Connect with us

CityInfrastructure

Jelang Idul Adha, Jasa Marga Tutup Tol MBZ Mulai Malan Ini

Published

on

Jalan Layang MBZ

Mulai hari ini, Jumat (16/7/2021), hingga 22 Juli 2021, Pengelola jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan menutup sementara Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Alasan utama penutupan ini disebabkan mengikuti peraturan Pemerintah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) George I.M.P Manurung mengatakan diharapkan penutupan Jalan Layang ini dapat mengendalikan laju mobilitas masyarakat ke luar masuk Jabodetabek selama libur Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Baca Juga:

  1. Syarat dan Alur Pendaftaran Pengisian Tabung Oksigen Gratis di Pemkot Tangerang
  2. Korlantas Siapkan 1.065 Titik Penyekatan di Wilayah Jawa, Bali, dan Lampung Jelang Idul Adha
  3. 5 Kandungan Skincare yang Wajib Dihindari Ibu Hamil

“Kami akan menutup seluruh akses masuk dan keluar, baik untuk yang ke arah Cikampek maupun ke arah Jakarta. Kepada pelaku perjalanan di sektor esensial dan kritikal kategori dikecualikan dalam masa PPKM Darurat ini kami imbau untuk dapat menggunakan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah untuk dapat melanjutkan perjalanan dari dan atau menuju Cikampek,” kata George dalam siaran persnya.

Kebijakan penutupan jalan ini juga sesuai dengan Surat Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor: BM.07.02-P/595 tanggal 15 Juli 2021 dan Surat Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: B/211/VII/OPS.1.1/2021/Korlantas tanggal 14 Juli 2021 perihal Permohonan Penutupan Jalan Tol Layang Elevated.

Penutupan ini sudah mulai dilakukan pada 16 Juli 2021 pada pukul 00.00 WIB dan akan berakhir pada 22 Juli 2021 pukul 24.00 WIB.

Akses Jalan Menuju Jalan Layang MBZ yang Ditutup:

Akses masuk kendaraan dari arah Cawang menuju Cikampek
Akses masuk kendaraan dari arah Jatiasih menuju Cikampek (Km 45A Jalan Tol JORR Seksi E)
Akses masuk kendaraan dari arah Rorotan menuju Cikampek (Km 46B Jalan Tol JORR Seksi E)
Akses masuk kendaraan dari Km 48B Jalan Tol Jakarta-Cikampek Bawah menuju Jakarta

Berita Utama

Kementerian PUPR Bangun Rumah Susun untuk Gelandangan di Bekasi

Published

on

Kementerian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun rumah susun untuk mantan gelandangan dan pengemis di Balai Rehabilitasi Kementerian Sosial, Bekasi.

Plt Direktur Rumah Susun Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Maryoko Hadi rusun dibangun sebanyak lima lantai dengan kapasitas 93 unit hunian tipe 24. Pembangunan menelan biaya Rp28,32 miliar. Pihaknya menargetkan pembangunan selesai akhir 2021.

“Kami bersyukur pembangunan rusun Kementerian Sosial di Bekasi ini sudah mencapai lantai lima dan terlaksana dengan baik di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

Maryoko mengatakan rusun itu merupakan yang pertama dibangun untuk Kementerian Sosial. Ini nantinya akan digunakan sebagai hunian sementara.

“Rusun ini adalah rusun pertama yang dibangun untuk Kemensos dan sesuai dengan fungsinya hunian vertikal ini akan digunakan sebagai hunian sementara. Penghuni yang akan diseleksi oleh Kemensos akan mendapat pelatihan dari balai dan setelah mereka siap akan disalurkan ke tempat pekerjaan yang sesuai,” katanya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kiagoos Egie Ismail menerangkan rusun dibangun sejak 21 Mei 2021 lalu. Ia berharap pembangunan selesai 16 Desember 2021.

“Progres pembangunan saat ini sudah proses penutupan bagian atap dan penyelesaian bagian dalam ruangan. Tipe hunian adalah tipe 24 dan akan dilengkapi dengan meubelair dengan ketinggian rusun lima lantai dan memiliki 93 unit hunian yakni unit reguler 88 unit dan untuk difabel 5 unit serta daya tampung kapasitas 372 orang,” tegas dia.

