Connect with us

National

Kementerian PUPR Kucuran Dana Rp6,69 Triliun untuk Padat Karya Tunai Jalan dan Jembatan 2021

Published

on

Views : 153

Berita Utama

Luhut: Jawa Bali Kini Tidak Ada Daerah yang Masuk Level 4

Published

on

By

Foto Luhut Binsar Pandjaitan.

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa-Bali.

PPKM Jawa-Bali diperpanjang selama 2 pekan mulai tanggal 21 September sampai 4 Oktober 2021.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan, melalui YouTube pada Senin (20/9/2021).

“Dengan melihat perkembangan yang ada, maka perubahan PPKM level diberlakukan selama 2 minggu untuk Jawa Bali, namun evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat,” kata Luhut.

Luhut menjelaskan, di Jawa Bali kini tidak ada daerah yang memasuki level 4. Ini merupakan kabar baik

“Tidak ada kab/kota Level 4 di Jawa Bali. Ini harus disyukuri tapi Presiden mengingatkan agar kita tetap waspada dan hati-hati.

Karena banyak negara setelah seperti ini naik lagi dengan cepat,” jelasnya.

Perpanjangan ini artinya memasuki PPKM Level 3 pekan kelima setelah sebelumnya diturunkan dari Level 4 pada 24 Agustus, 30 Agustus, 6 September, dan 13 September 2021.

Sebelumnya, PPKM Darurat telah diterapkan sejak Juli lalu saat lonjakan kasus terjadi.

Dalam 7 hari terakhir, kasus konfirmasi nasional cenderung stabil berada di angka 3 ribuan kasus per hari.

Angka ini telah jauh menurun dibanding ketika PPKM Level 3 pertama sebanyak 19.106 kasus.

Hari ini, kasus COVID-19 baru bertambah 1.932, kasus sembuh bertambah 6799, dan meninggal 166 dengan testing 150 ribu sekian.

Sementara, kasus aktif sudah kurang dari 60 ribu.

Lalu, kasus harian turun hingga 98 persen dari puncaknya pada Juli lalu

Diketahui, pada penerapan PPKM sejak minggu lalu, pemerintah menurunkan provinsi Bali menjadi Level 3.

Sehingga dari 11 kota/kabupaten level 4 pada minggu lalu, pada hari ini jumlahnya berkurang menjadi hanya 3 kota/kabupaten.

Continue Reading

Berita Utama

Merasa Jadi Korban Bullying, ASN Ini Nekat Bawa Beceng Saat Tugas

Published

on

By

Foto Ilustrasi Pembawa Pistol.

Sosok aparatur sipil negara (ASN) bernama Zaizal Zainal menuai sorotan publik usai videonya membawa senjata api jenis pistol dalam balutan seragam dinas viral di media sosial.

ASN yang bertugas di Balai Penyuluhan Pertanian di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi itu mengaku terpaksa membawa pistol untuk menghindari perundungan (bullying) dan ancaman yang dihadapinya di tempat kerja.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Saking takutnya dirundung, Zainal mengaku sudah tak masuk kerja sejak Februari 2019 dan ia pun mengakui bahwa dirinya hanya makan gaji buta.

“Selama tahun 2019 bulan Februari, saya menerima gaji buta, karena saya tidak berani melaksanakan tugas. Walaupun dari pemda kabupaten Sukabumi memaksa saya untuk menjalankan tugas. Dengan keadaan terancam, ada pembullyan, penyiksaan dan penghinaan terhadap saya. Kepada seluruh masyarakat Indonesia, mohon tolong ikhlaskan,” ucapnya, dalam tayangan video di kanal YouTube Zaizal Zaina, Sabtu malam (18/09/2021).

Bukan kali ini saja ia makan gaji buta. Zainal mengakui, sebelumnya ia juga pernah menerima gaji buta kurun tahun 2006-2008.

“Waktu itu saya ditugaskan menjadi tukang sapu sedangkan pendidikan saya sarjana. Waktu itu pangkat dan golongan saya 3A mau ke 3B. Artinya saat itu saya menerima gaji buta,” katanya.

Zainal menambahkan, saat ini dirinya sudah tidak tahan lagi menghadapi perundungan di tempat kerjanya.

“Sekarang ini saya tidak sanggup melaksanakan tugas, karena banyak pembullyian yang tidak diselesaikan oleh Pemda Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Dia mengaku sudah pernah mengadukan apa yang dialaminya kepada presiden, namun hasilnya nihil.

“Ini sebenarnya sudah pernah saya laporkan ke bapak presiden, mulai dari Pak SBY sampai Pak Jokowi, tidak ada hasilnya. Kemungkinan surat saya tidak disampaikan. Oleh karena itulah saya membuat video-video yang beredar di YouTube,” imbuhnya.

