Connect with us

Berita Utama

Terlalu Andalkan Produk Asing, Luhut Sentil Erick Thohir

Published

on

Views : 1.262
Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mendapatkan sentilan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, terkait penggunaan produk asing.

Luhut menyampaikan sentilan tersebut melalui akun Instagramnya, @luhut.pandjaitan. Luhut awalnya berbicara mengenai Indonesia yang terlalu bergantung kepada produk luar negeri.

Luhut mengaku mengumpulkan kementerian terkait dan perwakilan asosiasi industri dalam negeri untuk kembali mendengarkan dan juga mengevaluasi program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Baca Juga:

  1. Jokowi Targetkan Indonesia Bebas Sampah 2025
  2. Jokowi Buat Perpres Baru Tentang Badan Siber dan Sandi Negara
  3. Jokowi Minta BMKG Gencarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

“Hal ini dilakukan tentunya sesuai dengan Arahan Presiden @jokowi agar Pemerintah, BUMN/BUMD, Badan Usaha dan/atau pemangku kepentingan lainnya WAJIB menggunakan produk dalam negeri dan mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), dalam rangka menggerakkan perekonomian nasional,” kata Luhut.

Mantan Menkopolhukam itu menekankan bahwa pada pihak harus membangun rasa nasionalisme yang kuat untuk penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Selama ini saya perhatikan seringkali ada yang selalu berkilah dengan berbagai alasan sehingga kemudian implementasi P3DN menjadi persoalan yang tak kunjung terpecahkan,” tutur Luhut Binsar Pandjaitan.

Karenanya, dia menilai sudah saatnya untuk tegas, dan dia meminta agar seluruh pihak terkait menjadikan pandemi virus Corona (COVID-19) sebagai momentum untuk terus mendorong penggunaan produk dalam negeri.

Dia juga meminta agar peraturan atau definisi desain dari local content atau brand dari produk anak bangsa bisa lebih dihargai. Di sisi lain, dia mendorong pengusaha dalam negeri agar dapat bersaing, baik di sisi kualitas maupun harga.

Berita Utama

Joe Biden: Putin Cocok Jadi Musuh Saya

Published

on

Joe Biden

Presiden baru Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menabuh genderang perang kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Biden menilai Putin layak untuk menjadi musuhnya.

Pada saat pertemuan puncak 30 Pemimpin NATO, Biden percaya diri mendapatkan dukungan penuh. Meski demikian, Biden mengaku agak was-was saat berhadapan dengan Putin di Jenewa besok, Rabu (16/6/2021) waktu setempat.

“Dia cerdas, dia tangguh, dan saya telah menemukan bahwa dia, seperti yang mereka katakan, adalah musuh yang layak,” katanya seperti dilansir dari AFP, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

“Saya tidak mencari konflik dengan Rusia, tetapi kami akan merespons jika Rusia melanjutkan aktivitas berbahayanya,” dia menambahkan.

Biden sebelumnya menyatakan akan menetapkan ‘Garis Merah’ kepada Rusia. Terkait hal itu, dia mengaku akan menjelaskan apa itu Garis Merah tersebut pada pertemuan nanti.

“Salah satunya adalah kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina,” ujarnya.

“Kita akan menempatkan Ukraina pada posisi untuk menjaga keamanan fisik mereka,” demikian Biden.

Continue Reading

Berita Utama

Kini, Perempuan Boleh Ibadah Haji Tanpa Didampingi Lelaki

Published

on

Ibadah Haji

Pada pelaksanaan haji tahun ini, Pemerintah Arab Saudi membuat gebrakan baru. Gebrakan itu adalah perempuan dapat melaksanakan ibadah haji tanpa perlu wali laki-laki.

Seperti dilansir dari Al-Arabiya, Selasa (15/6/2021), hal itu ditegaskan oleh Kementerian Haji Arab Saudi. Para wanita yang ingin melakukan ibadah haji dapat mendaftar secara individual tanpa adanya wali laki-laki.

“Mereka yang ingin melakukan haji harus mendaftar secara individual. Perempuan bisa mendaftar tanpa mahram (wali laki-laki) bersama perempuan lain,” demikian pernyataan Kementerian Haji Arab Saudi.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Secara lebh rinci, Kementerian Haji Arab Saudi menyatakan mereka yang diizinkan untuk mendaftar adalah mereka yang berusia antara 18-65.

Para pendaftar, jelas kementerian itu, juga harus telah menjalani vaksinasi lengkap, telah menerima dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya, atau mereka yang divaksinasi dan telah pulih dari infeksi Covid-19.

Saudi diketahui akan membatasi haji tahun ini hanya untuk 60 ribu pemegang status kependudukan dan warga Saudi yang tinggal di dalam negeri. Pandemi Covid-19 menjadi alasan Saudi belum mengizinkan jamaah dari luar negeri untuk berhaji tahun ini.

“Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia dari perkembangan pandemi virus corona yang terus berlanjut dan munculnya mutasi baru, pendaftaran haji akan dibatasi hanya untuk penduduk dan warga dari dalam Kerajaan saja,” kata kementerian itu.

Continue Reading

Berita Utama

Kondisi Covid-19 di Jakarta Kian Genting, Anies Perpanjang PPKM Mikro Hingga 28 Juni

Published

on

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Dengan mempertimbangkan kasus harian Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memutuskan untuk memperpanjang PPKM Mikro hingga 28 Juni 2021.

Anies Baswedan menyampaikan instruksi tersebut melalui keterangan tertulis yang diterima MyCity, Selasa (15/6/2021). Hal itu tertuang dalam Kepgub No. 759 Tahun 2021 dan
Ingub No. 39 Tahun 2021.

“Lonjakan kasus aktif yang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, membuat seluruh pihak harus ekstra waspada mencegah Ibu Kota masuk ke fase genting pascalibur Hari Raya Idulfitri. Maka dari itu, perlu intervensi seluruh pihak, sekaligus pihak Pemprov DKI Jakarta melalui Kepgub No. 759 Tahun 2021 dan Ingub No. 39 Tahun 2021 kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 28 Juni 2021,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Anies menambahkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi agar Ibu Kota tidak memasuki fase genting. Seandainya memasuki fase genting, Anies menegaskan bahwa rem darurat atau lockdown (penguncian wilayah) harus diterapkan.

“Ibu Kota kini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi, maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September dan Februari tahun lalu. Kita inginkan peristiwa itu tak berulang,” ungkap Anies.

“Untuk itu, maka dua unsur harus kerja bersama. Unsur rakyat warga dengan pemerintah dan penegak hukum, harus kolaborasi, masyarakat menjalankan 3M dan kita (di Pemerintahan) semua laksanakan 3T,” tegas dia.

Anies mengingatkan agar warga sebaiknya tetap mengusahakan di rumah saja. Dia kembali memaparkan aturan PPKM mikro yaitu soal WFH, kapasitas restoran hingga fasilitas hiburan.

“Saya ingin ingatkan semua, kita masih dalam pandemi, usahakan di rumah. Semua perkantoran evaluasi, bila kegiatan sudah lebih 50 persen pekerja, kembalikan 50 persen. Semua fasilitas hiburan, seperti tempat-tempat berkumpul, restoran, rumah makan, kafe, ikuti ketentuan 50 persen,” pesan Anies.

“Begitu juga jam operasi harus ditaati, jam 9 malam harus selesai, harus tutup. Bila tetap buka, kami akan disiplinkan, akan kami berikan sanksi sesuai ketentuan gak ada pengecualian. Semuanya mari ambil sikap tanggung jawab,” Anies menutup.

Continue Reading

Trending