Continue Reading

Berita Utama

Indonesia Bakal Punya Jembatan Gantung Terpanjang Dunia di Bogor

Published

on

Eiger Adventure Land

Eiger, produsen pakaian dan peralatan rekreasi alam tengah memulai pembangunan kawasan ekowisata di kaki Gunung Pangrango. Kawasan yang akan menjadi objek wisata baru di Kabupaten Bogor itu diberi nama Eiger Adventure Land.

“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyeluruh bagi Eigerian (konsumen). Jadi, tidak hanya menyediakan produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen dalam berkegiatan luar ruang di iklim tropis, namun juga memberikan pengalaman berkegiatan secara langsung,” ujar Chairman PT Eigerindo MPI Ronny Lukito.

Proyek ekowisata yang pembangunannya sudah dimulai dan diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, pada hari Minggu, (17/10/2021) kemarin, akan berlokasi di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Baca Juga:

  1. Pulang dari Rumah Sakit, Tukul Jalani Fisioterapi
  2. Ikuti Tren, Kepolisian Mumbai Bikin Iklan Layanan Masyarakat Pakai Boneka Squid Game
  3. Rachel Vennya Bakal Dijadikan Duta Covid-19, Satgas: Itu Tak Benar!

Dibangunnya kawasan ekowisata ini memiliki tujuan menyuguhkan pengalaman secara menyeluruh, bagi para wisatawan untuk dapat berpetualang dan berekreasi di alam beriklim tropis yang selama ini sangat lekat dengan identitas Indonesia.

Sesuai konsep pembangunannya, Eiger Adventure Land tidak hanya mengusung tema alam tetapi juga mengedepankan upaya pelestarian yang dibarengi dengan pelestarian budaya, serta upaya meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar di waktu yang akan datang.

Kawasan itu akan berdiri di area seluas 325,89 hektare, yang terdiri dari lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN VIII seluas 72,23 hektar. Lalu melalui skema Perjanjian Kerjasama (PKS) dan Zona Pemanfaatan Barubolang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango seluas 253.66 hektar yang didapat dari Perizinan Berusaha Pengusahaan Sarana Jasa Lingkungan Wisata Alam pada kawasan konservasi (PB-PSWA).

Eiger Adventure Land

Rencananya kawasan ekowisata itu mulai beroperasi dan dibuka untuk umum pada 2023 dengan dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, PTPN VIII dan Pemerintah Jawa Barat.

Tak hanya itu saja, ada dua objek atau landmark utama yang akan menjadi andalan, yaitu suspension bridge atau jembatan gantung yang diklaim akan menjadi yang terpanjang di dunia, dan akan semakin disempurnakan dengan keberadaan cable car atau kereta gantung.

Jembatan gantung memang menjadi hal utama yang paling menarik perhatian sejak pertama kali kabar pembangunan ekowisata ini muncul.

Adanya jembatan gantung terpanjang di kawasan Asia Tenggara yang berlokasi di wilayah Sukabumi, tepatnya jembatan Situ Gunung yang memiliki panjang 243 meter dengan ketinggian 107 meter di atas sungai nyatanya belum cukup.

Pada wilayah Eiger Adventure Land, akan dibangun sebuah jembatan yang diharapkan dapat menjadi jembatan terpanjang di dunia dengan bentang mencapai 530 meter, yang keberadaannya akan membelah kawasan kaki Gunung Pangrango.

Jika diteliti, angka tersebut memang sedikit lebih panjang 14 meter dibanding jembatan yang berada di kawasan Arouca, Portugal, yang memiliki panjang mencapai 516 meter dan melintasi sebuah ngarai dengan ketinggian sekitar 175 meter.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, selain jembatan juga akan dibangun kereta gantung di kawasan ekowisata ini yang kabarnya memiliki panjang lintasan mencapai 863 meter.

