Connect with us

CityTechnology

Gawat, Ada 3000 Lebih Hoaks Soal Covid-19 Indonesia di Media Sosial

Published

on

Views : 616
Johhny G Plate

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus melakukan pembersihan hoaks seputar pandemi Covid-19. Demi memperlancar hal itu, Kominfo menggandeng beragam platform digital global.

“Kami kerja sama dengan platform digital global secara teknis melakukan pembersihan dari hoaks ini,” kata Menteri Kominfo, Johnny Plate dalam acara FMB9 ‘Jaga Keluarga, Tidak Mudik’ Rabu (5/5/2021).

Johnny Plate menegaskan, ada 181 jenis hoaks terkait vaksinasi Covid-19 yang telah ditemukan. Beragam konten tersebut saat ini telah diberikan label oleh Kominfo agar tak dipercaya masyarakat.

Baca Juga:

  1. Jokowi Targetkan Indonesia Bebas Sampah 2025
  2. Jokowi Buat Perpres Baru Tentang Badan Siber dan Sandi Negara
  3. Jokowi Minta BMKG Gencarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

Sementara itu, ada lebih dari 1500 hoaks terkait pandemi Covid-19 yang tersebar di beragam platform digital. Menanggapi hal itu, Johnny menyatakan pemerintah akan melakukan literasi dengan berkolaborasi bersama sejumlah komponen masyarakat.

“Terkait pandemi nya sendiri lebih dari 1500 dan tersebar di semua platform digital. 3000 lebih sebaran dan ini juga di-take down,” ungkap dia.

Dia mengingatkan untuk tidak menggunakan hoaks termasuk Menyoal Covid-19. Sebab ada potensi pelanggaran aturan serta penegakan hukum jika dunia maya diisi dengan informasi yang keliru.

“Berpotensi melanggar undang-undang dan berpotensi penegakan hukum, tidak bermanfaat. Mari isi itu dengan bermanfaat,” tegas dia.

Pemerintah pusat telah melarang aktivitas mudik Lebaran. Sebagai gantinya, Kominfo menyiapkan bandwidth yang cukup. Ini juga terkait keputusan pelarangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

“Pemerintah dengan semua kekuatannya, infrastruktur yang dimiliki ingin memastikan perayaan bukan suci menjaga protokol kesehatan, bisa dilakukan virtual. Merayakan lebaran tetap meriah di keluarga sendiri,” tutup dia.

CityTechnology

Gawat, Data Pelanggan & Karyawan McDonald’s Diretas Hacker

Published

on

McDonald’s

Manajemen makanan cepat saji McDonald’s membawa kabar buruk untuk karyawan dan konsumennya. Mereka menyatakan keamanan perusahaan di Korea Selatan dan Taiwan diretas. Hal ini membuat data sebagian konsumen dan karyawan perusahaan bocor.

Seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (12/6/2021), Manajemen McDonald’s mengatakan bahwa hacker meretas e-mail, nomor kontak, dan alamat pelanggan dan karyawan. Namun, hacker tidak meretas informasi pembayaran pelanggan.

Rincian kasus cyber crime di dua wilayah tersebut merupakan hasil investigasi oleh konsultan eksternal, menyusul terdeteksinya aktivitas mencurigakan di jaringan perusahaan.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

“Meskipun kami dapat menutup akses dengan cepat setelah identifikasi, penyelidikan kami telah menentukan bahwa sejumlah kecil file diakses, beberapa di antaranya berisi data pribadi,” demikian pernyataan resmi McDonald’s.

Terkait hal itu, manajemen McDonald’s akan mengambil langkah-langkah untuk memberi tahu regulator dan pelanggan yang tercantum dalam daftar korban.

Akhir-akhir ini tengah marak dilakukan peretasan terhadap perusahaan raksasa, tidak hanya McDonald’s, sebelumnya pencurian data juga menyasar perusahaan pengolah daging terbesar dunia, JBS, rumah sakit, dan Colonial Pipeline, jaringan pipa minyak terbesar di AS.

