Connect with us

Properti

1.799 Unit Homestay di Danau Toba Selesai Dibangun

Published

on

homestay di kawasan wisata Danau Toba

Program pembangunan Sarhunta atau homestay yang membuat rumah-rumah masyarkat yang tidak layak huni dijadikan homestay terus didorong. Sebanyak 1.799 unit homestay di kawasan wisata Danau Toba telah selesai dibangun sehingga masyarakat tidak lagi menjadi penonton tapi ikut menikmati kue pariwisata.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR telah menyelesaikan pembangunan 1.799 unit sarana hunian pariwisata (Sarhunta) di destinasi wisata super prioritas (DWSP) Danau Toba di Sumatera Utara. Danau Toba merupakan bagian dari lima DWSP yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk terus digenjot progresnya.

Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, progam pembangunan rumah wisata ini juga masuk ke dalam daftar proyek strategis nasional (PSN) sesuai Perpres No. 109 Tahun 2020 untuk meningkatkan kualitas rumah warga sekitar kawasan pariwisata menjadi lebih layak huni sekaligus bisa dimanfaatkan untuk usaha pondok wisata (homestay) dan usaha pariwisata lainnya sehingga bisa mendorong perekonomian masyarakat lokal.

Baca Juga:

  1. Apple Rilis iPhone 13 pada 14 September 2021
  2. Kemenkes Pastikan Data Masyarakat di eHAC Tak Bocor
  3. Dapatkan Diamond Secara Cuma-Cuma, Ikuti Advance Server FF

“Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Terkait hal ini, Kementerian PUPR terus melaksanakan program renovasi rumah warga agar layak untuk dijadikan homestay di kawasan wisata sehingga masyarakat setempat bukan hanya jadi penonton tetapi bisa menikmati kue pariwisata,” katanya.               

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menambahkan, homestay dan usaha pariwisata lainnya dalam mendukung pengembangan PSN 2020 dilaksanakan di lima destinasi pariwisata prioritas yang terdiri atas Danau Toba, Borobudur, Lombok-Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang.

Sebagai informasi, program Sarhunta ini dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Utara Balai P2P Sumatera II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR sejak 2020 dengan alokasi bantuan pada tahun anggaran (TA) 2020 berjumlah Rp121,9 miliar di Danau Toba. Pelaksanaanya dilakukan di enam daerah yakni Kabupaten Samosir, Kabupaten Toba, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Humbang Hasudutan, dan Kabupaten Dairi.

Sementara itu, Kepala Balai P2P Sumatera II Rusli mengatakan, program Sarhunta di Danau Toba sudah terlaksana 100 persen dengan rincian pembangunan 596 unit homestay, 1 unit workshop, 4 unit toko, 30 unit usaha kuliner, 1.192 unit koridor, dan 3 unit fungsi properti lainnya.

“Dalam pembangunan program Sarhunta ini masyarakat ikut dilibatkan dan ikut merencanakan desain hunian untuk homestay di Danau Toba. Setelah selesai masyarakat juga ikut dibimbing agar bisa dan siap untuk menerima tamu para wisatawan yang akan datang berkunjung di homestay mereka,” jelasnya.

Properti

Milenial Kini Bisa Beli Rumah dengan Pembiayaan Syariah

Published

on

PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI memperluas ekspansi segmen konsumen dengan memacu kinerja pembiayaan rumah untuk generasi milenial melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi di bidang properti (PropTech) terbesar di Indonesia Lamudi.co.id, sebagai salah satu fokus bisnis yang terbukti memberikan imbal hasil dengan kualitas yang baik.

Hingga akhir kuartal III 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan produk Griya Hasanah (KPR) mencapai Rp40 triliun. Pencapaian itu naik sekitar 10,40% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020, dengan didominasi pembelian rumah baru.