Dalam videonya saat membawa pistol, Zainal mengaku membawa pistol untuk berjaga-jaga karena dirinya mendapat banyak ancaman.

“Saya selalu bawa ini, (sebagai persiapan). Karena banyak sekali ancaman ke saya. Ancaman itu, apa yang akan mereka lakukan. Saya mohon tolong viralkan,” ujarnya.

Tak sampai di situ, ia juga mengaku kerap dirundung sehingga membawa pistol.

Dia meminta bantuan kepada khalayak agar ikut menyebarkan videonya agar sampai ke Presiden Jokowi.

“Agar kasus pembullyan terhadap saya selama ini biar terungkap apa keinginan mereka melakukan pembullyan terhadap saya. Saya tidak tahu, saya tidak menuduh, saya tidak mau menduga-duga. Mudah-mudahan kalau Anda bantu viralkan video saya, mudah-mudahan akan didengar oleh Presiden Jokowi,” tambahnya.

Berdasarkan penelusuran Indozone, video tersebut pertama kali diunggah oleh ASN itu melalui kanal YouTube Zaizal Zainal berjudul “Sampai kapan aku menjalankan tugas membawa pistol, haruskah nyawaku taruhannya”.

Zaizal Zainal tercatat sebagai ASN yang bertugas di Balai Penyuluhan Pertanian di Desa Buniwangi, Kecamatan Gegerbitung.

Diketahui pula bahwa ia merupakan ASN yang pernah dijatuhi sanksi penurunan pangkat dari golongan 3C menjadi 3B.

Continue Reading

Berita Utama

Resmi! Jokowi Bubarkan 3 BUMN

Published

on

By

Foto Presiden RI Joko Widodo.

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), secara resmi membubarkan tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menggabungkannya ke perusahaan pelat merah lainnya.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Dilansir dari laman Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Sekretariat Kabinet Republik Indonesia atau jdih.setkab.go.id, Senin (20/09/2021).

Berikut BUMN yang digabungkan.

Pertama penggabungan PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) ke dalam PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI). Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 97 Tahun 2021 yang diteken langsung oleh Jokowi pada 15 September 2021.

Berdasarkan Pasal 2 ayat 1 tersebut dijelaskan bahwa BGR dinyatakan bubar tanpa likuidasi dengan ketentuan segala hak dan kewajiban serta kekayaan perusahaan beralih karena hukum ke PPI.

Adapun pada ayat 2 dinyatakan bahwa besarnya nilai kekayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan usulan Menteri Badan Usaha Milik Negara.

Dalam aturan tersebut dijelaskan alasan penggabungan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi bisnis jaringan distribusi dan perdagangan.

“Serta mendukung ketersediaan dan keterjangkauan termasuk bahan pangan, perlu melakukan penggabungan BGR ke dalam PPI,” tulis aturan tersebut.

Kedua adalah penggabungan perusahaan perseroan PT Pertani ke dalam PT Sang Hyang Seri.

Ketetapan merger itu juga tertuang dalam PP Nomor 98 Tahun 2021 yang juga diteken langsung oleh Jokowi pada 15 September 2021.

“Bahwa untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi bisnis, serta mendukung ketersediaan, keterjangkauan, inklusivitas, dan mutu untuk benih dan bahan pangan, perlu melakukan PT Pertani ke dalam PT Sang Hyang Seri,” ujar Jokowi.

Penggabungan Pertani juga sama dinyatakan bubar tanpa likuidasi dengan ketentuan segala hak dan kewajiban serta kekayaan perusahaan beralih ke PT Sang Hyang Seri.

“Besarnya nilai kekayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh Menteri Keuangan berdasarkan usulan Menteri BUMN,” ujarnya.

Ketiga yaitu penggabungan PT Perikanan Nusantara (Perinus) ke dalam PT Perikanan Indonesia (Perindo).

Kebijakan merger itu tertuang dalam PP Nomor 99 tahun 2021 yang juga diteken Presiden pada 15 September 2021.

“Bahwa untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan penetrasi jaringan bisnis perikanan, serta mendukung ketersediaan, keterjangkauan, inklusivitas, dan mutu perikanan, perlu melakukan penggabungan perusahaan Perseroan (Persero) PT Perikanan Nusantara ke dalam Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perikanan lndonesia,” bunyi PP tersebut.

Dengan penggabungan tersebut, Perinus dinyatakan bubar tanpa likuidasi dengan ketentuan segala hak dan kewajiban serta kekayaan perusahaan beralih ke Perindo.

Besarnya nilai kekayaan yang akan digabungkan ditetapkan oleh Menteri Keuangan sesuai usulan menteri BUMN.

Dengan demikian ketiga perusahaan pelat merah yang digabungkan tidak lagi mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN).

Continue Reading

Trending