Beberapa perusahaan harus membayar uang tebusan untuk mendapatkan kendali atas operasi mereka dan memulai kembali produksi.

Continue Reading

CityTechnology

China Pamer Foto Penjelajahan Zhurong di Planet Mars

Published

on

Zhurong

Tak ingin kalah dari NASA, China National Space Administration (CNSA) memamerkan foto terbaru yang diambil oleh robot penjelajah Zhurong di Planet Mars.

Seperti dinukil dari Daily Mail, Sabtu (12/6/2021), foto ini dipamerkan di Beijing, China, untuk merayakan kesuksesan misi penjelajahan Mars. Foto yang dipamerkan termasuk foto panorama 360 derajat yang memperlihatkan area pendaratan.

Kemudian, Foto ini digabungkan dari beberapa foto yang diambil oleh kamera navigasi rover Zhurong setelah mendarat.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Foto lainnya memperlihatkan area pendaratan di Utopia Planitia yang datar, dengan bebatuan yang berserakan, kawah bulat dan beberapa gumuk di kejauhan. Foto ini diambil tidak lama setelah roda Zhurong menyentuh daratan Mars.

Ada pula foto dengan menggunakan kamera wireless yang diletakkan sekitar 10 meter dari posisi Zhurong.

Setelah menempatkan kamera di tanah, Zhurong kembali ke posisinya di samping platform dan mengambil selfie. Foto ini dikirimkan ke rover menggunakan sinyal wireless, untuk kemudian dikirimkan ke Bumi menggunakan wahana pengorbit.

Selain itu, ada juga foto platform pendarat yang diambil menggunakan kamera Zhurong. Dalam foto tersebut terlihat jembatan yang digunakan Zhurong untuk turun ke permukaan Mars, serta bendera China yang menempel di bagian bawah platform.

Continue Reading

CityTechnology

NASA Temukan Planet Baru yang Paling Mirip Bumi

Published

on

TOI-1231 b

Kabar baik mengenai planet alternatif pengganti bumi datang. Tim peneliti dari Jet Propulsion Laboratory NASA dan Universitas New Mexico dilaporkan telah menemukan planet ekstrasurya yang mirip dengan bumi.

Seperti dinukil dari Science Daily, Jumat (11/6/2021), Planet baru atau eksoplanet tersebut diberi nama TOI-1231 b. Planet itu terdeteksi menggunakan data fotometrik dari Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS).

Kemudian, planet itu ditindaklanjuti dengan pengamatan menggunakan Planet Finder Spectrograph (PFS) pada teleskop Magellan Clay di Las Campanas Observatory di Chili.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

TOI-1231 b berukuran lebih kecil dari Neptunus dengan periode orbit 24 hari. Eksoplanet itu yang mengorbit bintang katai M yang ada di dekatnya.

Bintang katai M, juga dikenal sebagai bintang katai merah adalah jenis bintang paling umum di Bima Sakti yang membentuk sekitar 70 persen dari semua bintang di galaksi.

“TOI-1231 b sangat mirip dalam ukuran dan kepadatan dengan Neptunus, jadi kami pikir ia memiliki atmosfer gas yang sama besar,” ujar ilmuwan JPL NASA sekaligus penulis utama, Jennifer Burt.

Ilmuwan Departemen Fisika dan Astronomi UNM, Diana Dragomir menyampaikan TOI 1231b delapan kali lebih dekat ke bintangnya daripada Bumi ke Matahari. Suhunya juga mirip dengan Bumi, karena bintang induknya yang lebih dingin dan kurang terang.

Suhu TOI-1231b sekitar 330 Kelvin atau 140 derajat Fahrenheit. Konidis itu menjadikan TOI-1231b sebagai salah satu planet ekstrasurya kecil paling keren yang dapat diakses untuk studi atmosfer yang ditemukan sejauh ini.

Continue Reading

Trending