SEVP Consumer Banking BSI Wawan Setiawan mengatakan BSI menyasar nasabah milenial yang menginginkan program kepemilikan rumah dengan prinsip syariah, harga kompetitif, dan proses yang cepat. “BSI pun siap menjalin kemitraan strategis dengan para developer yang kompeten dan capable. Sehingga harapannya industri properti dapat digarap secara optimal dan sustain, tentunya dengan menerapkan prinsip syariah,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Adapun BSI saat ini berada pada posisi ke-5 terbesar secara nasional sebagai bank penyalur pembiayaan rumah. Mayoritas penyaluran pembiayaan rumah oleh BSI didominasi di Pulau Jawa (68%) dan di luar pulau jawa (32%).

CEO Lamudi.co.id Mart Polman menyampaikan bahwa 2021 menunjukkan keoptimisan bahwa industri properti akan kembali bangkit setelah menghadapi ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 di tahun 2020. “Lamudi.co.id melihat tren positif pertumbuhan pencarian properti online pada tahun 2021 dengan pertumbuhan year-over-year sebesar 44,5 persen pada September 2020 ke 2021,” tutur Mart.

Sementara itu, untuk meningkatkan kinerja pembiayaan pada akhir tahun, lanjut Wawan, BSI memberikan terobosan dan inovasi bagi nasabah. Yaitu kemudahan akses digital pembiayaan rumah sesuai syariah dengan menggandeng Lamudi.co.id di Lamudi Property Fair 2021 yang digelar online pada 9 November – 16 Desember 2021 pada lamudi.co.id/propertyfair dan offline di Grand Indonesia Shopping Mall pada 6 – 19 Desember 2021.

Lamudi.co.id mencatat kenaikan 100 kali lipat jumlah total pengguna selama lima tahun ke belakang dan melihat perkembangan yang cukup pesat pada pengguna berusia 25 sampai 34. Meski demikian, usia 35 sampai 54 juga mengalami kenaikan yang signifikan hingga 5 kali lebih banyak pengguna di usia ini pada tahun ini dibanding 2016.

VP Corporate Sales Lamudi.co.id Michael Kauw juga menambahkan bahwa meski ada perubahan perilaku konsumen untuk beralih ke online, sebagai PropTech, Lamudi.co.id menyadari bahwa preferensi para calon pembeli masih pada metode pemasaran hybrid (offline dan online).

“Industri properti sudah mengalami digitalisasi, namun masih sangat penting untuk pengembang properti menghadirkan pengalaman yang konsisten di online maupun offline. Bagi beberapa calon pembeli properti, terutama yang lebih berpengalaman, relasi secara langsung membangun tingkat kepercayaan lebih untuk mereka dapat kembali sebagai returning customer, ” jelas Michael.

Dalam ajang ini, BSI menggaet konsumen khususnya generasi milenial melalui pencarian rumah secara online yang aman dan langsung terafiliasi resmi dengan BSI. Acara ini pun menjadi wadah antara BSI dan developer untuk menawarkan berbagai pilihan proyek properti sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Menurut Wawan, target dari pembiayaan properti melalui produk BSI Griya pada event tersebut mencapai 1.000 database pengunjung melalui event hybrid. “Oleh karena itu ke depan BSI akan terus berkomitmen menyalurkan pembiayaan kepemilikan rumah untuk seluruh lapisan masyarakat dengan skema pembiayaan syariah,” ujar Wawan.

Untuk menarik minat nasabah, BSI memberikan penawaran menarik dalam Lamudi Property Fair 2021. Diantaranya total hadiah 100 gram logam mulia, saldo belanja dengan BSI Hasanah Card dengan total nilai Rp100 juta, saldo e-wallet senilai Rp500 ribu, spesial margin setara 3,3% eff p.a 1 tahun, bebas biaya administrasi, bebas appraisal, bebas biaya takeover dan hadiah porsi haji tanpa diundi.

Dengan konsep hybrid yang ditawarkan Lamudi Property Fair, BSI pun berupaya memberikan experience baru kepada nasabah. Lamudi Property Fair dipilih BSI sebagai partner untuk memfasilitasi nasabah dalam mencari griya yang sesuai kebutuhan dan diharapkan mampu memberikan informasi yang akurat sesuai pilihan nasabah.

