Connect with us

CityAutomotive

Bukan Ducati dan Yamaha yang Paling Ngebut di Le Mans, Siapa?

Published

on

Alex Marquez meraih kecepatan tertinggi di Le Mans.

MotoGP dikabarkan mencatat rekor dengan kecepatan tertinggi di sirkuit Le Mans pada MotoGP Prancis, Minggu (16/5/2021) malam WIB.

Motor tercepat di sirkuit Le Mans bukanlah Ducati atau Yamaha. Ternyata motor Honda mencetak kecepatan tertinggi di sirkuit tersebut akhir pekan kemarin.

Dalam dokumen MotoGP, Alex Marquez dari tim LCR Honda Castrol dengan motor Honda RC213V mencetak kecepatan tertinggi di sirkuit Le Mans.

Baca Juga:

  1. Gokil! Pulau di California Ini Sediakan Fasilitas Menikah di Atas Flying Fox
  2. Asal Sudah Divaksinasi, Pulau Madeira Buka Pintu untuk Wisatawan
  3. Kamu Harus Tahu! Ini 5 Tempat dengan Kisah Ajaib di Pulau Paskah

Kecepatan tertinggi yang dapat diraih di Le Mans tercatat sampai 323,7 km/jam. Kecepatan tertinggi itu diraih Alex Marquez pada sesi Free Practice (FP) 4.

Sementara itu, Motor Ducati yang ditunggangi Johann Zarco mengisi posisi kedua kecepatan tertinggi di Le Mans. Zarco tercatat kecepatan maksimal sampai 322,7 km/jam saat sesi balapan semalam.

Di posisi ketiga kembali diisi oleh pebalap Honda, Pol Espargaro. Pol tercatat mencapai kecepatan 321,6 km/jam pada FP4.

Kecepatan yang sama 321,6 km/jam diraih Jack Miller dengan tunggangan Ducati Desmosedici pada sesi kualifikasi 2.

Hal tersebut dapat diraih karena mesin Motor Honda RC213V berkonfigurasi V4 berkapasitas 1.000 cc. Dimana Tenaga maksimalnya mencapai 240 daya kuda.

HRC telah meninjau semua detail mesin baru, dengan mengurangi bobot mesin agar lebih ringan, lebih bertenaga dan mudah dikendalikan oleh pebalapnya.

Dalam hal kestabilan, Honda membekali motornya dengan suspensi Ohlins untuk depan dan belakang. Hal ini menyediakan hubungan penting antara roda dan sasis.

Tugasnya suspensi adalah untuk menjaga agar ban tetap menyentuh tanah dan menghasilkan daya cengkeram yang maksimal.

Suspensi depan memakai Telescopic fork dan suspensi belakang dengan Pro-link.

Sementara itu, Ducati yang menempati posisi kedua motor terkencang di Le Mans, Mengusung mesin Desmodromic V4 90 derajat berpendingin cairan DOHC empat katup per silinder.

Mesin itu tersebut berkapasitas 1.000 cc. Lalu mesin ini dikawinkan dengan transmisi racikan Ducati yang dinamakan Ducati Seamless Transmission, chain final drive ini diklaim menyemburkan tenaga hingga 250 daya kuda.

Soal kecepatan tertinggi, sayangnya bukan bagian Yamaha. Berdasarkan data, Yamaha YZR-M1 hanya mencatat kecepatan 315,5 km/jam, di bawah Honda, Ducati, Suzuki, dan KTM. Kecepatan 315,5 km/jam itu diraih oleh Fabio Quartararo di sesi FP2.

CityAutomotive

2025, Mobil Terbang Bakal Jadi Transportasi Umum di Jepang

Published

on

Mobil terbang

Selain mobil listrik, mobil terbang menjadi salah satu inovasi yang diharapkan bisa digunakan secara massal dalam waktu dekat. Jepang menargetkan tahun 2025 sudah melegalkan penggunaan mobil terbang secara umum.

Satu di antara perusahaan yang mempersiapkan penggunaan mobik terbang secara umum adalah SkyDrive. Saat ini mereka terus melakukan pengujian. Demikian dilansir dari Mainichi, Kamis (29/7/2021).

Perusahaan asal Jepang ini telah berhasil melakukan uji coba mobil terbang berawak di dalam ruangan pada tahun 2019. Mobil terbang tersebut bernama SD-03 SkyDrive yang hanya menampung satu orang saja.

Baca Juga :

  1. Pengusaha Asal Aceh Beri Bantuan Sosial Senilai Rp2 Triliun
  2. Eko Yuli Irawan Raih Medali Perak Olimpiade Tokyo 2020
  3. Bersikap Diskriminatif di Olimpiade 2020, Stasiun Televisi Korea Selatan Keluarkan Permintaan Maaf Ketiga

SD-03 SkyDrive memiliki panjang 4 meter dan tinggi 2 meter, mobil terbang SD-03 ini diklaim dapat terbang selama sekitar 10 menit dengan kecepatan mencapai 50 km/jam. Mobil terbang ini hadir dengan delapan baling-baling yang terpasang pada empat titik sudut.

