Connect with us

International

Iran dan Israel Memanas, Siapa Lebih Superior?

Published

on

Views : 1.061
Lambang Negara Israel dan Iran

Perseteruan Iran dan Israel semakin panas, Israel mulai waspada terhadap langkah-langkah Iran di kawasan.

Faktanya, Iran semakin gencar mempererat hubungannya dengan negara-negara tetangga, seperti Arab Saudi, Irak, Suriah, Lubnan, Yaman dan Palestina. Hubungan ini mulai dipertanyakan, apakah akan melemahkan pengaruh Washington di Timur Tengah ?

Washington tidak tinggal diam, mereka mulai memberikan dukungannya terhadap Israel untuk menekan Iran, baik dari hukuman embargo yang semakin berat, nilai mata uang semakin diperlemah, dan usaha memutuskan hubungan Iran dengan negara-negara tetangga.

Ruwanji

Ruwanji, Duta Besar Iran untuk PBB mmemberikan pernyataan di sidang Majelis Keamanan Antar negara di Suriah mengenai senjata kimia. “Keputusan dan ketentuan yang telah ditetapkan dengan tujuan politik telah melemahkan akan bahayanya penggunaan senjata kimia.”

“Jika terus seperti ini, maka akan banyak negara-negara berkembang yang memiliki senjata kimia ataupun senjata lainnya. Menggunakannya untuk kepentingan pribadi yang tak memperhatikan maslahat negara-negara lainnya,” Tegas Ruwanji di sidang tersebut.

Pernyataan Ruwanji dinilai menyindir pihak-pihak oposisi agar tidak brutal menggunakan kekuatan mereka untuk menekan negara-negara lemah.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khomeini juga memberikan pernyataan di hari Al-Quds. “Kemenangan dan kebebasan warga Palestina atas penjajahan Zionisme Israel semakin dekat, janji Tuhan akan tercapai tanpa keraguan sedikitpun.”

Ned Price

Adapun dari pihak US, Ned Price mengatakan “Kami tidak akan memberikan kelonggaran sedikitpun, kami akan terus menekan Iran,”

Perseturuan antara Iran dan Israel sudah berlangsung lama, kedua negara tersebut tidak pernah berhenti untuk mendapatkan andil yang lebih banyak di kawasan. Iran yang mendapatkan dukungan dari China dan Rusia juga memiliki power untuk menyebarluaskan hubungan mitra dengan negara-negara tetangga, sedangkan Israel yang disokong Amerika sangat superior untuk menguasai negara-negara timur tengah.

Ilustrasi Kekuatan Dua Negara

Berita Utama

Joe Biden: Putin Cocok Jadi Musuh Saya

Published

on

Joe Biden

Presiden baru Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menabuh genderang perang kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Biden menilai Putin layak untuk menjadi musuhnya.

Pada saat pertemuan puncak 30 Pemimpin NATO, Biden percaya diri mendapatkan dukungan penuh. Meski demikian, Biden mengaku agak was-was saat berhadapan dengan Putin di Jenewa besok, Rabu (16/6/2021) waktu setempat.

“Dia cerdas, dia tangguh, dan saya telah menemukan bahwa dia, seperti yang mereka katakan, adalah musuh yang layak,” katanya seperti dilansir dari AFP, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

“Saya tidak mencari konflik dengan Rusia, tetapi kami akan merespons jika Rusia melanjutkan aktivitas berbahayanya,” dia menambahkan.

Biden sebelumnya menyatakan akan menetapkan ‘Garis Merah’ kepada Rusia. Terkait hal itu, dia mengaku akan menjelaskan apa itu Garis Merah tersebut pada pertemuan nanti.

“Salah satunya adalah kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina,” ujarnya.

“Kita akan menempatkan Ukraina pada posisi untuk menjaga keamanan fisik mereka,” demikian Biden.

Continue Reading

International

Pembunuh Keluarga Muslim di Kanadan Dijerat Pasal Terorisme

Published

on

Nthaniel Veltman

Pengemudi truk yang menabrak empat orang anggota keluarga Muslim hingga tewas didakwa dengan pasal terorisme oleh Otoritas Kanada.

Seperti dilansir dari AFP, Selasa (15/6/2021), pria bernama Nathaniel Veltman menabrak satu keluarga yang berisi empat orang Muslim di Kota London, Ontario. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu, anak remaja, dan nenek, pada 6 Juni lalu.

Sebelumnya, Veltman mendapatkan empat dakwaan pembunuhan berencana dan satu dakwaan percobaan pembunuhan. Kini, dia mendapatkan satu dakwaan lagi, yakni terorisme.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

“Jaksa Agung federal dan provinsi memberikan persetujuan mereka untuk memulai proses terorisme, dengan mendakwa bahwa pembunuhan dan percobaan pembunuhan juga merupakan aktivitas teroris,” demikian pernyataan Kepolisian Kanada usai persidangan.

Veltman yang tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan tidak terkait dengan kelompok ekstremis manapun, menuturkan via video link bahwa dirinya tidak memiliki pengacara. Dia juga belum menyerahkan pembelaannya dan dijadwalkan akan kembali disidang pada 21 Juni mendatang.

Seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun dari keluarga Afzaal berhasil selamat dari serangan truk itu, namun kondisinya mengalami luka serius.

“Pembunuhan ini bukan kecelakaan. Ini merupakan serangan teroris, dimotivasi kebencian, di jantung salah satu masyarakat kita,” tegas PM Justin Trudeau dalam pidatonya di parlemen Kanada beberapa waktu lalu.

Continue Reading

Berita Utama

Ganti Perdana Menteri, Pembangunan Pemukiman Yahudi di Tepi Barat Tetap Lanjut

Published

on

Naftali Bennet

Kebijakan mengenai pemukiman Yahudi tampaknya tidak akan berubah meskipun sudah berganti pimpinan. Perdana Menteri (PM) Israel yang baru, Naftali Bennet, menegaskan tidak akan menghentikan proyek ini.

Seperti dinukil dari Anadolu Agency, Selasa (15/6/2021), Bennet menegaskan pemerintahannya kan mendukung pembangunan pemukiman di semua wilayah Tepi Barat yang diduduki, termasuk wilayah yang diklasifikasikan sebagai wilayah C.

Di bawah Kesepakatan Oslo 1995 antara Israel dan Otoritas Palestina, Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dibagi menjadi tiga bagian, yakni Area A, B dan C dengan area C di bawah kendali administratif, dan keamanan Israel sampai kesepakatan status akhir dicapai dengan Palestina.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

“Saya akan tetap mempertahankan gencatan senjata dengan Gaza. Namun, kami akan menyerang Hamas jika mereka melanjutkan permusuhan. Kami juga bekerjasama untuk mengembalikan tentara Israel yang ditahan Hamas,” tegas dia.

Naftali ditunjuk sebagai Perdana Menteri baru Israel menggantikan Benjami Netanyahu, yang sudah 12 tahun memegang jabatan ini. Bennet memenangkan perolehan suara di Knesset atau Parlemen Israel dengan 60 berbanding 59. Dia sebelumnya merupakan pemimpin oposisi Yair Palid dan pemimpin ultra-nasionalis.

Continue Reading

Trending