Adapun BSI Griya Hasanah telah menggandeng lebih dari 4000 developer terkemuka berskala nasional di antaranya Ciputra, Jaya Properti, Alam Sutra, Metland, MAS Group, dan lainnya. Melalui kerja sama ini, BSI dan para developer siap memberikan berbagai pilihan hunian sesuai prinsip syariah dan kebutuhan nasabah.

Continue Reading

Properti

Jadi Sasaran Pengembang Segmen Rumah Menengah, Banten Siap Naik Kelas

Published

on

Grand Almas Residence

Pengembang terus meluncurkan produk baru seiring terus meningkatnya permintaan untuk rumah tapak. Dwijaya Karya Group menghadirkan rumah untuk segmen menengah di lokasi yang tadinya banyak dikembangkan rumah bersubsidi karena kawasannya yang terus berkembang.

Proyek baru terus diluncurkan perusahaan developer menjelang berakhirnya tahun 2021 ini. PT Karya Cipta Papan (Dwijaya Karya Group) meluncurkan proyek barunya yaitu Grand Almas Residence yang berlokasi di Jalan Raya Tigaraksa, Cicoka, Tigaraksa, Tangerang, Banten, dengan rumah seharga Rp300 jutaan.

Menurut Direktur Dwijaya Karya Group Eric Widjaja, perumahan ini diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan produk hunian masyarakat yang terus meningkat khususnya di wilayah Tangerang. Situasi pandemi Covid-19 tidak membuat permintaan hunian menurun karena merupakan kebutuhan dasar.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Peluncuran perumahan ini juga tidak terlepas dari perkembangan kawasan Tigaraksa yang 10 tahun lalu menjadi salah satu lokasi untuk pengembangan rumah subsidi. Saat ini rumah-rumah komersial makin banyak ditawarkan karena harga lahan yang terus meningkat dan kawasannya yang makin berkembang sehingga kebutuhan untuk hunian kelas menengah juga terus meningkat,” ujarnya.

Situasi ini tentunya menjadi opportunity bagi perusahaan developer untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan menghadirkan perumahan modern namun tetap dengan harga yang terjangkau. Terlebih kawasan Tigaraksa merupakan wilayah pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang dan lokasi Grand Almas Residence berjarak kurang dari 5 km ke pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang.

Untuk itu Grand Almas Residence menawarkan rumah seharga Rp300 jutaan hingga Rp600 jutaan yang pasarnya terus membesar. Saat ini juga sudah disediakan produk contoh (show unit) untuk masyarakat melihat desain maupun kualitas material unit rumah sekaligus kawasan perumahannya.

GM Sales & Marketing Dwijaya Karya Group Suwandi menambahkan, harga jual yang terjangkau menjadi salah satu poin keunggulan produk ini namun dengan menghadirkan produk hunian yang memberikan fasilitas lengkap untuk menjadi nilai tambah bagi seluruh penghuninya.

“Kami menghadirkan fasilitas lengkap dengan gerbang perumahan megah dan konsep one gate system yang cocok untuk kalangan pekerja. Utilitas seperti saluran listrik juga dibuat di bawah tanah (underground) sehingga kawasannya lebih rapi dengan fasilitas club house yang memiliki kolam renang, fitness centeryoga terrace, ruang serba guna, taman, jogging track, dan sebagainya,” katanya.

Untuk tahap pertama ini Grand Almas Residence menawarkan 82 unit rumah dengan tipe 37/60 hingga yang terbesar 73/84 (2 lantai). Respon yang baik ditunjukan dengan langsung terjual sebanyak 50 persen sehingga seluruh unit yang ditawarkan tahap pertama ini ditargetkan bisa habis terjual (sold out) pada akhir tahun ini.

Ditawarkan juga berbagai kemudahan seperti uang muka ringan mulai 10 persen yang bisa dicicil 10 kali. Konsumen juga akan mendapatkan banyak bonus seperti gratis kanopi, AC, hingga smart lock, dan sebagainya.