Setelah mengetahui pembangunan ini, tak dimungkiri bahwa pasti akan muncul pertanyaan mengenai adanya potensi kerusakan alam yang akan terjadi. Namun menanggapi hal tersebut, pihak pengelola memastikan bahwa dari total 325,89 hektare lahan yang telah disebutkan, hanya sekitar 1,57 persen lahan yang dimanfaatkan untuk membuat bangunan, itu pun dalam kondisi semi permanen.

Eiger Adventure Land

“Peraturan dari kehutanan dikelola 10 persen. Niat kami mengembangkan bukan membangun secara bebas, kami hanya menggunakan 1,57 persen itupun semua bangunannya berupa panggung.” ujar Ronny.

Di saat yang bersamaan, dirinya juga mengungkap bahwa proses perizinan akan pengembangan kawasan ekowisata Eiger Adventure Land ini ternyata sudah berjalan sejak empat tahun lalu melalui pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sementara itu pada kesempatan terpisah, Imanuel Wirajaya selaku Direktur Eiger Adventure Land mengatakan, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sejatinya akan tetap menjadi daya tarik utama dari area ekowisata alam ini.

Karena itu, Eiger bertekad untuk menjaga kondisi alam tersebut dengan mengelola sebaik mungkin serta melestarikannya sebagaimana peraturan yang tertuang dalam RPSWA yang telah disepakati, disebutkan bahwa upaya yang dilakukan bahkan sudah berjalan lewat inventarisasi flora dan fauna di kawasan sekitar.

Jika tidak ada halangan, pembangunan kawasan ekowisata ini ditargetkan akan rampung dan sudah bisa dibuka untuk dinikmati masyarakat maupun wisatawan umum di tahun 2023.

Continue Reading

Berita Utama

Faisal Basri: Proyek Kereta Api Cepat yang Efisien Seharusnya Jakarta-Surabaya

Published

on

Faisal Basri

Pengamat ekonomi Faisal Basri mengritik proyek kereta api cepat Jakarta- Bandung sebagai proyek mubazir. Dia menilai proyek kereta api cepat yang ideal adalah Jakarta-Surabaya.

Faisal Basri juga mengungkapkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan Pemerintah sebelum memulai proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Ketiganya adalah aksesibilitas masyarakat, jarak tempuh, dan juga kemanfaatnnya. Menurut Faisal, kereta cepat seharusnya diterapkan untuk jalur Jakarta-Surabaya. Pasalnya, seluruh dunia penggunaan kereta cepat menggunakan jarak tempuh 500km, sedangkan untuk Jakarta-Bandung hanya 143,2 km dan dikatakan terpendek di dunia.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

“Yang ideal itu sebetulnya Jakarta-Surabaya, jaraknya 800 kira-kira 700 km, kalau jarak lurusnya kan 663 km, dia singgah di Cirebon, Semarang. Kemudian Surabaya, jadi penumpangnya juga potensial, daerah bisnis. Kalau Bandung kan bukan daerah bisnis. Cirebon, Semarang dan Surabaya,” ujarnya dalam acara diskusi virtual Indonesia Leaders Talk bertemakan Plin Plan Janji Pemimpin yang digagas PKS TV.

Faisal membandingkan antara kereta cepat dengan kereta penumpang biasa, contohnya Argo Bromo yang memiliki waktu tempuh 8,5 jam dari Gambir ke Pasar Turi.

Dalam pandangan Faisal, seharusnya kereta cepat bisa menggunakan jalur Jakarta Surabaya. Ia mengaku heran, pemerintah malah ingin membangun kereta semi cepat untuk jalur Bandung.

“Saya juga jadi bingung. Kecepatannya (kereta semi cepat) separuh, dari kereta cepat Jakarta-Bandung, 5,5 jam kalau mobil sekitar 10 jam. Jadi, kereta bener cepet yang Jakarta-Bandung itu cocok sekali di Surabaya bisa 2,5 jam,” katanya.

“Jadi, 2,5 jam dari Gambir misalnya ke Pasar Turi, 2,5 jam. Kalau naik pesawat kita bisa 5 jam itu, dari titik ke titik kan, itu superior sekali,” demikian dia.

Continue Reading

Trending