SkyDrive yang telah dibentuk sejak 2018 silam terus melakukan uji coba SD-03 dalam beberapa waktu mendatang. CEO SkyDrive, Tomohiro Fukuzawa mengatakan jika mobil terbang ini dapat digunakan secara praktis dan bisa terbang lebih jauh.

Pemerintah Jepang saat ini memang gencar dalam mengembangkan teknologi mobil terbang. Jepang menargetkan pada tahun 2025 mobil terbang sudah hadir dan bisa digunakan sebagai alat transportasi.

Pada gelaran Osaka Kansai Expo 2025, pemerintah Jepang sudah berencana untuk menghadirkan mobil terbang sebagai alat transportasi antara Bandara Internasional Kansai dengan lokasi acara. Dengan menempuh jarak 30 km, mobil terbang bisa menjadi solusi agar memudahkan pengunjung mendatangi acara lebih cepat.

Continue Reading

CityAutomotive

Ciri Motor Matic yang Sering Telat Ganti Oli

Published

on

Secara umum sepeda motor matic membutuhkan dua jenis oli, salah satunya yaitu oli gardan (oli transmisi). Komponen ini harus diganti secara berkala sebab itu penting untuk menghidupkan mesin.

Pada motor matic, oli mesin hanya berfungsi melumasi area internal mesin sementara buat pelumasan transmisi otomatisnya membutuhkan oli gardan. Jika tidak dilumasi dengan oli gardan, akan terdengar suara berisik.

Seperti diketahui, oli mesin mempunyai peran penting dalam melumasi komponen di dalam mesin sehingga perlu diganti secara berkala.

Baca Juga :

  1. 5 Satwa yang Dilindungi di Indonesia dan Hampir Punah Keberandaanya
  2. Efek Pandemi Covid-19, Orang Miskin di Bali Jadi Lebih dari 200 Ribu
  3. Terbitkan Aturan PPKM Level 4, Anies: Hukuman Berat Menanti Pelanggar

Kalau sampai oli mesin telat diganti, membuat pelumasan di mesin motor menjadi tidak maksimal dan membuat beberapa komponen boros.

Suara kasar yang ditimbulkan dari mesin motor matic bisa jadi pertanda adanya kekurangan komponen atau part di dalamnya akibat pelumasan yang kurang optimal.

Selain itu motor terasa begetar jika oli tidak sering diganti dan melebihi batas, tidak hanya itu tenaga mesin untuk menarik tuas gas pun berkurang.

Continue Reading

CityAutomotive

Cara yang Benar Mengendarai Mobil Matic di Tanjakan Agar Terus Awet

Published

on

Bagi para pengguna mobil matic masih banyak pengemudi yang masih bingung cara mengoperasikan mobil dengan transmisi matic yang benar saat berkendara dan melintas di lintasan tanjakan.

Hingga tak jarang masih banyak pengendara mobil matic bergerak mundur pada saat berhenti ditanjakan, dan membahayakan pengguna jalan yang ada di belakangnya.

Untuk mengoperasikan transmisinya, butuh teknik tersendiri agar laju kendaraan tetap baik serta awet transmisinya.

Baca Juga :

  1. Kabar SPBU Pertamina Ditutup Sementara HOAX
  2. Efek Pandemi Covid-19, Orang Miskin di Bali Jadi Lebih dari 200 Ribu
  3. Memasak Bukan Soal Gender, Tapi Perkara Zodiak! Simak 5 Zodiak yang Ahli Memasak

Mengendarai Mobil matic, bisa dikatakan sebagai mengemudikan mobil yang sangat mudah akan tetapi ada beberapa resiko ketika mengendarai mobil saat tanjakan agar mobil anda tetap awet.

Mycity telah merangkum beberapa tips agar mobil anda tetap awet.

1. Perhatikan Tanjakan.

Sebelumnya mengendarai mobil anda harus paham dan mengerti cara menggunakan transimisi mobil matic, P sebagai parking, D untuk drive maju, R reserve untuk mundur, 2 untuk tanjakan sedang dan kemudian L low untuk tanjakan yang sangat curam, ketika anda sedang berada ditanjakan sedang sebaiknya anda menggunakan transmisi 2 supaya tidak mundur pada saat tanjakan.

2. Cocokkan Transmisi dengan kondisi jalan.

Posisi D biasanya di peruntukkan untuk jalanan lurus, kemudian jika anda sedang berada di tanjakan yang curam jangan sekali sekali menggunakan transmisi D karna kurangnya tenaga dan nanti mesin anda akan rusak, gunakan lah transmisi rendah seperti 2, dan L

3. Pengoprasian Transmisi

Dilarang sekali saat tanjakan baru melakukan perpindahan, karena kalau dilakukan saat di tengah tanjakan dan elevasinya curam maka mobil bisa hilang tenaga, kalau pun harus berhenti di tanjakan pastikan untuk menginjak rem. Kalau pun berhenti cukup lama maka pindahkan persneling ke gigi netral dan kemudian aktifkan rem tangan.

Continue Reading

Trending