Connect with us

National

Ahokers Kaitkan Kematian Ustaz Tengku Zul dengan Sumpah Ahok

Published

on

Views : 391
Ahok.

Nama Ahok dikabarkan mulai menjadi Trending Topic di Twitter Indonesia hingga Selasa (11/5/2021) siang WIB.

Pembicaraan tentang Ahok mulai cukup ramai sejak Selasa pagi, seiring dengan berita meninggalnya Ustaz Tengku Zulkarnain.

Akan tetapi, sebagian akun pendukung Ahok, mengaitkan meninggalnya beliau dengan sumpah yang diucapkan oleh Ahok, ketika dirinya menjalani sidang atas tuntutan atas penistaan agama beberapa tahun silam.

Baca Juga:

  1. Jokowi Targetkan Indonesia Bebas Sampah 2025
  2. Jokowi Buat Perpres Baru Tentang Badan Siber dan Sandi Negara
  3. Jokowi Minta BMKG Gencarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

“Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Sayang akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih,” kata Ahok saat itu.

Sebagian pendukungnya pun mempercayai bahwa meninggalnya Tengku Zul ada kaitannya dengan perkataan Ahok tersebut.

“Mungkin saat Ahok menyampaikan kata2 terakhir itu, bathinnya menjerit…. Dan jeritannya benar2 membuka pintu langit. Hanya kita tidak mendengarnya. Salah satu do’a mustajab itu, ketika disampaikan oleh orang yang benar2 didzalimi, walaupun dia sendiri tidak menghendaki do’a nya,” tulis akun bernama Acep

“Satu per satu nubuat Ahok sudah dan sedang dibuktikan. Ada yang dipenjara dan ada yang tewas secara mengerikan, dan ada pula yang barusan tewas,” tulis David Cassidy.

Tak hanya itu, ada sebagian warganet mengatakan, orang yang mengaitkan kematian Tengku Zulkarnain dan Ahok adalah orang yang naif.

“Ustadz Tengku Zulkarnain dipercaya Ahoker meninggal karena ucapan Ahok sehingga muncul trending topic Indonesia “Ahok” Sungguh mereka sedang pamer KETOLOLAN dan KEDUNGUAN maha paripura,” tulis Raja Purwa

Advertisement

Berita Utama

Titah Jokowi Soal Konflik Papua: Selesaikan Tanpa Senjata!

Published

on

Presiden Jokowi

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), meminta agar permasalahan yang terjadi di Papua dan Papua Barat bisa diselesaikan tanpa menggunakan senjata.

Arahan Jokowi itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud Md. Dia menegaskan Jokowi ingin pendekatan kesejahteraan jadi modal utama dalam penyelesaian konflik di Papua.

“Prinsipnya sesuai arahan presiden, menyelesaikan persoalan di Papua jangan dengan senjata dan letusan, tapi dengan dialog demi kesejahteraan,” kata Mahfud dikutip dari akun YouTube resmi Polhukam RI, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Meski demikian, Mahfud Md menegaskan bahwa aparat gabungan TNI-Polri dengan persenjataan lengkap tetap akan ditempatkan di beberapa titik rawan konflik di Papuan untuk mencegah kerusuhan.

Mahfud menyebut pengerahan para prajurit dan aparat gabungan TNI Polri ini sebagai antisipasi sekaligus upaya penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok separatis teroris yang kerap melakukan aksi teror di wilayah paling timur Indonesia itu.

“Adapun penegakan hukum kepada kelompok-kelompok bersenjata adalah sebagai bagian untuk memperlancar dialog dengan rakyat Papua, yang jauh lebih banyak di luar kelompok bersenjata itu,” katanya.

Mahfud Md juga menyatakan udah melakukan dialog dengan sejumlah tokoh asli Papua. Baru-baru ini dia bertemu dengan sejumlah perwakilan dari Majelis Rakyat Papua di Gedung Kemenko Polhukam pada Jumat (11/6/2021 pekan lalu.

“Kami saling menjelaskan dan bertukar pikiran, dan saya menjelaskan kebijakan pemerintah pusat di Papua, di mana mereka memahami bahwa apa yang sudah dan akan dilakukan, semua sesuai dalam koridor Konstitusi dan dengan pendekatan kesejahteraan,” demikian dia.

Continue Reading

Berita Utama

Prabowo Siap Kembali Jadi Calon Presiden di Pemilu 2024

Published

on

Prabowo Subianto tampaknya belum menyerah untuk menggapai mimpinya sebagai Presiden Repulik Indonesia. Ketua Umum Partai Gerindra itu siap menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Prabowo menyampaikan pernyataan tersebut dalam podcast Close The Door, Deddy Corbuzier. Hal itu dinyatakan Prabowo saat menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier soal keinginan kembali menjadi Presiden. Kemauan Prabowo itu meski belum secara resmi.

“Ya itu nantilah, Lah kalau untuk mengabdi dan diberi kepercayaan diberi kesempatan kenapa tidak? Kita realistis lah benar enggak,” kata Prabowo.

“Tapi bapak masih mau kan,” tanya Deddy Corbuzier.

“Saya kira semua orang yang cinta tanah air kalau diberi kesempatan untuk mengabdi yah pasti. Pasti mau dong, dan kader banyak. Nanti rakyat,” kata Prabowo Subianto.

Dalam video yang tayang di media sosial (medsos) Youtube tersebut, selama hampir satu jam Prabowo menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan Dedi Corbuzier.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, mengatakan Gerindra bakal mengkonfirmasi kembali pernyataan Ketua Umum Prabowo Subianto.

“Ya tentu kita akan menunggu yang resmi dari beliau kan. Nanti di forum resmi kami tanyakan kalau di podcast kan kami tidak tahu,” ujar Habiburokhman.

internal Gerindra sejauh ini mendorong Prabowo kembali mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilprea 2024. Hanya saja dorongan para kader itu belum dijawab secara resmi oleh Prabowo.

“Kalau Gerindra kan nanti momennya biasanya di kongres atau rakernas terdekat dengan Pemilu. Teman-teman menanyakan lalu Pak Prabowo menjawab kesediaan dengan kesediaan,” kata Habiburokhman.

Continue Reading

Berita Utama

Kapolri: Berantas Habis Aksi Premanisme di Seluruh Indonesia!

Published

on

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), memberikan instruksi khusus kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Purnomo untuk membasmi aksi premanisme.

Menanggapi hal itu, Kapolri Listyo Sigit Purnomo bertindak cepat dengan menginstruksikan seluruh Kapolda dan Kaplres untuk melakukan tindakan membasmi premanisme di wilayah mereka masing-masing.

“Kalau belum action juga saya selaku Kapolri yang akan tegur, ini juga bagian dari program Harkamtibmas di program Presisi yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan,” kata Listyo.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Terkait hal ini, Listyo menekankan kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan Kapolda untuk bergerak cepat dalam menindak tegas kepada pelaku kejahatan.

“Semua Polda dan Kabareskrim untuk merespons cepat dan ambil langkah-langkah apabila ada pengaduan dari masyarakat terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas dan tukang palak dan peras dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya untuk segera diberantas habis,” tuturnya.

Bahkan, Listyo menyebut dirinya bakal langsung memantau jajarannya dalam upaya penindakan terhadap premanisme dan pelaku kejahatan lainnya.

“Saya akan ikuti perkembangan di lapangannya apakah sudah dilaksanakan dengan baik atau belum,” ucap Listyo.

Listyo juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Dumas Presisi dan layanan Hotline 110 jika menerima perlakuan meresahkan dari oknum-oknum masyarakat.

Continue Reading

Trending