Connect with us

CityBusiness

Kemnaker: Masih Banyak Perusahaan Non Esensial yang Beroperasi 100 Persen Saat PPKM Darurat

Published

on

Logo Kemnaker

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), mengungkapkan masih ada perusahaan non esensial yang nekat beroperasi 100 persen selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Haiyani Rumondang. Terkait hal itu, dia menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memperketat pengawasan PPKM Darurat.

“Kemnaker sudah intensif berkoordinasi dengan daerah terkait hasil pengawasan pelaksanaan PPKM Darurat ini, memang disinyalir masih ada perusahaan nonesensial dan esensial masih WFO 100 persen,” kata Haiyani seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Haiyani menyebut informasi yang dibeberkan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bahwa masih banyak perusahaan yang melanggar aturan PPKM Darurat menjadi perhatian Kemnaker guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Baca Juga:

  1. Syarat dan Alur Pendaftaran Pengisian Tabung Oksigen Gratis di Pemkot Tangerang
  2. Korlantas Siapkan 1.065 Titik Penyekatan di Wilayah Jawa, Bali, dan Lampung Jelang Idul Adha
  3. 5 Kandungan Skincare yang Wajib Dihindari Ibu Hamil

Menurutnya, pengawasan Kemnaker terhadap pelaksanaan PPKM Darurat mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Haiyani berjanji akan meningkatkan pengawasan dengan Satgas Penanganan Covid-19, serta kementerian/lembaga dan daerah termasuk serikat buruh untuk memberikan informasi dini, sosialisasi termasuk penegakan hukum pelaksanaan PPKM Darurat.

“Tentu kami perlu berkoordinasi dengan KSPI untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan PPKM Darurat ini demi keselamatan jiwa manusia termasuk jiwa pekerja/buruh,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyebut buruh yang terpapar Covid-19 harus diberikan hak-haknya selama menjalani isolasi dan pengobatan. Ketentuan mengacu pada Surat Edaran Menaker Nomor M/3/HK.04/III/2020 dan untuk meningkatkan pelindungan terhadap pekerja/buruh juga harus mengacu pada Surat Edaran Menaker Nomor M/9/HK.04/VII/2021.

CityBusiness

Elon Musk Bertekad Lebarkan Sayap Tesla ke China

Published

on

Elon Musk

Tesla bertekad melebarkan sayap bisnis mereka ke China. Hal itu dikonfirmasi oleh CEO mereka yang juga salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk.

Seperti dinukil dari AFP, Senin (27/9/2021), demi memuluskan langkahnya tersebut, Elon Musk bahkan memberikan pujian untuk China di acara Konferensi Internet Dunia, yang diselenggarakan oleh Administrasi Cyberspace China.

Sebelumnya, Elon Musk juga pernah melayangkan pujian untuk China. Sebelumnya, ia menyebut China sebagai negara yang sangat penting bagi Tesla.

Baca Juga:

  1. Streaming Piala Sudirman 2021 Indonesia VS Rusia
  2. Sadar Pascaoperasi, Tukul Arwana Komunikasi Lewat Mata
  3. Masih di ICU, Ventilator Tukul Arwana Telah Dilepas

Tidak tanggung-tanggung, ia juga mengatakan bahwa China adalah pemimpin global dalam proses digitalisasi.

“Menurut pengamatan saya, China menghabiskan banyak sumber daya dan upaya menerapkan teknologi digital terbaru di berbagai industri, termasuk industri otomotif, menjadikan China sebagai pemimpin global dalam digitalisasi,” kata Musk.

“Tesla akan terus memperluas investasi dan upaya R&D kami di China,” Elon Musk menambahkan.

Tesla terus berusaha meningkatkan reputasi mereka di China usai sebelumnya dirundung dengan berita negatif. Perusahaan telah menghadapi pengawasan peraturan seputar privasi dan beberapa penarikan di China.

Tidak hanya itu, Beijing kini membatasi atau melarang penggunaan kendaraan listrik Tesla oleh beberapa personel negara bagian dan militer.

Continue Reading

CityBusiness

Mulai Oktober, 14 Channel Asing Berhenti Siaran di Indonesia

Published

on

By

Foto Ilustrasi 14 Channel.

