Connect with us

CitySport

Mundur Tahun Depan, Sirkuit Mandalika Tak Gelar MotoGP 2021

Published

on

Views : 1.523
Sirkuit Mandalika

MotoGP Indonesia dipastikan belum akan bisa digelar tahun 2021 ini. Balap motor di kelas paling bergengsi tersebut baru akan bisa dihelat di Sirkuit Mandalika kemungkinan pada Maret 2022.

Keputusan untuk tidak menggelar MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika pada tahun 2021 ini diambil setelah perwakilan Dorna Sports dan FIM melakukan kunjungan ke Indonesia pada awal pekan ini. Dorna dan FIM ketika itu mengaku puas dengan perkembangan pembangunan sirkuit.

Meski begitu, MotoGP Indonesia dipastikan tidak akan dihelat tahun ini. Pihak Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebenarnya optimistis Sirkuit Mandalika bakal siap menggelar balapan MotoGP Indonesia tahun ini. Tapi Dorna dan FIM berkata lain.

Baca Juga:

  1. Prancis Tegaskan Akan Terus Lawan Ekstremisme Islam
  2. Serukan Boikot Produk Prancis, Erdogan Ditantang Tutup Pabrik Renault
  3. Pernyataan Kontroversial Macron Soal Islam, Negara Arab Ramai-ramai Boikot Produk Prancis

“Target untuk Sirkuit Internasional Jalan Raya Mandalika masih untuk menggelar MOTUL FIM Superbike World Championship pada 14 November 2021. Namun, karena pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, seluruh pihak yang terlibat sepakat untuk menahan gelaran MotoGP pertama di sirkuit ini di paruh pertama musim 2022, secara prinsip di Bulan Maret,” demikian dikutip dari situs resmi MotoGP.

Meski gagal jadi tuan rumah MotoGP tahun ini, Indonesia masih diberi peluang untuk menggelar sesi latihan resmi. Itu diperkirakan akan bisa dilakukan menjelang akhir 2021.

Terkait MotoGP Indonesia yang belum akan digelar tahun ini, Menteri BUMN Erick Thohir mendukung wacana balapan digelar Maret 2022.

“Saya sepenuhnya mendukung event MotoGP digelar Maret 2022. Ini sejalan dengan Pemerintah Indonesia yang terus mendorong program vaksinasi. Kami ingin menjamin keamanan pengunjung yang datang baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Erick.

“Kami berterima kasih pada FIM dan Dorna yang sudah datang dan melakukan tinjauan teknis, yang mana semuanya berjalan baik dan sesuai dengan ekspektasi mereka. Dengan mengetahui secara pasti bulan digelarnya MotoGP, kami memastikan akan fokus menuntaskan pembangunan Sirkuit Internasional Jalan Raya Mandalika, sekaligus juga mengoptimalkan apa yang bisa ditawarkan dari event olahraga besar ini,” timpal Presiden Direktur ITDC, Abdulbar M. Mansoer.

CitySport

Unik, Panpel Olimpiade Tokyo Bagikan 150 Ribu Kondom Gratis

Published

on

Olimpiade Tokyo

Negara Jepang memiliki cara unik untuk mempromosikan Olimpiade yang akan berlangsung di Kota Tokyo bulan depan. Negeri Sakura berencana membagikan 150 ribu kondom di pagelaran olahraga terbesar di dunia itu.

Seperti dilansir dari AFP, Senin (14/6/2021), rupanya kampanye bagi-bagi kondom sudah dilakukan sejak Olimpiade Seoul, Korea Selatan, pada tahun 1998. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia akan penyakit HIV dan AIDS.

“Distribusi kondom tidak untuk digunakan di desa atlet, tetapi untuk meminta atlet membawa mereka kembali ke negara asal mereka untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah HIV dan AIDS,” demikian keterangan resmi dari panitia pelaksana Olimpiade Tokyo.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Para pejabat telah melarang penonton dari luar negeri datang. Warga lokal yang menonton hanya boleh bertepuk tangan dan dilarang bersorak atau bernyanyi untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona (Covid-19).

Makan juga diatur. Sebagaimana diketahui saat makan menimbulkan kerentanan tersendiri karena semua orang berkumpul.

Penyelenggaran olimpiade akan meminta para atlet untuk makan sendiri untuk menjaga jarak sosial dengan orang lain. Atlet juga harus mengelap permukaan setelah makan.

“Tanpa tindakan yang tepat, hanya perlu satu orang untuk membawa virus dan menyebarkannya, terutama di tempat-tempat seperti perkampungan atlet,” kata salah satu spesialis penyakit menular yang memberi nasihat pada Tokyo 2020, Nobuhiko Okabe.

“Kami harus melakukan apa yang kami bisa untuk memastikan wabah tidak terjadi, dan kami sangat membutuhkan kerja sama semua atlet dan delegasi untuk membuat ini berhasil”.

Continue Reading

CitySport

MU Kandas Pada Final Liga Europa

Published

on

Edinson Cavani dari Manchester United mencetak gol pertama timnya selama pertandingan sepak bola final Liga Europa antara Manchester United dan Villarreal di Gdansk, Polandia, Rabu 26 Mei 2021.