Continue Reading

Properti

Rumah Tapak Jadi Primadona di Bogor, Pengembang Raup Banyak Cuan

Published

on

Adhi City Sentul, Bogor
Adhi City Sentul, Bogor

Rumah tapak menjadi produk properti yang sangat diminati saat pandemi Covid-19. Pengembang ADCP membukukan penjualan 80 persen dari ratusan unit yang dipasarkan untuk klaster perumahan pertamanya di proyek TOD Adhi City Sentul, Bogor.

Capaian bisnis yang baik terus ditunjukan perusahaan pengembang dengan terus meningkatnya kinerja pernjualan perusahaan. PT Adhi Commuter Properti (ADCP), pengembang belasan proyek LRT City Jabodetabek yang merupakan anak perusahaan BUMN PT Adhi Karya (Persero) Tbk, meraih kesuksesan untuk penjualan rumah tapak di Adhi City Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Hingga saat ini, klaster pertama proyek mixed use seluas 120 hektar ini yaitu Bhumi Anvaya (352 unit), mencatatkan penjualan hingga 80 persen hingga bulan November 2021. Kesuksesan penjualan ini bersamaan dengan dibukanya rumah contoh (show unit) dua lantai tipe 50/60 dengan full interior dan dilengkapi multifunctional room.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Hingga saat ini seluruh proyek ADCP masih terus berproses sesuai dengan target dan untuk Adhi City Sentul ini kami terus kebut pekerjaan finishing untuk klaster pertama di Bhumi Anvaya ini. Hal ini merupakan komitmen kami terhadap pengembangan proyek yang bisa dilihat oleh masyarakat khususnya konsumen,” ujar Rizkan Firman, Direktur Utama ADCP.

Pembangunan yang terus dikerjakan sesuai target juga dijadikan fokus utama ADCP untuk terus meningkatkan kepercayaan konsumen khususnya saat situasi pandemi Covid-19. Rizkan juga menyampaikan optimismenya dengan pengembanagn township development di Adhi City Sentul yang akan mencakup rumah tapak, pusat bisnis, fasilitas komersial, dan lainnya dengan kawasan yang terkoneksi transportasi publik (TOD).

Project Director Adhi City Sentul Nanang Safrudin Salim menambahkan, penjualan unit rumah tapak di Adhi City Sentul terus meningkat dan tidak terpengaruh dengan situasi pandemi yang menunjukan kebutuhan masyarakat yang besar akan produk hunian khususnya di wilayah Bogor.

“Saat ini stok unit rumah tapak kami makin menipis dan kami yakin respon yang baik ini akan terus meningkat terlebih dengan progres pembangunan proyek transportasi masal LRT yang juga terus berjalan. Ke depan unit yang kami pasarkan tentunya akan terus meningkat value-nya seiring Stasiun LRT yang nantinya akan beroperasi,” katanya.

Untuk kemudahan masyarakat, ADCP masih memiliki program promo bertajuk Endjoy Sale yang memberikan banyak kemudahan pembelian. Diantaranya, program subsidi uang muka, free biaya-biaya seperti administrasi, KPR, provisi, hingga hadiah langsung berupa cashback senilai Rp15 juta dan gratis liburan untuk pasangan ke Bali.

Adhi City Sentul dikembangkan dengan mengombinasikan konsep natural living dan mixed use development yang menghadirkan klaster rumah tapak dan low-rise vertical. Kawasannya juga dirancang untuk menjadi pusat bisnis dan finansial, fasilitas sosial, leisure, dan lainnya dengan konsep alam serta infrastruktur transportasii masal LRT yang akan beroperasi Agustus 2022.

Adhi City Sentul berlokasi di mulut tol Sirkuit Sentul (tol Jagorawi). Fasilitas di dalam kawasannya antara lain club house, sport pavilion, organic walkways, co-hub, Adhi City Plaza, Adhi City Great Mosque, dan sebagainya yang akan membuat penguin bisa memenuhi seluruh kebutuhan sehari-hari maupun lifestyle di dalam kawasan.

Continue Reading

Trending