Connect with us

Berita Utama

Kilang Balongan Pertamina Kembali Beroperasi Usai Terbakar

Published

on

Views : 1.452
Kilang Balongan Pertamina

Setelah insiden terbakarnya tiga dari empat kilang Balongan, Indramayu, pada 29 Maret lalu, Manajemen PT Pertamina (Persero) mengungkapkan Kilang Balongan, Indramayu, beroperasi kembali. Tahapan start up dimulai sejak 31 Maret 2021.

“Dengan start up ini, Kilang Balongan akan memulai operasionalnya dan kembali memproduksi produk-produk kilang, diawali dengan produksi Bahan Bakar Minyak [BBM],” jelas Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), anak usaha Pertamina, Ifki Sukarya.

fki mengatakan pascainsiden di area Tangki T-301 Kilang Balongan, selain memberi perhatian penuh pada upaya penanganan dampak di masyarakat, Pertamina juga fokus pada pemulihan operasi kilang setelah sebelumnya sempat dilakukan normal shut down pada saat terjadinya insiden untuk meminimalisir dampak.

Baca Juga:

  1. Prancis Tegaskan Akan Terus Lawan Ekstremisme Islam
  2. Serukan Boikot Produk Prancis, Erdogan Ditantang Tutup Pabrik Renault
  3. Pernyataan Kontroversial Macron Soal Islam, Negara Arab Ramai-ramai Boikot Produk Prancis

Adapun tahapan start up sudah dimulai sejak 31 Maret 2021 dengan menjalankan kembali primary processing CDU (Crude Destilation Unit).

Berikutnya dilakukan start up secondary processing unit secara bertahap, mulai dari unit RCC (Residual Catalytic Cracker) yang mengolah residu menjadi produk bernilai tinggi dan tanggal 7 April sudah beroperasi normal, serta unit KLBB (Kilang Langit Biru Balongan) yang menghasilkan produk BBM telah beroperasi normal.

Untuk alih supply saat ini mulai disesuaikan secara bertahap, seiring dengan mulai beroperasinya kilang Pertamina Balongan.

Sebelumnya, selama Kilang Pertamina Balongan belum beroperasi normal, pasokan BBM untuk Jakarta dipenuhi dari kilang Pertamina lainnya seperti Kilang Dumai, Cilacap, Balikpapan, dan Kilang TPPI Tuban dengan cara memaksimalkan kapasitas produksi. Pertamina menjamin pasokan BBM tetap aman tanpa perlu melakukan impor tambahan.

Ifki menambahkan, Kilang Pertamina Balongan merupakan kilang dengan kapasitas pengolahan sebesar 125.000 barel per hari atau setara dengan 12% dari total kapasitas produksi nasional. Kilang ini memasok kebutuhan BBM untuk DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.

Di sisi lain, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan 3 dari 4 tangki kilang Balongan memang terbakar pada Senin, (29/3/2021) tapi dalam keadaan kosong.

Berita Utama

Joe Biden: Putin Cocok Jadi Musuh Saya

Published

on

Joe Biden

Presiden baru Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menabuh genderang perang kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Biden menilai Putin layak untuk menjadi musuhnya.

Pada saat pertemuan puncak 30 Pemimpin NATO, Biden percaya diri mendapatkan dukungan penuh. Meski demikian, Biden mengaku agak was-was saat berhadapan dengan Putin di Jenewa besok, Rabu (16/6/2021) waktu setempat.

“Dia cerdas, dia tangguh, dan saya telah menemukan bahwa dia, seperti yang mereka katakan, adalah musuh yang layak,” katanya seperti dilansir dari AFP, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

“Saya tidak mencari konflik dengan Rusia, tetapi kami akan merespons jika Rusia melanjutkan aktivitas berbahayanya,” dia menambahkan.

Biden sebelumnya menyatakan akan menetapkan ‘Garis Merah’ kepada Rusia. Terkait hal itu, dia mengaku akan menjelaskan apa itu Garis Merah tersebut pada pertemuan nanti.

“Salah satunya adalah kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina,” ujarnya.

“Kita akan menempatkan Ukraina pada posisi untuk menjaga keamanan fisik mereka,” demikian Biden.