Manchester United atau MU mengakui keungguan Villarreal di final Liga Europa di Stadion Energa Gdansk, Kamis dini hari WIB (27/5/2021).

Klub Liga Inggris ini gagal jadi juara setelah dikalahkan Villareal lewat adu penalti.

Pada pertandingan tersebut, tim wakil La Liga Spanyol memimpin terlebih dahulu sebelum MU menyamakan kedudukan lewat gol Edinson Cavani.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Setelah bermain imbang 1-1 hingga tambahan waktu, laga diselesaikan adu penalti yang berlangsung dramatis.

Penentuan juara harus ditentukan lewat penendang terakhir setelah semua pemain kedua tim berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Kiper Villareal Geronimo Rulli sukses menjaringkan bola. Sayang, saat David de Gea mendapat giliran bola sepaknnya berhasil diantisipasi Rulli.

Villarreal menang 11-10 Namun, pada laga itu para penggemar juga melihat suasana panas yang melibat sang manajer Ole Gunnar Solskjaer dengan Cavani di pinggir lapangan.

Perselisihan yang terjadi di pinggir lapangan yang melibatkan Solskjaer dan pemain Uruguay itu, menarik perhatian beberapa penggemar.

Di Twitter, seorang penggemar membagikan cuplikan dari bos Setan Merah yang mengomel pada striker bintangnya dari pinggir lapangan.

Cavani mengangkat tangannya ke udara karena frustrasi, dan tampak jengkel dengan nasihat pelatih asal Norwegia itu.

Orang yang mengunggah rekaman itu memberi judul “Cavani menyuruh Ole tutup mulut” bersama dengan emoji tawa.

Sebelumnya, banyak yang menilai kekalahan MU ini bukan hanya pada soal kegagakan De Gea mengeksekusi penalti, tapi juga tentang sikap sang manajer Ole Gunnar Solskjaer dan pengambilan keputusannya.

Rupanya, dirinya membutuhkan 100 menit untuk melakukan pergantian pemain. Pelatih asal Norwegia ini diklaim terlalu bertumpu pada pemain andalannya.

Banyak orang terlebih fansnya mempertanyakan mengapa Solskjaer tidak segera mengubah alur permainan, terutama karena para pemainnya terlihat sangat lelah di babak tambahan waktu.

Solskjaer tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk mempertimbangkan menggantikan De Gea, yang tanpa penyelamatan dari 21 penalti terakhir yang dihadapinya, tidak termasuk adu penalti.

Continue Reading

CitySport

Mount: Chelsea Bisa Saja Kalahkan Madrid 5-0

Published

on

Mason Mount.

Gelandang Chelsea, Mason Mount, mengatakan timnya seharusnya bisa mengalahkan Real Madrid lebih telak. Padahal, The Blues menang 2-0 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, Kamis (6/5/2021).

Tak hanya itu, agregat yang dihasilkan 3-1. Mount mencetak gol kedua Chelsea pada menit ke-85. Sebuah gol yang membuat Chelsea dapat bernapas lega saat melawan Madrid.

Setelah laga, diketahui Mount sedikit kecewa dengan penyelesaian akhir Chelsea saat melawan Madrid. Pemain 22 tahun asal Inggris ini mengatakan seharusnya Chelsea menang hingga 5-0 atas Los Blancos.

Baca Juga:

  1. Jokowi Targetkan Indonesia Bebas Sampah 2025
  2. Jokowi Buat Perpres Baru Tentang Badan Siber dan Sandi Negara
  3. Jokowi Minta BMKG Gencarkan Peringatan Cuaca Ekstrem

“Kami mungkin seharusnya bisa mencetak lima gol. Tapi, yang penting kami menang. Kami ingin melalui setiap laga dengan kemenangan. Saat skor 1-0, Madrid bisa bangkit jika mereka mencetak gol. Jadi bisa mencetak gol kedua di pengujung laga, kalian bisa lihat selebrasinya, itu gol yang penting buat kami dan memberi tim ruang untuk bernapas,” kata Mount.

Berdasarkan statistik Opta, Mount (22 tahun dan 15 hari) adalah salah satu pemain muda kedua asal Inggris yang mampu mencetak gol di semifinal Liga Champions setelah Wayne Rooney (21 tahun 182 hari).

Tak hanya itu, Mount jufga menjadi orang Inggris pertama yang mampu mencetak gol di semifinal Liga Champions untuk Chelsea sejak Frank Lampard pada 2008.

Lantas, Mount kemudian mengucapkan selamat kepada penyerang Timo Werner yang mencetak gol pertama Chelsea ke gawang Madrid pada menit ke-28.

Setelah sebelumnya, Werner mendapat banyak kritikan karena banyak membuang peluang emas pada leg pertama.

“Saya bilang ke Werner, pasti rasanya sangat melegakan melihat bola jatuh ke bawah. Kami turut senang untuk Werner,” ucap Mount.

Sekedar informasi, Chelsea untuk ketiga kalinya lolos ke final Liga Champions setelah 2008 dan 2012. Pada 2008, The Blues kalah dari Manchester United lewat adu penalti.

Setelah sebelumnya, pada 2012 Chelsea menang atas Bayern Munchen juga lewat adu penalti.

Continue Reading

Trending