Beberapa kanal TV di Indonesia dikabarkan akan berhenti siaran. Hal ini berlaku bagi pengguna Indihome, dan ini merupakan kabar buruk.

Dalam waktu beberapa hari lagi 14 kanal TV berbayar milik Indihome ini tak bisa lagi disaksikan.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Selain milik Indihome, penutupan 14 kanal TV ini juga akan terjadi pada berbagai perusahaan TV satelit di Indonesia seperti Nextmedia, MNC Vision, Transvision, dan lainnya.

Apa yang akan terjadi pada 14 kanal TV tersebut?

Dikutip dari situs IndiHome pada Jumat, 24 September 2021, kanal TV yang akan hilang meliputi Fox, Fox Action Movie, Fox Sports, Fox Sports 2, dan Fox Sports 3.

Selain kanal-kanal TV di atas, masih ada lagi banyak kanal TV yang akan berhenti beroperasi di Indonesia.

Untuk Indihome, pemberhentian tayangan tersebut akan dimulai pada 1 Oktober 2021.

“Sehubungan dengan kebijakan dari Disney Group, maka kami beritahukan bahwa per tanggal 1 Oktober 2021, terdapat 14 channel milik Disney Group yang akan dihentikan untuk seluruh wilayah Asia Tenggara.

“Termasuk Indonesia dan berdampak juga pada layanan IndiHome TV dan UseeTV GO,” tulis Indihome dalam keterangan resminya.

Berikut ini adalah 14 Kanal TV yang akan berhenti siaran di Indonesia pada 1 Oktober 2021:

Fox

Fox Crime

Fox Life

Channel V

Fox Action Movies

Fox Family Movies

Fox Movies

Star Chinese Movies Legend

Fox Sports

Fox Sports 2

Fox Sports 3

Disney Junior

Nat Geo People

Perlu diketahui kalau siaran TV diatas merupakan kanal TV milik grup Disney.

Disney memutuskan untuk menarik siarannya dari program TV berbayar, karena siaran-siaran tersebut akan dimasukan ke dalam aplikasi milik mereka yakni Disney Plus.

Disney Plus sendiri disiapkan oleh Disney, untuk bisa bersaing dengan kompetitor mereka yakni Netflix.

Tak hanya Indonesia saja yang mengalami kebijakan ini tapi ada beberapa negara Asia lainnya yang akan mendapatkan tindakan serupa.

Negara tersebut antara lain Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Continue Reading

Berita Utama

Jokowi Ungkap Kecanggihan Pabrik Baja Baru Milik Krakatau Steel

Published

on

Presiden Jokowi

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), meresmikan hot strip mill #2, Pabrik Baja Modern milik Krakatau Steel yang teknologinya baru ada di dua negara, Selasa (21/9/2021).

Ya, hanya Indonesia dan Amerika Serikat (AS) saja yang menggunakan teknologi ini. Jokowi sudah menyaksikan sendiri kecanggihan teknologi di hot strip mill #2.

“Saya tadi sudah melihat ke dalam proses produksinya ke dalam dan betul-betul teknologi tinggi,” katanya.

Baca Juga:

  1. Seruan Puan Maharani ke Jokowi Soal Kapal China Masuk ke Natuna
  2. Patroli di Laut Natuna Utara, TNI AL Pastikan Tak Menemukan Kapal Asing!
  3. GNPF, FPI & PA 212: Waspada Bangkitnya PKI, Komunis Itu Nyata

Jokowi menegaskan bahwa pabrik ini memiliki kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun, sekaligus menjadikan pabrik pertama di Indonesia yang mampu menghasilkan HRC kualitas premium.

“Produksinya akan terus kita tingkatkan sampai mencapai 4 juta ton per tahun,” katanya.

Jokowi menginginkan agar kualitas produk yang dihasilkan tidak kalah dengan kualitas produk impor, dan bisa memenuhi kebutuhan dunia industri dalam negeri. Menurutnya, hal ini membutuhkan kerja keras.

“Saya yakin akan menjadi komoditas yang mampu bersaing di komoditas regional dan global,” demikian Jokowi.

Continue Reading

Trending