masjid dan security. Dia sering diusir oleh security,” ujarnya.

Kabba membakar mimbar masjid itu menggunakan korek api biasa yang dia sulut ke sebuah sajadah. Usai api membesar, dia melempar sajadah itu ke mimbar.

Beruntung aksi Kabba itu segera ketahuan pengurus masjid yang bernama La Ode. Sehingga, api bisa dipadamkan dan tidak membesar.

Continue Reading

Berita Utama

Ancelotti Jagokan Striker Plontos Ini Raih Ballon d’Or 2021

Published

on

By

Foto Benzema dan Ancelotti.

Carlo Ancelotti sudah menyatakan dukungannya kepada salah satu pemain untuk meraih Ballon d’OR 2021.

Menurut Pelatih Kepala Real Madrid itu, alasannya mendukung pemain tersebut karena terkesan dengan performa dan kerja keras yang telah ditunjukkan sang pemain di musim ini.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Selain itu, Carlo Ancelotti juga menyebutkan bahwa kampanye musim baru sang pemain yang didukung tersebut terbilang memuaskan.

Menurutnya, sang pemain sudah berhasil mencatatkan gol terpenting bagi klub yang diperkuatnya pada musim ini.

Oleh hal itu, Carlo Ancelotti akan terus mendukung sang pemain tersebut untuk bisa mendapatkan Ballon d’OR 2021, yang akan diumumkan pada akhir tahun nanti.

Sebagaimana diketahui, bahwa dalam satu dekade terakhir, Ballon d’Or telah didominasi oleh duo megabintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Namun, kini Carlo Ancelotti percaya bahwa dominasi tersebut akan segera berakhir, dan ia meyakini bahwa pemain yang didukung pelatih asal Italia tersebut akan keluar sebagai pemenang Ballon d’OR 2021.

Diketahui juga, bahwa pada saat ini, terdapat setidaknya 10 pemain yang menjadi kandidat untuk meraih Ballon d’OR 2021.

Di antara mereka merupakan pemain yang telah berhasil meraih sejumlah gelar di musim lalu. Tetapi, Carlo Ancelotti tetap yakin bahwa Ballon d’OR 2021 akan diberikan kepada pemain yang didukung manajer Real Madrid tersebut.

Adapun pemain yang didukung Carlo Ancelotti untuk meraih Ballon d’OR 2021 tersebut adalah pemain asal Prancis yang saat ini membela tim ibukota Spanyol Real Madrid.

Pemain tersebut adalah striker Los Blancos Karim Benzema yang saat ini baru saja masuk dalam nominasi peraih Ballon d’OR 2021 dan berhasil menyalip beberapa pemain tersebut di daftar nominasi.

Menurut Carlo Ancelloti, Karim Benzema sedang dalam performa bagus untuk Real Madrid dan memikul beban mencetak gol untuk tim ibu kota tersebut.

Maka dari itu, Carlo Ancelotti akan mendukung Karim Benzema untuk meraih Ballon d’OR 2021 tersebut.

“Untuk apa yang dia lakukan dan untuk apa yang dia lakukan, dia harus ada dalam daftar pemenang yang mungkin,” ungkap Ancelotti.

“Mengatakan itu, Karim punya waktu untuk memenangkannya. Entah bagaimana saya meragukan. Ini adalah musim terakhirnya – dia seperti anggur yang baik; semakin tua dia, semakin baik,” tambahnya.

Ancelotti juga menyampaikan bahwa ia akan merotasi skuad Real Madrid untuk mengatasi jadwal yang sibuk.

“Pemain yang belum bermain akan memiliki kesempatan untuk bermain di pertandingan berikutnya karena mereka lebih segar,” ujarnya.

“Anda tidak bisa berlatih dengan intensitas karena Anda bermain game setiap tiga hari. Kami melakukan banyak analisis video tentang apa yang telah kami lakukan dengan baik dan apa yang perlu kami tingkatkan,” tambahnya.

Real Madrid selanjutnya akan menghadapi Sheriff di Liga Champions UEFA pada hari Selasa, 28 September 2021.

Performa brilian Karim Benzema diharapkan menjadi andalan untuk memenangkan pertandingan nanti.

Sejak kepergian Cristiano Ronaldo, Karim Benzema menjadi andalan Real Madrid. Pemain Prancis itu memiliki rekor yang sangat mengesankan. Namun, dia berada di belakang orang-orang seperti Lionel Messi, Robert Lewandowski, dan Jorginho dalam perebutan penghargaan Ballon d’OR 2021.

Lionel Messi meraih Sepatu Emas di La Liga musim 2020/2021 dan menginspirasi Argentina meraih kemenangan di Copa America.

Sementara itu, Robert Lewandowski baru melanjutkan performa briliannya dalam mencetak gol dan memecahkan rekor lama Gerd Muller di Bundesliga.

Jorginho, di sisi lain, memenangkan gelar Liga Champions dan Euro 2021 dan jelas merupakan pesaing utama untuk penghargaan Ballon d’Or pada tahun ini.

Dengan persaingan yang begitu ketat, Karim Benzema, meskipun penampilannya mengesankan, bisa kehilangan penghargaan Ballon d’OR 2021.

Namun, pria Prancis berusia 33 tahun itu tidak menunjukkan tanda-tanda melambat seiring bertambahnya usia.

Jika dia terus menampilkan penampilan yang brilian, dia pasti akan berada dalam persaingan untuk memenangkan hadiah individu paling bergengsi di sepakbola tersebut.

Apakah pemain yang didukung Carlo Ancelotti tersebut benar berhasil meraih Ballon d’OR 2021, layak kita nantikan bersama pengumuman resminya di akhir tahun.

Continue Reading

Trending