Continue Reading

Berita Utama

Kini, Perempuan Boleh Ibadah Haji Tanpa Didampingi Lelaki

Published

on

Ibadah Haji

Pada pelaksanaan haji tahun ini, Pemerintah Arab Saudi membuat gebrakan baru. Gebrakan itu adalah perempuan dapat melaksanakan ibadah haji tanpa perlu wali laki-laki.

Seperti dilansir dari Al-Arabiya, Selasa (15/6/2021), hal itu ditegaskan oleh Kementerian Haji Arab Saudi. Para wanita yang ingin melakukan ibadah haji dapat mendaftar secara individual tanpa adanya wali laki-laki.

“Mereka yang ingin melakukan haji harus mendaftar secara individual. Perempuan bisa mendaftar tanpa mahram (wali laki-laki) bersama perempuan lain,” demikian pernyataan Kementerian Haji Arab Saudi.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Secara lebh rinci, Kementerian Haji Arab Saudi menyatakan mereka yang diizinkan untuk mendaftar adalah mereka yang berusia antara 18-65.

Para pendaftar, jelas kementerian itu, juga harus telah menjalani vaksinasi lengkap, telah menerima dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya, atau mereka yang divaksinasi dan telah pulih dari infeksi Covid-19.

Saudi diketahui akan membatasi haji tahun ini hanya untuk 60 ribu pemegang status kependudukan dan warga Saudi yang tinggal di dalam negeri. Pandemi Covid-19 menjadi alasan Saudi belum mengizinkan jamaah dari luar negeri untuk berhaji tahun ini.

“Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia dari perkembangan pandemi virus corona yang terus berlanjut dan munculnya mutasi baru, pendaftaran haji akan dibatasi hanya untuk penduduk dan warga dari dalam Kerajaan saja,” kata kementerian itu.

Continue Reading

Berita Utama

Kondisi Covid-19 di Jakarta Kian Genting, Anies Perpanjang PPKM Mikro Hingga 28 Juni

Published

on

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Dengan mempertimbangkan kasus harian Covid-19 yang terus meningkat secara signifikan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memutuskan untuk memperpanjang PPKM Mikro hingga 28 Juni 2021.

Anies Baswedan menyampaikan instruksi tersebut melalui keterangan tertulis yang diterima MyCity, Selasa (15/6/2021). Hal itu tertuang dalam Kepgub No. 759 Tahun 2021 dan
Ingub No. 39 Tahun 2021.

“Lonjakan kasus aktif yang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, membuat seluruh pihak harus ekstra waspada mencegah Ibu Kota masuk ke fase genting pascalibur Hari Raya Idulfitri. Maka dari itu, perlu intervensi seluruh pihak, sekaligus pihak Pemprov DKI Jakarta melalui Kepgub No. 759 Tahun 2021 dan Ingub No. 39 Tahun 2021 kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro hingga 28 Juni 2021,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Anies menambahkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi agar Ibu Kota tidak memasuki fase genting. Seandainya memasuki fase genting, Anies menegaskan bahwa rem darurat atau lockdown (penguncian wilayah) harus diterapkan.

“Ibu Kota kini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi, maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September dan Februari tahun lalu. Kita inginkan peristiwa itu tak berulang,” ungkap Anies.

“Untuk itu, maka dua unsur harus kerja bersama. Unsur rakyat warga dengan pemerintah dan penegak hukum, harus kolaborasi, masyarakat menjalankan 3M dan kita (di Pemerintahan) semua laksanakan 3T,” tegas dia.

Anies mengingatkan agar warga sebaiknya tetap mengusahakan di rumah saja. Dia kembali memaparkan aturan PPKM mikro yaitu soal WFH, kapasitas restoran hingga fasilitas hiburan.

“Saya ingin ingatkan semua, kita masih dalam pandemi, usahakan di rumah. Semua perkantoran evaluasi, bila kegiatan sudah lebih 50 persen pekerja, kembalikan 50 persen. Semua fasilitas hiburan, seperti tempat-tempat berkumpul, restoran, rumah makan, kafe, ikuti ketentuan 50 persen,” pesan Anies.

“Begitu juga jam operasi harus ditaati, jam 9 malam harus selesai, harus tutup. Bila tetap buka, kami akan disiplinkan, akan kami berikan sanksi sesuai ketentuan gak ada pengecualian. Semuanya mari ambil sikap tanggung jawab,” Anies menutup.

Continue Reading

Trending